Thread untuk aktivitas 19 Nov 2013

Go down

Thread untuk aktivitas 19 Nov 2013

Post  Admin on Tue Nov 19, 2013 2:59 pm

AWW

Silakan menuliskan resume hasil diskusi kelompok anda di thread ini. Yang penting menuliskan hasil perbandingan saja, dengan menyebutkan perubahan/penambahan apa saja yang diberikan pada versi yang lebih baru.

Jangan lupa menuliskan nama & NIM anggota kelompok anda yang hari ini ikut berdiskusi. Selamat bekerja.

WWW
by TTx
avatar
Admin
Admin

Jumlah posting : 971
Join date : 20.09.12
Lokasi : Yogyakartun

Lihat profil user http://blog.uad.ac.id/ttx

Kembali Ke Atas Go down

Jawaban Tugas H.261 H.263 H.264 Hi-10

Post  Sigit Thomas Wibowo on Tue Nov 19, 2013 3:34 pm

Assalamualaikum W. W.

Jawaban Tugas TM 19 November 2013
Nama Kelompok :
1. Jamil Annashri (10016004)
2. Mahardika Deni Setyawan (10016029)
3. Nurwahid Lasmiyanto (10016013)
4. Sigit Thomas Wibowo (1302016045)


Keunggulan H.263 dari H.261:

- Support SQCIF dan ukuran resolusi gambar 128x96
- Support QCIF dan ukuran resolusi gambar 176x144
- Support 4CIF dan ukuran resolusi gambar 704x576
- Support 16CIF dan ukuran resolusi gambar 1048x1152
- Presisi pada pixel menengah dalam motion video.
- Tidak ada batasan vektor yang berubah.
- Codingnya menggunakan aritmatika bebasis syntax.
- Sangat tepat dalam memprediksi dan PB-frames.
- Ukuran frame CIF dan QCIF, selain itu H.263 dapat mendukung  SQCIF, 4CIF dan 16 CIF, masing-masing ukuran fame dibahas pada tabel Komponen Pendukung Video Format.

Keunggulan H.264 dari H.263:
- Memiliki kemampuan untuk memprediksikan perpindahan antar gambar video hingga sampai 32 kemungkinan
- Menghasilkan kompresi data yang lebih baik
- Menjadi kompresi paling ideal dalam streaming CCTV
- File yang lebih kecil akan menghemat bandwidth dan biaya penyimpanan lebih dari generasi sebelumnya

Keunggulan Hi-10 dari H.264:
- Memberikan hasil yang cukup signifikan dari H.264. 10 bit lebih dapat mengkompresi video dengan baik ( 10 bit per channel serta warna yang lebih cerah).
- H264 bit 10 juga menghemat bandwith daripada H.264
- Encoding gambar menggunakan 10 bit pemrosesannya selalu menyimpan bandwith dibandingkan dengan H.264.
- Hi-10 dapat mencapai kualitas tingkat yang sama sebagai H.264 namun pada filesize yang lebih rendah.

Sigit Thomas Wibowo

Jumlah posting : 2
Join date : 18.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

re: Thread untuk aktivitas 19 Nov 2013

Post  Nur Wulan Maulida on Tue Nov 19, 2013 3:38 pm

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Nama:

  • Nur Wulan Maulida (12016013)


  • Nur Sabrina Ambarwati (12016016)


Perbandingan:
1. Format

  • H. 261: CIF/QCIF 29.97 fps (max)


  • H. 263: Flexibel (pada umumnya QCIF)


  • H. 264: Flexibel


2. Bit Rate Kompresi

  • H. 261: 64 Kbps


  • H. 263: < 28.8 Kbps


  • H. 264: Flexibel


3. Aplikasi

  • H. 261: Videophone/Videoconferencing


  • H. 263: Videophone


  • H. 264: Multimedia Web Video


4. Transport

  • H. 261: N-ISDN


  • H. 263: Kabel telepon dan Wireless


  • H. 264: Berbagai macam media


Tambahan:

  • H. 263 dan H. 261:
    Standar H.263 telah menggantikan standar H.261 untuk video conferencing di beberapa aplikasi dan mendominasi standarisasi untuk beberapa aplikasi internet video streaming sekarang ini.
    Algoritma pengkodean H.263 hampir sama dengan H.261 namun dengan beberapa perbaikan dan perubahan untuk meningkatkan kinerja dan pemulihan kesalahan dalam pengcodingan. Selain QCIF dan CIF yang didukung oleh H.261, standar H.263 mendukung resolusi SQCIF, 4CIF, dan 16CIF. SQCIF memiliki sekitar setengah resolusi dari QCIF. 4CIF dan 16CIF masing-masing adalah 4 dan 16 kali dari resolusi CIF.



  • H. 264 dan H. 263:
    Kualitas gambar yang lebih baik pada bitrate kompresi yang sama. Kecepatan bit kompresi yang lebih rendah untuk kualitas gambar yang sama. Standar H.264 menawarkan fleksibilitas yang lebih besar dari segi kompresi dan transmisi. Sebuah encoder H.264 dapat memilih dari berbagai jenis alat kompresi, sehingga cocok untuk aplikasi mulai dari bitrate rendah hingga transmisi HDTV ke konsumen televisi.



  • H. 264 10 bit dan H. 264:
    Kompresi 10-bit bisa menghemat bandwidth dan hal itu mungkin untuk mengirimkan rincian yang akan dihancurkan oleh tahap scaling. Kualitas warna sangat di unggulkan dalam H.264 10 bit. dapat menghasilkan file video MKV beresolusi 720p lebih berwarna.


Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
avatar
Nur Wulan Maulida

Jumlah posting : 38
Join date : 14.09.13
Age : 23
Lokasi : Indonesia

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

tugas 19 nov 2013

Post  rovic on Tue Nov 19, 2013 3:39 pm

Rovic Eko Pramuzi 12016006
Oby Rahmandani 12016031
Reza Fadhlil Aziz 12016002

PERBANDINGAN H-261, H-263, H-264 dan H-264 HI-10

• Standar H-263

Standar H.263 di publikasikan oleh International Telecommunications Union (ITU) sekitar tahun 1995/1996, Teknik kompresnya adalah sebagai berikut:
Video frame akan ditangkap di sumber / pengirim dan di enkode (dikompress) dengan video enkoder. Aliran video yang terkompres kemudian dikirimkan melalui jaringan dan di ujungnya di dekode (dekompresi) menggunakan video dekoder. Frame yang di dekode ini yang kemudian akan di tampilkan ke monitor.

• Standar H-261

Pengiriman Video Melalui H-261 (ISDN) berbeda dengan H.263, H.261 dirancang untuk pengiriman video melalui jaringan Integrated Services Digital Network (ISDN). Merupakan standar video coding yang dibuatoleh CCITT (Consultative Commitee for International Telephone and Telegraph) padatahun 1988-
1990.
Pada aplikasi ini, keterbatasan gerakan video menjadi bagian terpenting. Kecepatan bitrate antara p x 64Kbps. Dimana p adalah frame rate (antara 1 sampai 30). Susunan frame H.261 berurutan dimana setiap 3 buahframe (I) dibatasidengan 1 buah inter-frame (P). Strukturdan format video dapatdigambarkan,
Mempunyai 2 tipe frame yaitu: Intra-frame (I-frame) danInterfame (P-frame) :
1. I-frame digunakanuntukmengaksesbanyak pixel.
2. P-frame digunakansebagai “pseudo-differences“ dari frame yangsebelumnyake frame sesudahnya, dimana antar frame terhubungsatusama lain.
Agar lebih efektif , H.261 menentukan banyak parameter system.Hanya pembagian warna YUV dengan perbandingan 4:2:0dapat digunakan secara standar. Sebagai tambahan, H.261 hanya menggunakan 2 ukuran frame, CIF (352 x 288) dan QCIF (176 x 144). Seperti standar JPEG, setiap bagian warna gambar dibagi dalam 8 x 8 blok pixel.
Disampingmengkodekansetiapbloksecaraterpisah, H.261 mengelompokkan 4 blok Y, 1 blok U, dan 1 blok V bersama-sama dalam satu unit yang disebut macroblock.
Macroblock adalah unit dasar untuk kompresi.

 H.261 dan H.263
 Dirancang untuk video conferencing, aplikasi video telepon menggunakan jaringan telepon ISDN
 Kecepatan bitrate antara p x 64 Kbps. Dimana p adalah frame rate (antara 1 sampai 30)
 Mempunyai 2 tipe frame yaitu: Intra-frame (I-frame) dan Interfame (P frame)
1. I-frame digunakan untuk mengakses banyak pixel
2. P-frame digunakan sebagai “pseudo-differences“ dari frame yang sebelumnya ke frame sesudahnya, dimana antar frame terhubung satu sama lain.


• Kompresi H264 10 bit
Perbandingan dengan H-264:
• kualitas warna yang lebih bagus atau kaya dengan warna
• kurang masalah "Banding"(Sesuatu yang tidak elok untuk video, lebih kurang macam "gradient". pengguna Photoshop mesti tau pasal ni. Biasanya banyak terdapat di video 8-bit).
• Besar data jadi semakin kecil karena semakin banyak informasi yang tersimpan dalam 10-bit dibanding 8-bit.
• size encode Hi10P lebih kecil dari 8-bit walaupun dari berbagai sumber dan resolusi.
• Rasio kompresi secara signifikan lebih tinggi menghasilkan ukuran file jauh menurun.
• 10-bit H264 dapat mencapai tingkat yang sama kualitas sebagai 8-bit H264

• H264
Kualitas gambar lebih baik pada bitrate kompresi yang sama
Kecepatan bit kompresi yang lebih rendah untuk kualitas gambar yang sama
Standar H.264 menawarkan fleksibilitas yag lebih besar dari segi kompresi dan transmisi. Sebuah encoder H.264 dapat memilih dari berbagi alat kompresi, shingga cocok untuk aplikasi mulai dari bitrate rendah hingga transmisi HDTV ke konsumsi televisi.


avatar
rovic

Jumlah posting : 52
Join date : 11.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Kumpul Tugas Multimedia

Post  Bahrudin on Tue Nov 19, 2013 3:43 pm

Yang Ikut mengerjakan:
Bahrudin (12B16023)
Maryadi (12016025)
Luqman Noviantoro (09016021)
Aria Dwi Putra (09016027)




H.261 dan H.263
• Merupakan standar video coding yang dibuat oleh CCITT (Consultative Commitee for International Telephone and Telegraph) pada tahun 1988-1990
• Dirancang untuk video conferencing, aplikasi video telepon menggunakan jaringan telepon ISDN
• Kecepatan bitrate antara p x 64 Kbps. Dimana p adalah frame rate (antara 1 sampai 30)
• Susunan frame H.261 berurutan dimana tiap-tiap 3 buah frame (I) dibatasi dengan 1
• Tipe frame gambar yang didukung adalah CCIR 601 CIF (352 x 288) dan QCIF (176 x 144) dengan chroma sub sampling 4 : 2 : 0
• Mempunyai 2 tipe frame yaitu: Intra-frame (I-frame) dan Interfame (P-frame)
• I-frame digunakan untuk mengakses banyak pixel
• P-frame digunakan sebagai “pseudo-differences“ dari frame yang sebelumnya ke frame sesudahnya, dimana antar frame terhubung satu sama lain.

H264 10 bit dan HI-10.

• Informasi jauh lebih dipertahankan dari masalah asli seperti menghapus seperti banding dan detail miskin di adegan gelap.
• kualiti warna yang lebih cantik atau kaya dengan warna
• kurang isu "Banding"(Sesuatu yang tidak elok untuk video, lebih kurang macam "gradient". pengguna Photoshop mesti tau pasal ni. Biasanya banyak terdapat di video HI-10).
• Besar data jadi makin kecil karena semakin banyak informasi yang tersimpan dalam 10-bit dibanding HI-10.
• Lebih cantik di kawasan gelap.
• size encode Hi10P lebih kecil dari 8-bit walaupun dari berbagai sumber dan resolusi.
• Rasio kompresi secara signifikan lebih tinggi menghasilkan ukuran file jauh menurun. Sebagai imbalannya, sejumlah besar bandwidth yang disimpan.
• 10-bit H264 dapat mencapai tingkat yang sama kualitas sebagai Hi-10


H.263 sebenarnya hanya menentukan bagaimana untuk memecahkan kode video . Desainer Encoder dibiarkan bebas untuk merancang algoritma pengkodean mereka sendiri , asalkan output mereka dibatasi dengan benar untuk memungkinkan untuk diterjemahkan oleh decoder dibuat sesuai dengan standar . Encoders juga dibiarkan bebas untuk melakukan apapun pra-pengolahan mereka ingin input video mereka , dan Decoder diizinkan untuk melakukan setiap post-processing mereka ingin video yang didekodekan mereka sebelum ditampilkan. Salah satu teknik pengolahan pasca- efektif yang menjadi elemen kunci dari sistem terbaik H.263 berbasis disebut penyaringan deblocking . Hal ini mengurangi munculnya artefak blok berbentuk disebabkan oleh gerakan kompensasi berbasis blok dan spasial mengubah bagian dari desain . Memang , menghalangi artefak mungkin fenomena akrab bagi hampir semua orang yang telah menonton video digital . Penyaringan Deblocking telah menjadi bagian integral dari standar terbaru

H.264 video format memiliki berbagai aplikasi yang sangat luas yang mencakup semua bentuk kompresi video digital dari aplikasi Internet bit-rate rendah streaming untuk siaran HDTV dan aplikasi Digital Cinema dengan hampir lossless coding . Dengan menggunakan H.264 , penghematan bit rate 50 % atau lebih dilaporkan . Sebagai contoh, H.264 telah dilaporkan untuk memberikan kualitas Digital TV satelit yang sama seperti saat MPEG- 2 implementasi dengan kurang dari setengah bitrate , dengan arus MPEG - 2 implementasi bekerja di sekitar 3,5 Mbit / s dan H.264 di hanya 1,5 Mbit / s . Kedua Format Blu-ray Disc dan dihentikan sekarang format HD DVD termasuk H.264/AVC Profil Tinggi sebagai salah satu dari 3 format kompresi video wajib .
avatar
Bahrudin

Jumlah posting : 46
Join date : 11.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Thread untuk aktivitas 19 Nov 2013

Post  Mamlu Atu Rahmah on Tue Nov 19, 2013 3:45 pm

Nama :
Zuharisa (12016001)
Tindy Annesa Migunani (12016026)
Mamlu'atu Rahmah (12E16034)

1. Perbandingan antara H.263 dengan H.261
Pada H.263 terdapat perubahan,sebagai berikut :
- Pada H.263 video frame akan ditangkap di sumber / pengirim dan di enkode (dikompress) dengan video enkoder.Tetapi pada H.261 dirancang untuk pengiriman video melalui jaringan Integrated Services Digital Network (ISDN).
- Dirancang sebagai - bitrate rendah format kompresi untuk videoconference
- Pada H.263 ditemukan banyak konten Flash Video ( seperti yang digunakan pada situs seperti YouTube , Google Video , MySpace , dll ) yang digunakan untuk pengkodean dalam Sorenson Spark Format ( sebuah implementasi lengkap dari H.263 [ 1 ] [ 2 ] [ 3 ].
-Diperlukan dalam ETSI 3GPP spesifikasi teknis untuk IP Multimedia Subsystem ( IMS ) , Multimedia Messaging Service ( MMS ) dan Transparan end-to -end paket -switched Streaming Service ( PSS ) ..
-H.263 dikembangkan sebagai penyempurnaan evolusioner berdasarkan pengalaman dari H.261 yang sebelumnya ITU-T digunakan untuk standar MPEG - 1 dan MPEG - 2 .Sekarang Itu lebih ditingkatkan dalam proyek yang dikenal sebagai H.263v2 ( juga dikenal sebagai H.263 + atau H.263 1998) , MPEG - 4 Bagian 2 .

2. 1. Perbandingan antara H.264 dengan H.263
Pada H.264 terdapat perubahan ,yaitu :
-H.264 menyediakan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan luar H.263
- lebih efisien sebagai MPEG-4 Part 2 (video alami) encoding
- Penggunaan Estimasi Gerak untuk mendukung Inter-picture prediksi untuk menghilangkan redudansi sementara
- Penggunaan korelasi spasial data untuk memberikan Intra-picture prediksi.
- Pembangunan residual sebagai perbedaan antara gambar diprediksi dan gambar sumber.
- Penggunaan transformasi spasial diskrit dan penyaringan untuk menghilangkan redudansi spasial dalam residu.
- Entropi coding koefisien residu berubah dan data pendukung seperti vektor motion.
-H.264 digunakan dalam aplikasi seperti Blu-ray Disc, video dari YouTube dan iTunes Store, DVB broadcast, siaran langsung-layanan televisi satelit, layanan televisi kabel, dan real-time video conference.
-menyimpan bit rate sebesar 50% atau lebih
- H.264 memiliki dua kali efisiensi bandwidth dibanding teknologi H.263 dan MPEG4 level 2
- H.264 menggunakan pengkodean Contect-best Adaptive Binary Aritmathic Coding(CABAC) tetapi pada H.263 menggunakan pengkodean huffman
-tambahan antara H.264 dengan H.263 terletak pada varian Macroblock yang dapat dipakai
-H.264 menghasilkan gambar berkualitas tinggi lebih dari MPEG-4


3. Perbandingan H.264 10 bit dengan H.264
Pada H.264 10 bit terdapat perubahan :
-H.264 10 bit memungkinkan algoritma pengkodean ganda untuk bekerja lebih efisien
-H.264 10 bit mempunyai sejumlah fitur baru yang memungkinkan untuk kompres video jauh lebih efektif dari pada standard terdahulu
-H.264 10 bit memberikan fleksibilitas lebih, untuk aplikasi berbagai lingkungan jaringan
-Menghemat bandwidth
avatar
Mamlu Atu Rahmah

Jumlah posting : 10
Join date : 11.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Aktivitas 19 November 2013

Post  sriayu1994 on Tue Nov 19, 2013 3:53 pm

Assalamualaikum wr.wb..bounce bounce 

Nama Kelompok :
1. Sri Rohidayati(12016003)
2. Deli Putri(12016011)
3. Sri Ayu Windarti(12E16033)

H.261
- Kecepatan bitrate antara p x 64Kbps.
- Dimana p adalah frame rate (antara 1 sampai 30).
- Susunan frame H.261 berurutan dimana setiap 3 buahframe (I) dibatasidengan 1 buah inter-frame (P).
- Mempunyai 2 tipe frame yaitu: Intra-frame (I-frame) danInterfame (P-frame) :
1. I-frame digunakanuntukmengaksesbanyak pixel.
2. P-frame digunakansebagai “pseudo-differences“ dari frame yangsebelumnyake frame sesudahnya, dimana antar frame terhubungsatusama lain.
- H.261 hanya menggunakan 2 ukuran frame, CIF (352 x 288) dan QCIF (176 x 144). Seperti standar JPEG, setiap bagian warna gambar dibagi dalam 8 x 8 blok pixel.
- H.261 mengelompokkan 4 blok Y, 1 blok U, dan 1 blok V bersama-sama dalam satu unit yang disebut macroblock.

H.263
- video berkecepatan rendah mulai dari 20 – 30 Kbps ke atas.
- kecepatan frame per second (fps) sekitar 30 fps.
- mendukung aplikasi konferensi video maupun video telephony.
- pola kerja H.263 adalah menangkap video frame, kemudian melakukan enkode (dikompress) dengan video enkoder.
- Menggunakan pengkodean Intra–Frame.
- terdiri dari empat pilihan consultable untuk meningkatkan kinerja.

H.264
- digunakan dalam aplikasi seperti Blu-ray Disc, video dari YouTube dan iTunes Store, DVB broadcast, siaran langsung-layanan televisi satelit, layanan televisi kabel, dan real-time video conference.
- mampu memberikan kualitas video yang bagus harga sedikit lebih rendah daripada standar sebelumnya (misalnya setengah atau kurang laju bit MPEG-2 H.263, atau MPEG-4 Bagian 2)
- memungkinkan video berkualitas tinggi dengan mendukung pengkodean presisi dengan peningkatan ketajaman warna dan resolusi yang lebih tinggi, termasuk struktur pengambilan sampel dikenal sebagai Y'CbCr 04:02:02 (= YUV 04:02:02) dan Y'CbCr 04:04 : 4. Beberapa fitur lainnya juga termasuk dalam proyek Range Fidelity Extensions, seperti mengubah adaptif antara 4 × 4 dan 8 × 8 integer.
- Mampu menyimpan bit rate sebesar 50% atau lebih.
- Peningkatan Algoritma untuk Encoding
- Teknik untuk Mitigasi Kesalahan, Kerugian Packet, dan Variabilitas Jaringan
- Peningkatan Inter-Prediksi dan Motion Estimasi

H.264 10bit
- merupakan profil H.264(Blu-ray) yang menggunakan 10 data untuk mewakili warna.
- H.264 memungkinkan algoritma pengkodean ganda untuk bekerja lebih efisien
- memberikan flexibilitas lebih,untuk aplikasi berbagai lingkungan jaringan.
- Untuk qualitas H264 10 bit di Klaim berkualitas lebih baik dengan ukuran file yang lebih kecil
- size encode Hi10P lebih kecil.

Wassalamualikum wr.wb.bounce bounce 
avatar
sriayu1994

Jumlah posting : 44
Join date : 11.09.13
Age : 24
Lokasi : Yogyakarta

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Aktivitas 19 November 2013_Kompresi video

Post  Gigien Rahma on Tue Nov 19, 2013 3:55 pm

Nama Kelompok:

> Gigien Rahmawati (12016017)
> Annisa Hikmawati (12016028)
> Musrifah (12016032)

Perbandingan H.263 ke H.261
-Draft standar internasional ITU - T H.263 berkaitan erat dengan terkenal dan banyak digunakan ITU - T Rekomendasi H.261 . Namun, H.263 tidak memberikan kualitas gambar yang sama subjektif kurang dari setengah bit-rate .
-Perangkat tunggal H.263 menyebabkan peningkatan kinerja dan mempertimbangkan kualitas trade-off vs kompleksitas.
-H.263 di default- dan codingmodes opsional dibandingkan dengan H.261 berdasarkan kurva tingkat distorsi pada bit -rates hingga 128 kbps . Pada 64 kbps , keuntungan kinerja H.263 dalam mode default dibandingkan dengan H.261 adalah sekitar 2 dB PSNR . Peningkatan ini dicapai dengan hanya sedikit peningkatan kompleksitas, dan terutama karena lebih akurat kompensasi gerak dengan akurasi.

Perbandingan H.264 ke H.263.
-Menawarkan efisiensi kompresi yang baik yakni kompresi video yang lebih berkualitas dan fleksibilitas
-Dapat melakukan prediksi , transform dan proses encoding untuk menghasilkan kompresi bitstream.
-Kualitas yang lebih baik dalam kompresi bitrate yang sama.
-Kecepatan bit kompresi yang lebih rendah untuk kualitas gambar yang sama.
-Menawarkan fleksibilitas yang lebih besar dari segi kompresi dan transmisi

Perbandingan H.264 10bit ke H.264
Satu piawaian pemampatan video yang juga dikenali sebagai MPEG-4 Part 10, atau MPEG-4 AVC (untuk Pengekodan Video Maju/Advanced Video Coding). H.264 adalah bagian dari AVC standar MPEG-4. H.264 digunakan pada:
-Blu-ray
-Video Internet (misalnya YouTube)
-HD penyiaran video
-apple TV
-iPad, iPhone dan banyak lagi
-rekaman video


Gigien Rahma

Jumlah posting : 33
Join date : 11.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Thread untuk aktivitas 19 Nov 2013

Post  Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik