Thread untuk aktivitas 10 Des 2013

Go down

Thread untuk aktivitas 10 Des 2013

Post  Admin on Tue Dec 10, 2013 2:49 pm

AWW

Silakan anda tuliskan hasil dari pencermatan anda tentang PCM, DPCM, ADPCM, dan IMA-ADPCM disini. Tulisan terbaik dari sudut pandang isi serta cara penulisan akan mendapatkan tambahan nilai khusus. Pastikan anda nanti memiliki salinannya untuk anda bawa pada saat ujian akhir.

WWW
by TTx
avatar
Admin
Admin

Jumlah posting : 971
Join date : 20.09.12
Lokasi : Yogyakartun

Lihat profil user http://blog.uad.ac.id/ttx

Kembali Ke Atas Go down

Jawaban QT

Post  Nurwahid Namaku on Tue Dec 10, 2013 3:23 pm

[quote="Admin"]AWW

Silakan anda tuliskan hasil dari pencermatan anda tentang PCM, DPCM, ADPCM, dan IMA-ADPCM disini. Tulisan terbaik dari sudut pandang isi serta cara penulisan akan mendapatkan tambahan nilai khusus. Pastikan anda nanti memiliki salinannya untuk anda bawa pada saat ujian akhir.

WWW
by TTx[/quote]


Nama Kelompok :
1. Jamil Annashri (10016004)
2. Mahardika Deni Setyawan (10016029)
3. Nurwahid Lasmiyanto (10016013)
4. Sigit Thomas Wibowo (1302016045)

Perbedaan PCM, IMA ADPCM, ADPCM, DPCM

1. PCM
Fungsi : Untuk kualitas suara.
Sifat dasar : Sampling rate, kedalaman bit.
G.711 (ITU – T Recommendation) dikenal sebagai PCM codec
- Digunakan pada fixed PSTN, hampir semua telephon SIP di internet support codec ini
- Sampling rate 8000Hz
- Setiap sample ukurannya 0.125
- Digital codec seperti PCM bekerja menggunakan nilai-nilai disrit
- Nilai-nilai diskrit diperoleh dari amplitudo setiap sample
- PCM 4 bit – 16 nilai, 8 bit – 256 nilai dst
- Pemetaan antara aplitudo sample ke bentuk diskrit dinamakan kuatisasi (quantization)
- Pada kuantisasi,semakin rapat interval semakin baik kualitasnya dan semakin besar bandwidth (lebih banyak nilai yang harus dikodekan)
- PCM A-law (Eropa) dan μ-law (USA)
- PCM codec 8000 Hz - 8 Bit membutuhkan bandwith 64kbps

2. DPCM
Fungsi : Berdasarkan prediksi sampel dari sinyal.
Sifat Dasar : Sampel dari sinyal.
- prosedur konversi analog menjadi sinyal digital
- Kata-kata kode DPCM merupakan perbedaan antara sampel seperti PCM di mana kata-kata kode mewakili nilai sampel.
- pengkodean menggunakan redundansi dalam nilai-nilai sampel yang berarti bit rate yang lebih rendah
- Konsep dasar DPCM - coding, didasarkan pada kenyataan bahwa sinyal sumber yang paling menunjukkan korelasi yang signifikan antara sampel
yang berurutan
- Kompresi DPCM tergantung pada teknik prediksi , teknik prediksi baik yang dilakukan menghasilkan tingkat kompresi yang baik
- DPCM bisa berarti ekspansi dibandingkan dengan pengkodean PCM biasa.


3. ADPCM
Fungsi : Memungkinkan pengurangan lebih lanjut dari bandwith yang dibutuhkan untuk rasio signal-to-noise yang diberikan.
Sifat Dasar : Faktor skala adaptif.
- format kompresi lossy yang diimplementasikan untuk XAudio2 untuk menyediakan fitur tambahan untuk menentukan ukuran sampel blok kompresi.
- dapat mencapai rasio kompresi hingga 4:1.
- memungkinkan desainer suara untuk memilih pengaturan yang merupakan kompromi yang tepat antara ukuran, kualitas, dan resolusi (untuk
menempatkan poin loop).
- kompresi ADPCM hanya tersedia untuk Windows, termasuk XNA Game Studio Express untuk penyebaran Windows.
- Kompresi ADPCM bekerja dengan memisahkan gelombang ke blok, dan memprediksi variasi dari sampel gelombang dalam setiap blok. Ukuran blok
diukur dalam sampel.

4. IMA ADPCM
Fungsi : Menghasilkan hasil yang lebih baik atau lebih buruk tergantung pada sampel yang dikompresi.
Sifat Dasar : Distorsi yang berbeda.
- ADPCM dirancang untuk digunakan dalam aplikasi hiburan multimedia.
- sangat cepat untuk encode dan decode dan tidak ketat memerlukan perkalian atau operasi floating point.
- Sedangkan algoritma encoding dan decoding tetap lebih atau kurang konstan di IMA implementasi yang berbeda, pada-disk yang spesifik format data
bervariasi
- The IMA dikodekan bitstream terdiri dari serangkaian 4-bit camilan. Ini berarti bahwa setiap byte mewakili 2 camilan IMA.
- Untuk decode IMA ADPCM, menginisialisasi 3 variabel:
- prediktor: Ini adalah baik diinisialisasi dari pembukaan sepotong data yang ditentukan dalam format atau diinisialisasi ke 0 pada awal proses
decoding.
- Langkah Indeks: Serupa dengan prediktor awal, variabel ini diinisialisasi dari pembukaan sepotong data atau set ke 0 pada awal proses decoding.
- Langkah: Variabel ini diinisialisasi ke ima_step_table [step_index].

avatar
Nurwahid Namaku

Jumlah posting : 12
Join date : 19.09.13
Lokasi : Yogyakarta

Lihat profil user http://www.tulisanakampung.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Tugas Aktivas 10 Desember 2013

Post  Maryadi on Tue Dec 10, 2013 3:37 pm

Anggota Kelompok : "Maryadi (12016025)
"Bahrudin (12B16023)
"Hamdan Harun (12B16024)




Deskription PCM, DPCM, ADPCM dan IMA-ADPCM

PCM (Pulse Code Modulation)
Mengubah sinyal analog ke dalam format digital dengan mengambil sampel dari bentuk gelombang, PCM mengacu pada teknik digitalisasi sebuah sinyal analog degan sampling besarnya sinyal pada interval yang seragam dan mengubahnya menjadi serangkaian kode digital atau biner. PCM mengkonversi angka-angka biner ke pulsa dengan tingkat kuantum yang sama seperti pada modulator, yang kemudian diproses lebih lanjut untuk mendapatkan bentuk gelombang analog yang asli menggabungkan sinyal maupun coding. berikut beberapa karakter dari PCM :
G.711 (ITU – T Recommendation) dikenal sebagai PCM codec
• Digunakan pada fixed PSTN, hampir semua telephon SIP di internet support codec ini
• Samping rate 8000Hz
• Setiap sample ukurannya 0.125
• Digital codec seperti PCM bekerja menggunakan nilai-nilai disrit
• Nilai-nilai diskrit diperoleh dari amplitudo setiap sample
• PCM 4 bit – 16 nilai, 8 bit – 256 nilai dst
• Pemetaan antara aplitudo sample ke bentuk diskrit dinamakan kuatisasi (quantization)
• Pada kuantisasi,semakin rapat interval semakin baik kualitasnya dan semakin besar bandwidth (lebih banyak nilai yang harus dikodekan)
• PCM A-law (Eropa) dan μ-law (USA)
• PCM codec 8000 Hz - 8 Bit membutuhkan bandwith 64kbps

DPCM (Differential Pulse-Code Modulation)
Differential PCM adalah teknik di mana nilai-nilai PCM dikodekan sebagai perbedaan antara nilai saat ini dan sebelumnya. Yang dikodekan dalam DPCM adalah perbedaan dari 2 sampel yang berurutan, bukan sample itu sendiri diimplementasikan dengan sirkuit analog sedangkan yang lain menggunakan sirkuit digital. Differential PCM dirancang untuk dapat memanfaatkan keuntungan dari redundancy antar sample dalam gelombang suara. Ada beberapa persamaan DPCM dan PCM yakni dalam hal sampling, juga bandlimiting filter dan smoothing filter. Berikut di Tampilkan hal yang berkenaan dengan diskription diatas :
• prosedur konversi analog menjadi sinyal digital
• Kata-kata kode DPCM merupakan perbedaan antara sampel seperti PCM di mana kata-kata kode mewakili nilai sampel.
• pengkodean menggunakan redundansi dalam nilai-nilai sampel yang berarti bit rate yang lebih rendah
• Konsep dasar DPCM - coding, didasarkan pada kenyataan bahwa sinyal sumber yang paling menunjukkan korelasi yang signifikan antara sampel yang berurutan
• Kompresi DPCM tergantung pada teknik prediksi , teknik prediksi baik yang dilakukan menghasilkan tingkat kompresi yang baik
• DPCM bisa berarti ekspansi dibandingkan dengan pengkodean PCM biasa.


ADPCM (Adaptive Diferensial Pulse Code Modulation)
ADPCM adalah mekanisme kompresi lossy. Implementasi DPCM secara langsung dapat menghasilkan penghematan 1 sampai 2 bit per sample dibandingkan dengan PCM standar. Penghematan yang lebih besar lagi dapat dihasilkan dengan menambahkan 'sirkuit adaptive' pada DPCM sehingga menjadi ADPCM,  ADPCM menggunakan predictor (untuk menghasilkan nilai sample sebelumnya) order tinggi dan kwantisasi adaptive.  Algorithma ADPCM dirancang untuk sanggup membedakan antara sinyal suara dan sinyal data dan dapat menggunakan kwantisasi adaptif yang cepat maupun yang lambat. kwalitas suara tidak terkena degradasi atau kwalitasnya tidak begitu jauh berbeda antara PCM dengan ADPCM.




IMA ADPCM
kompres data yang tercatat pada berbagai tingkat sampling.Suara dikodekan sebagai suksesi 4-bit atau 3-bit paket data. Setiap paket data merupakan selisih antara nilai sinyal arus sampel dan nilai sebelumnya. Rasio kompresi yang diperoleh relatif sederhana. Sebagai contoh: data sampel 16-bit dikodekan sebagai 4-bit hasil perbedaan dalam 4:1 format kompresi. Beberpa hal yang terapkan dan terdapat pada IMA-DPCM :
• ADPCM dirancang untuk digunakan dalam aplikasi hiburan multimedia.
• sangat cepat untuk encode dan decode dan tidak ketat memerlukan perkalian atau operasi floating point.
• Sedangkan algoritma encoding dan decoding tetap lebih atau kurang konstan di IMA implementasi yang berbeda, pada-disk yang spesifik format data bervariasi
• The IMA dikodekan bitstream terdiri dari serangkaian 4-bit camilan. Ini berarti bahwa setiap byte mewakili 2 camilan IMA.
• Untuk decode IMA ADPCM, menginisialisasi 3 variabel:
• prediktor: Ini adalah baik diinisialisasi dari pembukaan sepotong data yang ditentukan dalam format atau diinisialisasi ke 0 pada awal proses decoding.
• Langkah Indeks: Serupa dengan prediktor awal, variabel ini diinisialisasi dari pembukaan sepotong data atau set ke 0 pada awal proses decoding.
• Langkah: Variabel ini diinisialisasi ke ima_step_table [step_index].

Maryadi

Jumlah posting : 57
Join date : 17.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

re: Thread untuk aktivitas 10 Des 2013

Post  Nur Sabrina Ambarwati on Tue Dec 10, 2013 3:42 pm

Assalamu'alaikum wr. wb.  cheers 

Nama:
  • Nur Wulan Maulida (12016013)

  • Nur Sabrina Ambarwati (12016016)


Kepanjangan
• PCM: Pulse Code Modulation
• DPCM: Differential Pulse Code Modulation
• ADPCM: Adaptive Differential Pulse Code Modulation
• IMA-ADPCM: The Interactive Multimedia Association - Adaptive Differential Pulse Code Modulation

Fungsi
• PCM: Untuk kualitas suara.
• DPCM: Berdasarkan prediksi sampel dari sinyal.
• ADPCM: Untuk memungkinkan pengurangan lebih lanjut dari bandwith yang dibutuhkan untuk rasio signal-to-noise yang diberikan.
• IMA-ADPCM: Untuk menghasilkan hasil yang lebih baik atau lebih buruk tergantung pada sampel yang dikompresi.

Sifat dasar
• PCM: Sampling rate, kedalaman bit.
• DPCM: Sampel dari sinyal.
• ADPCM: Faktor skala adaptif.
• IMA-ADPCM: Distorsi yang berbeda

Sample rate
• PCM: 8 KHz
• DPCM: 33 KHz
• ADPCM: 8 KHz
• IMA-ADPCM: 8 KHz

Bit rate
• PCM: 4 bit – 16 bit, 8 bit – 256 bit, dst.
• DPCM: 1 bit
• ADPCM: 3-5 bit per sample
• IMA-ADPCM: 16 bit – 4 bit

Wassalamu'alaikum wr. wb  cheers 

Nur Sabrina Ambarwati

Jumlah posting : 34
Join date : 14.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Tugas 10 Des 013

Post  rovic on Tue Dec 10, 2013 3:56 pm

Nama Kelompok :
Oby Rahmandani (12016031)
Reza Fadhil Aziz(12016002)
Rovic Eko Pramuzi(12016006)


PCM
Pulse code Modulation merupakan proses modulasi sinyal analog yang kontinu diubah jadi sinyal digital melalui tahapan sampling kuantitasi dan cloning.
PCM: juga dapat mengubah sinyal analog ke dalam bentuk format digital dengan mengambil sampel dari bentuk gelombang
PCM: mengacu pada teknik digitalisasi sebuah sinyal analog dengan sampling besarnya sinyal pada interval yang seragam dan mengubahnya menjadi serangkaian kode digital atau biner.
PCM: juga mengkonversi angka-angka biner ke pulsa dengan tingkat kuantum yang sama seperti pada modulator, yang kemudian diproses lebih lanjut untuk mendapatkan bentuk gelombang analog yang asli
Menggabungkan sinyal maupun coding

DPCM (Differential PCM)
Differential PCM: merupakan teknik di mana nilai-nilai PCM dikodekan menjadi perbedaan antara nilai sekarang dan sebelumnya.
kode yang di kodekan DPCM adalah perbedaan dari 2 sampel yang berurutan, buka hanya sample tersebut
pengimplementasianya dengan sirkuit analog sedangkan yang lain menggunakan sirkuit digital.
Differential PCM: khusus dirancang untuk dapat memanfaatkan keuntungan dari redundancy antara sample dalam gelombang suara.
Ada beberapa persamaan PCM dan PCM yakni dalam hal sampling, juga bandlimiting filter dan smoothing filter.

IMA ADPCM
Merupakan kompresi data yang tercatat pada berbagai tingkat sampling.Suara dikodekan sebagai suksesi 4-bit atau 3-bit paket data. Setiap paket data merupakan selisih antara nilai sinyal arus sampel dan nilai sebelumnya. Rasio kompresi yang diperoleh relatif sederhana. Sebagai contoh: data sampel 16-bit dikodekan sebagai 4-bit hasil perbedaan dalam 4:1 format kompresi
kegunaan ima adpcm untuk digunakan dalam aplikasi hiburan multimedia.


ADPCM (Adaptive Diferensial Pulse Code Modulation)
Adaptive Differential Pulse Code Modulation (ADPCM) adalah proses dimana sample suara analog dikodekan menjadi sinyal digital berkualitas tinggi. ADPCM pertamadi standarisasi oleh CCITT .CCIT adalah G. 721 untuk 32 kbps. Kemudian datang standar G. 726 dan G. 727 untuk 40, 32, 24 dan 16 kbps.
ADPCM digunakan untuk mengirim suara pada jalur serat optik jarak jauh serta untuk menyimpan suara bersama dengan teks, gambar, dan kode pada CD-ROM.
Fungsi nya
berfungsi dengan memisahkan antara memprediksi variasi dari sampel gelombang dalam setiap blok. Ukuran blok tersebut dapat diukur dalam sampel gelombang ke blok,.



avatar
rovic

Jumlah posting : 52
Join date : 11.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Aktifitas1 0 Desember 2013

Post  Annisa Hikmawati on Tue Dec 10, 2013 3:58 pm

Nama Kelompok:
- Gigien Rahmawati (12016017)
- Annisa Hikmawati (12016028)
- Musrifah (12016032)

Perbedaan PCM, DPCM, ADPCM, IMA-ADPCM:
1. PCM
- PCM dirancang untuk dapat memanfaatkan keuntungan dari redundancy antar sample dalam gelombang suara.
- Di perlukan lebih sedikit bit untuk mengkode "selisih sample".
- PCM bisa baik kembali-ke-nol (RZ) atau non-return-to-zero (NRZ).
- PCM sedikit ada kemiripan dengan bentuk-bentuk lain dari sinyal encoding, kecuali bahwa semua dapat digunakan dalam waktu division multiplexing, dan jumlah kode PCM direpresentasikan sebagai pulsa elektrik.
- Untuk menyimpan data audio analog dalam format digital.
- PCM bekerja dengan cara mengambil sampel diskrit pada interval genap (disebut sampling rate).

2. DPCM
- Dapat diimplementasikan dalam bermacam-macam cara, tergantung pada fungsi pengolahan sinyalnya, ada suatu sistim dimana proses differensial (penurunan) dan integrasi diimplementasikan dengan sirkuit analog sedangkan yang lain menggunakan sirkuit digital.
- Sebagian besar sumber sinyal menunjukkan korelasi yang signifikan.
- Nilai sampel dari sinyal input.
- Kesalahan prediksi, selisih antara nilai aktual dan prediksi.
- Kesalahan prediksi terkuantisasi.
- Nilai direkonstruksi dari sinyal sampel.
- Nilai setelah DPCM coding (nilai masukan untuk DPCM decoding) .
- Koefisien prediktor (faktor bobot).
- DPCM dilakukan pada sinyal dengan korelasi antara sampel berturut-turut menyebabkan rasio kompresi yang baik.
- DPCM biasanya digunakan dengan teknik kompresi lossy.


3. ADPCM
- Sinyal statistik dalam ADPCM hanya terdiri dari sebuah faktor skala adaptif sebelum mengkuantisasi perbedaan dalam encoder DPCM.
- Dikembangkan untuk coding suara.
- Sinyal audio standar untuk panggilan telepon tunggal dikodekan sebagai 8000 sampel analog per detik.
- Varian dari diferensial modulasi pulsa - kode ( DPCM ) yang bervariasi ukuran langkah kuantisasi , untuk memungkinkan pengurangan lebih lanjut dari bandwidth yang dibutuhkan untuk suatu signal-to -noise ratio.
- Ukuran kuantisasi menyesuaikan dengan tingkat saat ini perubahan dalam bentuk gelombang yang sedang dikompresi.
- Untuk menyimpan bentuk gelombang dari 16 - bit atau 8 - bit PCM.

4. IMA-ADPCM
- Standar IMA-ADPCM menentukan kompresi PCM dari 16 ke 4 bit per sampel.
- Sisi baik dari metode IMA-ADPCM minimal beban CPU, tetapi memiliki kebisingan kuantisasi yang signifikan dan hanya tingkat kompresi mediocore dapat dicapai (4:1).
- Mengacu pada proses coding , dalam beberapa aplikasi seperti coding suara, yang subband yang mencakup suara dikodekan dengan lebih bit dari yang lain.
- Digunakan oleh Interactive Multimedia Association untuk pengembangan audio codec.

Annisa Hikmawati

Jumlah posting : 17
Join date : 14.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Thread untuk aktivitas 10 Des 2013

Post  Mamlu lulu on Tue Dec 10, 2013 4:00 pm

Nama Kelompok :
Zuharisa(12016001)
Tindy Annesa M(12016026)
Mamlu'Atu Rahmah(12E16034)

PCM
Cara Kerja :
- mengubah sinyal analog ke dalam format digital dengan mengambil sampel dari bentuk gelombang dan mengubahnya menjadi serangkaian kode digital atau biner.
- PCM mengkonversi angka-angka biner ke pulsa dengan tingkat kuantum yang sama seperti pada modulator, yang kemudian diproses dan Menggabungkan sinyal maupun coding
Bit Rate
- mengkompresi 1411 Kbps pada 16 bit stereo 44 KHz
- mengkompresi 706 Kbps pada 16 bit mono 22 KHz
- mengkompresi 353 Kbps pada 16 bit mono 11 KHz
Sample size
- 0,125 ms

DPCM (Differential PCM)
Cara Kerja :
- dengan teknik di mana nilai-nilai PCM dikodekan sebagai perbedaan antara nilai saat ini dan sebelumnya.
- Differential PCM dirancang untuk dapat memanfaatkan keuntungan dari redundancy antar sample dalam gelombang suara.
Bit Rate
- mengkompresi 32 Kbps
Sample size
- 0,125 ms
Sampling rate
- Samping rate 8000Hz perdetik


ADPCM (Adaptive Diferensial Pulse Code Modulation)
Cara Kerja :
- dengan mekanisme yang menghasilkan penghematan 1 sampai 2 bit per sample dibandingkan dengan PCM standar.
- ADPCM menggunakan predictor order tinggi dan kwantisasi adaptive.
- Algorithma ADPCM dirancang untukmembedakan antara sinyal suara dan sinyal data
Bit rate
-mengkompresi 40, 32, 24 atau 16 kbps
Sampling rate
- Mempunyai sampling 6000 - 8000 Hz perdetik

IMA ADPCM
Cara Kerja :
- dengan kompres data yang tercatat pada berbagai tingkat sampling
- Suara dikodekan sebagai suksesi 4-bit atau 3-bit paket data dan Setiap paket data merupakan selisih antara nilai sinyal arus sampel dan nilai sebelumnya
- Rasio kompresi yang diperoleh relatif sederhana.
Bit rate :
- mengkompresi 176 kbps pada 4 bit mono dengan 44 khz
- mengkompresi 88 kbps pada 4 bit mono dengan 22 khz
- mengkompresi 44 kbps pada 4 bit mono dengan 11 khz


Mamlu lulu

Jumlah posting : 9
Join date : 13.11.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Tugas Aktivas 10 Desember 2013

Post  dicka on Tue Dec 10, 2013 4:02 pm

Nama Kelompok :
1. Rio (12016009)
2. Hendika (12016021)
3. Yudianto (12016004)
4. Nicola (12016020)

Deskription PCM, DPCM, ADPCM dan IMA-ADPCM

PCM
PCM merupakan metode umum untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital
Dalam sistem digital, sinyal analog yang dikirimkan cukup dengan sampel-sampelnya saja
Sinyal suara atau gambar yang masih berupa sinyal listrik analog diubah menjadi sinyal listrik digital melalui 4 tahap utama, yaitu :
1. Sampling adalah : proses pengambilan sample atau contoh besaran sinyal analog pada titik tertentu secara teratur dan berurutan
Frekuensi sampling harus lebih besar dari 2 x frekuensi yang disampling (sekurang-kurangnya memperoleh puncak dan lembah) [teorema Nyqust]
Hasil penyamplingan berupa PAM (Pulse Amplitude Modulation
2. Quantisasi : Proses menentukan segmen-segmen dari amplitudo sampling dalam level-level kuantisasi
Amplitudo dari masing-masing sample dinyatakan dengan harga integer dari level kuantisasi yang terdekat
3. Pengkodean : proses mengubah (mengkodekan) besaran amplitudo sampling ke bentuk kode digital biner
4. Multiplexing : dari banyak input menjadi satu output
FUNGSI :
-Untuk penghematan transmisi
-Menjadi dasar penyambungan digital
Rekomendasi CCITT G.732 : PCM 30 mengkobinasikan 30 kanal bicara pada satu jalur highway dengan bitrate 2048 Kbps
Rekomendasi CCITT G.733 : PCM 24 mengkobinasikan 24 kanal bicara pada satu jalur highway dengan bitrate 1544 Kbps
Keduanya merupakan rekomendasi dasar atau basic struktur PCM yang disebut juga dengan “Primary Transmission System” atau “Primary Digital Carrier (PDC)

DPCM (Differential Pulse-Code Modulation)
DPCM singkatan dari Demodulator Pulsa Code Modulation adalah suatu komunikasi digital
yang menterjemahkan kembali pulsa kode biner ke besaran analog yang dikirim oleh PCM modulator.
Differential PCM adalah teknik di mana nilai-nilai PCM dikodekan sebagai perbedaan antara nilai saat ini dan sebelumnya.
Yang dikodekan dalam DPCM adalah perbedaan dari 2 sampel yang berurutan, bukan sample itu sendiri diimplementasikan dengan
sirkuit analog sedangkan yang lain menggunakan sirkuit digital. Differential PCM dirancang untuk dapat memanfaatkan keuntungan
dari redundancy antar sample dalam gelombang suara. Ada beberapa persamaan DPCM dan PCM yakni dalam hal sampling,
juga bandlimiting filter dan smoothing filter. Berikut di Tampilkan hal yang berkenaan dengan diskription diatas :
• prosedur konversi analog menjadi sinyal digital
• Kata-kata kode DPCM merupakan perbedaan antara sampel seperti PCM di mana kata-kata kode mewakili nilai sampel.
• pengkodean menggunakan redundansi dalam nilai-nilai sampel yang berarti bit rate yang lebih rendah
• Konsep dasar DPCM - coding, didasarkan pada kenyataan bahwa sinyal sumber yang paling menunjukkan korelasi yang signifikan antara sampel yang berurutan
• Kompresi DPCM tergantung pada teknik prediksi , teknik prediksi baik yang dilakukan menghasilkan tingkat kompresi yang baik
• DPCM bisa berarti ekspansi dibandingkan dengan pengkodean PCM biasa.
Dengan demikian data atau besaran analog di rubah kedalam besaran digital (biner), yang kemudian
dipancarkan berupa pulsa-pulsa digital oleh pemancar akan sama persis dengan data atau besaran analog pada penerima.
Sistem DPCM dilengkapi dengan serial-pararel converter yang terdiri dari Shif Register Serial Input Pararel Output (SIPO)
dengan IC 74164 yang yang berfungsi menerima setiap data PCM
8 bit secara serial diterjemahkan ke dalam data biner pararel 8 bit.
Buffer dibentuk oleh D Flip-flop dengan IC 74237 yang berfungsi agar tidak terjadi kesalahan penterjemahan data biner ke
bentuk analog karena DAC menghendaki selama waktu konversi data pulsa-pulsa anak bertahan. Data output yang berupa data
pararel diumpankan ke rangkaian Digital to Analog Converter oleh IC DAC 0800 mempunyai yang berfungsi merubah data-data biner
menjadi pulsa analog. Ouput dari D/A Converter yang berupa Pulsa Amplitudo yang masih mengandung sinyal-sinyal multiplexing.
Sinyal-sinyal multiplexing dipisahkan oleh rangkaian Demultiplexer PAM dengan menggunakan IC 4051 menjadi sinyal kanal 1 dan
kanal 2 dan sterusnya. Kemudian sinyal-sinyal tersebut dihaluskan oleh rangkaian Low Pass Filter untuk mendapatkan kembali sinyal aslinya.

ADPCM (Adaptive Diferensial Pulse Code Modulation)
ADPCM adalah singkatan dari kata Adaptive Differential Pulse-Code Modulation.
Istilah Adaptive Differential Pulse-Code Modulation apabila disingkat yaitu menjadi ADPCM.
ADPCM merupakan singkatan/akronim resmi dalam Bahasa Indonesia.
ADPCM adalah mekanisme kompresi lossy. Implementasi DPCM secara langsung dapat menghasilkan
penghematan 1 sampai 2 bit per sample dibandingkan dengan PCM standar. Penghematan yang lebih
besar lagi dapat dihasilkan dengan menambahkan 'sirkuit adaptive' pada DPCM sehingga menjadi ADPCM,
ADPCM menggunakan predictor (untuk menghasilkan nilai sample sebelumnya) order tinggi dan kwantisasi adaptive.
Algorithma ADPCM dirancang untuk sanggup membedakan antara sinyal suara dan sinyal data dan dapat menggunakan
kwantisasi adaptif yang cepat maupun yang lambat.
kwalitas suara tidak terkena degradasi atau kwalitasnya tidak begitu jauh berbeda antara PCM dengan ADPCM.
Penjelasan / Informasi Lebih Rinci (Detil) :
Akronim / Singkatan : ADPCM
Nama Diri / Kepanjangan : Adaptive Differential Pulse-Code Modulation
Kependekan Alternatif : -
Kepanjangan Alternatif : -
Kesimpulan 1 : ADPCM adalah singkatan dari Adaptive Differential Pulse-Code Modulation
Kesimpulan 2 : Adaptive Differential Pulse-Code Modulation adalah kepanjangan dari ADPCM
Kesimpulan 3 : Adaptive Differential Pulse-Code Modulation apabila disingkat menjadi ADPCM
Kesimpulan 4 : ADPCM apabila dipanjangkan menjadi Adaptive Differential Pulse-Code Modulation

IMA ADPCM
kompres data yang tercatat pada berbagai tingkat sampling.Suara dikodekan sebagai suksesi 4-bit atau 3-bit paket data.
Setiap paket data merupakan selisih antara nilai sinyal arus sampel dan nilai sebelumnya. Rasio kompresi yang diperoleh relatif sederhana.
Sebagai contoh: data sampel 16-bit dikodekan sebagai 4-bit hasil perbedaan dalam 4:1 format kompresi.
Beberpa hal yang terapkan dan terdapat pada IMA-DPCM :
• The IMA dikodekan bitstream terdiri dari serangkaian 4-bit camilan.
Ini berarti bahwa setiap byte mewakili 2 camilan IMA.
• Untuk decode IMA ADPCM, menginisialisasi 3 variabel:
• prediktor: Ini adalah baik diinisialisasi dari pembukaan sepotong data
yang ditentukan dalam format atau diinisialisasi ke 0 pada awal proses
• ADPCM dirancang untuk
digunakan dalam aplikasi hiburan multimedia.
• sangat cepat untuk encode dan decode dan
tidak ketat memerlukan perkalian atau operasi floating point.
• Sedangkan algoritma encoding dan decoding tetap lebih atau
kurang konstan di IMA implementasi yang berbeda, pada-disk yang spesifik format data bervariasi
decoding.
• Langkah Indeks: Serupa dengan prediktor awal, variabel ini diinisialisasi
dari pembukaan sepotong data atau set ke 0 pada awal proses decoding.
• Langkah: Variabel ini diinisialisasi
ke ima_step_table [step_index].
 Laughing Shocked 
avatar
dicka

Jumlah posting : 65
Join date : 21.09.13
Age : 24
Lokasi : yogyakarta

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Thread untuk aktivitas 10 Des 2013

Post  Sri_Rohidayati on Tue Dec 10, 2013 4:05 pm

Assalamualaikum wr.wb... Smile Smile 

Nama Kelompok
1. Sri Rohidayati(12016003)
2. Deli Putri Ratnasari(12016011)
3. Sri Ayu Windarti(12E16033)

Perbedaan antara PCM,DPCM,ADPCM,IMA-ADPCM

DPCM : menyimpan perbedaan antar sample
ADPCM : menyimpan perbedaan antar sample dan menyesuaikan skala penyandian secara dinamis

ADPCM lebih efektif dibandingkan DPCM karena denganadanya penyesuaian skala penyandian, bandwidth yangdigunakan akan jauh lebih sedikit.

PCM : dihasilkan dengan tingkat 44.100 / detik.
DPCM : sebesar 44.100 / detik.
ADPCM : Permintaan pada perangkat penyimpanan dan kecepatan saluran transmisi dapat bervariasi antara 0 Bytes / detik dan 88.200 Byte / detik tergantung pada kompleksitas sinyal.

DPCM : biasanya digunakan dengan teknik kompresi lossy
DPCM kompresi tergantung pada teknik prediksi, prediksi dilakukan dengan baik teknik mengarah ke tingkat kompresi yang baik

Pulse-code modulation(PCM)

- PCM memiliki 2 sinyal yaitu : analog asli dan sampling rate.
- Digunakan pada fixed PSTN
- Samping rate 8000Hz
- PCM 4 bit – 16 nilai, 8 bit – 256 nilai
- PCM codec 8000 Hz - 8 Bit membutuhkan bandwith 64kbps
- PCM dapat direpresentasikan
dengan pulsa-pulsa yang menyatakan kode-kode biner untuk setiap hasil.
- PCM merupakan bentuk standar untuk audio digital di komputer dan berbagai Blu-ray , DVD dan Compact Disc format,
serta kegunaan lainnya seperti digital telepon sistem.

Diferensial Pulsa-kode Modulasi (DPCM)
- Data yang ditransmisikan dikurangi menjadi aliran data 1-bit.
- Fitur utamanya dari DPCM adalah:
a. sinyal analog didekati dengan serangkaian segmen
b. setiap segmen dari sinyal dibandingkan dengan gelombang analog asli
untuk menentukan kenaikan atau penurunan amplitudo relatif
c. proses pengambilan keputusan untuk menetapkan keadaan bit berturut-turut ditentukan oleh perbandingan ini
hanya perubahan informasi yang dikirim,
yaitu, hanya peningkatan atau penurunan amplitudo sinyal dari sampel sebelumnya dikirim
sedangkan kondisi no-perubahan menyebabkan sinyal termodulasi untuk tetap di antara 0 atau 1
yang sama dari sampel sebelumnya.
- menyimpan perbedaan antar sample




IMA ADPCM
- IMA ADPCM dirancang untuk digunakan pada aplikasi multimedia.
- IMA ADPCM menginisialisasikan 3 variabel yaitu :
a. prediator
b. Langkah indeks
c. Langkah



ADPCM
- format kompresi lossy yang diimplementasikan untuk XAudio2 untuk menyediakan
fitur tambahan untuk menentukan ukuran sampel blok kompresi.
- ADPCM ini dapat mencapai rasio kompresi hingga 4:1.
- memungkinkan rancangan suara untuk memilih pengaturan yang tepat antara ukuran,
kualitas, dan resolusi (untuk menempatkan poin loop).
- kompresi ADPCM hanya tersedia untuk Windows
- Kompresi ADPCM bekerja dengan memisahkan gelombang ke blok,
- memprediksi variasi dari sampel gelombang dalam setiap blok.
- Ukuran blok diukur dalam sampel.
- menyimpan perbedaan antar sampledan menyesuaikan skala penyandian secara dinamis.
- ADPCM lebih efekf dibandingkan DPCM karena denganadanya penyesuaian skala penyandian,
bandwidth yangdigunakan akan jauh lebih sedikit

Wassalamualaikum wr.wb.. Smile  Smile 
avatar
Sri_Rohidayati

Jumlah posting : 55
Join date : 11.09.13
Lokasi : Yogyakarta

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Thread untuk aktivitas 10 Des 2013

Post  t salam on Tue Dec 10, 2013 7:25 pm

nama anggota :
tarmidi salam 12016005
denny bagas 12016015


PCM
Deskripsi
• PCM adalah metode untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital. Sinyal ini dirubah melewati beberapa langkah sebelum menjadi suatu sinyal digital 0 dan 1.
• PCM merupakan pengembangan dari PAM (Pulse Amplitude Modulation) dimana tiap-tiap sampel analog dikuantisasi dan disajikan dalam bentuk kode-kode digital.
• PCM merupakan suatu teknik multiplexing yang menggunakan sistem TDM (Time Division Multiplexing).
• PCM ini lebih kebal terhadap derau karena terdapat proses sampling dan kuantisasi

Proses PCM
• Pertama-tama, suatu sinyal analog harus di- sampling.
• Setelah disampling, sinyal akan diquantizasi, yaitu proses pembulatan nilai-nilai tegangan setelah disampling. Maksudnya ialah, saat kita melakukan sampling, maka kita membuat suatu pen-skala-an sehingga kita mengetahui ada berapa level quantisasi dalam suatu sinyal itu.
• Proses selanjutnya ialah pengkodean, yaitu membuat hasil setelah disampling menjadi memiliki nilai 0 dan 1. Setelah dilakukan proses ini, maka sinyal siap ditransmisikan. Tetapi bukan ditransmisikan secara serta merta, dalam pengiriman data, harus dilakukan modulasi agar bisa dikirimkan.

Jenis-jenis PCM
• PCM 30, dapat diartikan sebagai sejenis teknologi digital yang dapat menggandakan dari satu jalur fisik dapat disalurkan 30 percakapan sekaligus tanpa mengganggu satu sama lain (interferensi).
• Secara garis besar PCM 30 terdiri dari: Sampling dan Holding, Kuantisasi, Encoding, dan Multiplexing.
• PCM 30 mempunyai primary rate sebesar 2.048 kbps yang terdiri dari 8000 frame tiap detik.
o Tiap frame mengandung 32 time slot, 30 time slot digunakan untuk pembicaraan, 1 time slot untuk sinkronisasi, dan 1 time slot untuk signaling.
o Setiap time slot mengandung 8 bit sampel. Kanal voice ini kemudian dimultiplex secara sinkron ke dalam sebuah 2-Mbps data stream, yang biasa disebut E1.
o Speech code PCM ditransmisikan 8 bit per time slot sebanyak 8000 kali dalam satu detik.sehingga data ratenya menjadi 64 kbps.

Menghitung sampling rate, bit rate,dan bit error rate pada PCM 30.
• Jumlah sampling rate minimal adalah 2 kali frekuensi maksimum.
• Pada PCM 30 frekuensi maksimumnya adalah 4kHz atau 4000 Hz. Maka jumlah sampling rate = 2×4000 = 8000 sample/detik.
• PCM 30 menggunakan 8bit. Oleh karena itu tiap sample dikodekan menjadi 8 bit. Bit Rate = 8 x 8000 = 64000 bit/detik = 64kbps.
• Bit Rate total = 64 kbps x 32 = 2048 kbps. Dikalikan 32 karena pada PCM 30 terdapat 32 time slot.
• Bit Error Rate (BER) adalah rasio bit yang error terhadap jumlah keseluruhan bit. BER = Bit Error/ Jumlah Bit.
• Misal data dikirim selama 2 detik dan jumlah bit yang eror adalah 1 bit. Maka jumlah keseluruhan bit = 2s x 2048kbps = 4096kb. Jadi BER = 1/4096k.

Fungsi PCM 30
• Coder (Konverter A/D)
Mengubah sinyal analog (dengan frekwensi suara 300 - 3400 Hz) menjadi sinyal digital 64 Kbit/s..
• Multiplexing
Menggabungkan 30 kanal sinyal digital 64 kbps paralel menjadi satu deretan sinyal unipolar 2048 Kbit/s NRZ.
• Line Coding
Mengubah sinyal unipolar 2048 Kbps NRZ menjadi sinyal bipolar 2048 Kbps HDB-3..

Aplikasi PCM 30
• Menghubungkan Sentral Analog dengan Multiplex Digital Order Tinggi
• Menghubungkan Sentral Analog dengan Sentral Analog
• Menghubungkan Sentral dengan RK
• Menghubungkan Sentral Digital dengan Perangkat Transmisi Analog
• Menghubungkan Terminal Data dengan Perangkat Multiplex digital Order Tinggi

Karakteristik
• Bit rate 64 kbps
• Sample size 0,125 ms
• MOS 4,1

Kualitas
• Rate 64bps
• Kualitas baik
• Kompleksitas terendah


DPCM
Deskripsi
Differential Pulse Code Modulation (DPCM) adalah prosedur konversi analog menjadi sinyal digital di mana sebuah sinyal analog adalah sampel dan kemudian perbedaan antara nilai sampel aktual dan nilai prediksi (nilai prediksi didasarkan pada sampel sebelumnya atau sampel) adalah terkuantisasi dan kemudian dikodekan membentuk nilai digital.

Konsep kerja
Didasarkan pada teknik di mana kita harus memprediksi nilai saat ini sampel berdasarkan sampel sebelumnya (atau sampel) dan kita harus menyandikan perbedaan antara nilai aktual dari sampel dan diperkirakan nilai (perbedaan antara sampel dapat diartikan sebagai kesalahan prediksi).
Karena itu perlu untuk memprediksi nilai sampel DPCM adalah bentuk predictive coding.
Kompresi DPCM tergantung pada teknik prediksi, baik dilakukan teknik prediksi menghasilkan tingkat kompresi yang baik, dalam kasus lain DPCM bisa berarti ekspansi dibandingkan dengan pengkodean PCM biasa.

DPCM - Manfaat
Dalam prakteknya, DPCM biasanya digunakan dengan teknik kompresi lossy, seperti kuantisasi kasar perbedaan dapat digunakan, yang mengarah ke kata-kata kode pendek. Ini digunakan dalam format JPEG dan DPCM adaptif (ADPCM), metode kompresi audio yang umum. ADPCM dapat disaksikan sebagai superset dari DPCM.
Dalam ADPCM ukuran langkah kuantisasi menyesuaikan dengan tingkat saat ini perubahan dalam bentuk gelombang yang sedang dikompresi.
Implementasi ADPCM yang berbeda telah dipelajari. Semakin populer adalah IMA ADPCM, pelaksanaan ADPCM ini didasarkan pada algoritma yang diusulkan oleh saya nteractive M ultimedia A ssociation. Standar IMA ADPCM menentukan kompresi PCM dari 16 ke 4 bit per sampel.
Sisi baik dari metode ADPCM minimal beban CPU, tetapi memiliki kebisingan kuantisasi yang signifikan dan hanya tingkat kompresi mediocore dapat dicapai.










Keuntungan DPCM
Sebuah contoh khas dari sinyal yang baik untuk DPCM adalah garis dalam continuous-tone (fotografi) gambar yang sebagian besar berisi transisi nada halus. Contoh lain akan menjadi sinyal audio dengan spektrum frekuensi rendah-bias.
Untuk ilustrasi, kami menyajikan dua histogram dibuat dari gambar yang sama yang dikodekan dalam dua cara. Histogram menunjukkan PCM dan sampel DPCM frekuensi, masing-masing.
Pada histogram pertama (Gambar 4.), Sejumlah besar sampel memiliki frekuensi yang signifikan dan kita tidak bisa memilih hanya beberapa dari mereka yang akan ditugaskan kata-kata kode yang lebih pendek untuk mencapai kompresi. Pada histogram kedua, Hampir semua sampel adalah antara -20 dan +20, sehingga kita dapat menetapkan kata-kata kode pendek kepada mereka dan mencapai tingkat kompresi yang solid.

DPCM kompresi gambar dan sinyal video
DPCM dilakukan pada sinyal dengan korelasi antara sampel berturut-turut menyebabkan rasio kompresi yang baik.
Gambar dan sinyal video adalah contoh dari sinyal yang telah disebutkan di atas korelasi. Dalam gambar ini berarti bahwa ada korelasi antara piksel tetangga, dalam sinyal video korelasi antara piksel yang sama dalam frame berturut-turut dan di dalam frame (yang sama dengan korelasi dalam gambar).
Secara formal tertulis, metode kompresi DPCM dapat dilakukan untuk intra-frame coding dan inter-frame coding. Intra-frame coding eksploitasi redundansi spasial dan inter-frame coding mengeksploitasi redundansi temporal.
Dalam intra-frame coding perbedaan terbentuk antara piksel neghboring dari frame yang sama, sementara di inter-frame coding terbentuk antara nilai nilai yang sama dalam dua frame berturut-turut. Dalam kedua coding intra-dan inter-frame nilai target pixel diperkirakan menggunakan piksel tetangga sebelumnya-kode.


Adaptive modulasi diferensial pulsa-kode (ADPCM)
Deskripsi
Adalah varian dari diferensial modulasi pulsa-kode (DPCM) yang bervariasi ukuran langkah kuantisasi, untuk memungkinkan pengurangan lebih lanjut dari bandwidth yang dibutuhkan untuk suatu signal-to-noise ratio .
Biasanya, adaptasi untuk sinyal statistik dalam ADPCM hanya terdiri dari sebuah faktor skala adaptif sebelum mengkuantisasi perbedaan dalam encoder DPCM.

ADPCM (Adaptive Differential Pulse Code Modulation)
• Dulu: ITU-T G.721: bit rate 32 kbps
• Sekarang : ITU-T G.726: bit rate 40, 24 dan 16 kbps, juga 32 kbps

Komputasi Reconfigurable ADPCM
• Adaptive Differential Pulse Code Modulation
• 04:01 Kompresi
• Perbedaan Quantize antara sinyal suara dan prediksi yang telah dibuat dari sinyal suara
• Decode dengan menambahkan sinyal perbedaan terkuantisasi dengan sinyal diperkirakan untuk merekonstruksi sinyal suara
• Prediksi dan kuantisasi kinerja bantuan Adaptive
• Pelaksanaan UCLA Mediabench

ADPCM (Adaptive Differential Pulse Code Modulation)
• Dulu: ITU-T G.721: bit rate 32 kbps
• Sekarang : ITU-T G.726: bit rate 40, 24 dan 16 kbps, juga 32 kbps

Konsep kerja
Sebelum proses digitalisasi, menangkap sinyal analog dan membagi dalam pita frekuensi dengan QMF filter (filter quadrature mirror) untuk mendapatkan dua subbands sinyal. Ketika bitstream ADPCM setiap subband diperoleh, hasilnya multiplexing dan langkah berikutnya adalah penyimpanan atau transmisi data. Decoder harus melakukan proses sebaliknya, yaitu, demultiplex dan decode setiap subband dari bitstream dan bergabung kembali mereka.

Cara kerja
Mengkompres suara dan beberapa komponen sinyal audio dari multimedia. Coder ini menerima A-law atau µ-law PCM sampel suara dan mengkompres itu di tingkat 40, 32, 24 atau 16 kbps. Algoritma G. 726 telah dioptimasi untuk mengkompres suara ke kualitas tinggi. Coder ini didasarkan pada gelombang diferensial adaptif kuantisasi dan melalui fax, Dual Tone MultiFrequency (DTMF) dan beberapa nada telepon lain.


Karakteristik
• Bit rate 32 kbps
• Sample size 0,125 ms
• MOS 3,85

Kualitas
• Rate 32bps
• Kualitas baik
• Kompleksitas rendah


IMA-ADPCM
• Untuk decode IMA ADPCM, menginisialisasi 3 variabel:
• prediktor: Ini adalah baik diinisialisasi dari pembukaan data yang potongan ditentukan dalam format atau diinisialisasi ke 0 pada awal proses decoding.
• Langkah index: Serupa dengan prediktor awal, variabel ini diinisialisasi dari pembukaan data yang potongan atau set ke 0 pada awal proses decoding.
• langkah Variabel: ini diinisialisasi untuk ima_step_table [step_index].
• Dikodekan IMA bitstream ini terdiri dari serangkaian 4-bit camilan. Ini berarti bahwa setiap byte mewakili 2 IMA camilan. Format data spesifik akan menentukan apakah sungai diterjemahkan top menggigit pertama atau bottom menggigit pertama, dan apakah ada interleaving stereo dalam camilan IMA. Untuk diskusi ini, bayangkan bitstream IMA sebagai rangkaian camilan mewakili channel audio tunggal.


Bit rate :
- mengkompresi 176 kbps pada 4 bit mono dengan 44 khz
- mengkompresi 88 kbps pada 4 bit mono dengan 22 khz
- mengkompresi 44 kbps pada 4 bit mono dengan 11 khz
avatar
t salam

Jumlah posting : 39
Join date : 11.09.13
Lokasi : Yogyakarta

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Thread untuk aktivitas 10 Des 2013

Post  Prayoga Subekti on Wed Dec 11, 2013 1:11 am

Nama : Prayoga Subekti
Nim : 12016014



PCM
Fungsi : Untuk kualitas suara.
Sifat dasar : Sampling rate, kedalaman bit.
G.711 (ITU – T Recommendation) dikenal sebagai PCM codec
- Digunakan pada fixed PSTN, hampir semua telephon SIP di internet support codec ini
- Sampling rate 8000Hz
- Setiap sample ukurannya 0.125
- Digital codec seperti PCM bekerja menggunakan nilai-nilai disrit
- Nilai-nilai diskrit diperoleh dari amplitudo setiap sample
- PCM 4 bit – 16 nilai, 8 bit – 256 nilai dst
- Pemetaan antara aplitudo sample ke bentuk diskrit dinamakan kuatisasi (quantization)
- Pada kuantisasi,semakin rapat interval semakin baik kualitasnya dan semakin besar bandwidth (lebih banyak nilai yang harus dikodekan)
- PCM A-law (Eropa) dan μ-law (USA)
- PCM codec 8000 Hz - 8 Bit membutuhkan bandwith 64kbps

DPCM
Fungsi : Berdasarkan prediksi sampel dari sinyal.
Sifat Dasar : Sampel dari sinyal.
- prosedur konversi analog menjadi sinyal digital
- Kata-kata kode DPCM merupakan perbedaan antara sampel seperti PCM di mana kata-kata kode mewakili nilai sampel.
- pengkodean menggunakan redundansi dalam nilai-nilai sampel yang berarti bit rate yang lebih rendah
- Konsep dasar DPCM - coding, didasarkan pada kenyataan bahwa sinyal sumber yang paling menunjukkan korelasi yang signifikan antara sampel
yang berurutan
- Kompresi DPCM tergantung pada teknik prediksi , teknik prediksi baik yang dilakukan menghasilkan tingkat kompresi yang baik
- DPCM bisa berarti ekspansi dibandingkan dengan pengkodean PCM biasa.


ADPCM
Fungsi : Memungkinkan pengurangan lebih lanjut dari bandwith yang dibutuhkan untuk rasio signal-to-noise yang diberikan.
Sifat Dasar : Faktor skala adaptif.
- format kompresi lossy yang diimplementasikan untuk XAudio2 untuk menyediakan fitur tambahan untuk menentukan ukuran sampel blok kompresi.
- dapat mencapai rasio kompresi hingga 4:1.
- memungkinkan desainer suara untuk memilih pengaturan yang merupakan kompromi yang tepat antara ukuran, kualitas, dan resolusi (untuk
menempatkan poin loop).
- kompresi ADPCM hanya tersedia untuk Windows, termasuk XNA Game Studio Express untuk penyebaran Windows.
- Kompresi ADPCM bekerja dengan memisahkan gelombang ke blok, dan memprediksi variasi dari sampel gelombang dalam setiap blok. Ukuran blok
diukur dalam sampel.

IMA ADPCM
Fungsi : Menghasilkan hasil yang lebih baik atau lebih buruk tergantung pada sampel yang dikompresi.
Sifat Dasar : Distorsi yang berbeda.
- ADPCM dirancang untuk digunakan dalam aplikasi hiburan multimedia.
- sangat cepat untuk encode dan decode dan tidak ketat memerlukan perkalian atau operasi floating point.
- Sedangkan algoritma encoding dan decoding tetap lebih atau kurang konstan di IMA implementasi yang berbeda, pada-disk yang spesifik format data
bervariasi
- The IMA dikodekan bitstream terdiri dari serangkaian 4-bit camilan. Ini berarti bahwa setiap byte mewakili 2 camilan IMA.
- Untuk decode IMA ADPCM, menginisialisasi 3 variabel:
- prediktor: Ini adalah baik diinisialisasi dari pembukaan sepotong data yang ditentukan dalam format atau diinisialisasi ke 0 pada awal proses
decoding.
- Langkah Indeks: Serupa dengan prediktor awal, variabel ini diinisialisasi dari pembukaan sepotong data atau set ke 0 pada awal proses decoding.

avatar
Prayoga Subekti

Jumlah posting : 36
Join date : 13.11.13
Age : 24

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Thread untuk aktivitas 10 Des 2013

Post  Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik