Untuk aktivitas 12 Desember 2013

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

10 format Gambar

Post  Gunawan Budi Utomo on Thu Dec 12, 2013 5:41 pm

Pengertian berbagai format file
Dalam dunia komputer , kita mengenal berbagai macam format file . Antara lain :
PSD (Photoshop Document)
Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.
BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas
tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha
channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai
desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres
format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.
EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen
antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak
gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini
dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file ini adalah tidak
mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan
format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan
gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.
GIF (Graphic Interchange Format)
Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.
Format GIF (Graphic Interchange Format) merupakan format file yang paling banyak disarankan dan digunakan. Kelebihan Format ini antara lain adalah :
• ukuran file yang dihasilkan relatif kecil
• mampu menggabungkan beberapa gambar menjadi satu kesatuan dan menampilkannya secara bergantian (animasi)
• warna latar belakang dapat dibuat transparan dan
• adanya teknologi interlacing yang akan membuat sebuah file di load secara utuh dengan kualitas yang ditampilkan secara bertahap.
4. TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga
dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon
Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para
pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua
program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.
5. PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color
6. PDF (Portable Document Format)
Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel
maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK,
Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan
alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode
warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.
1. PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan
untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan
dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu
menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.
Format PNG (Portable Network Graphic), Adapun beberapa kelebihan dari format tersebut adalah,
• punya semua kelebihan GIF, kecuali animasi
• fitur Interlacing 2 dimensi yang terbukti lebih baik jika dibandingkan dengan interlacing milik GIF
• tersedianya 2 format file yaitu PNG8 (256 warna) dan PNG24 yang membuat desainer dapat lebih leluasa memilih kualitas gambar dan
• teknik kompresi lossless yang digunakan akan menghasilkan ukuran file yang kecil dengan tidak mengalami penurunan kualitas gambar, bandingkan dengan JPEG yang menggunakan teknik kompresi lossy yang dipastikan akan membuat kualitas gambar menurun.
2. PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah
teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu
menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color,
Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara
16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.
3. TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board.
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha
channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel.
Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi
dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.
7. IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran
dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua
program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna
Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.
8. SCT (Scitex Continous Tone)
Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer
Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan
Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.
9. PXR (Pixar)
Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini
mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.
10. RAW
Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi
dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale
dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.




nama : Gunawan Budi Utomo
NIM   : 12006096
kelas   : B

Gunawan Budi Utomo

Jumlah posting : 1
Join date : 13.09.13
Age : 22
Lokasi : Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta

Lihat profil user http://etnikxv.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Format File Graphics dan Image

Post  Fitria on Thu Dec 12, 2013 5:55 pm


1. TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.

2. GIF
GIF dirancang oleh CompuServe pada hari-hari awal komputer 8-bit video, sebelum JPG, untuk menampilkan video pada dial up kecepatan modem. GIF selalu menggunakan kompresi LZW lossless, tetapi selalu file warna diindeks (8-bit, 256 warna maksimum), yang miskin untuk 24-bit warna foto. Jangan menggunakan warna diindeks untuk foto warna hari ini, warna terlalu terbatas. PNG dan TIF file dapat juga menangani mode warna diindeks sama yang menggunakan GIF, tetapi mereka lebih fleksibel dengan pilihan lain juga. Tapi GIF masih sangat baik untuk grafis web (yaitu, dengan jumlah terbatas warna). Untuk grafis hanya beberapa warna, GIF bisa jauh lebih kecil daripada JPG, dengan warna murni lebih jelas daripada JPG).

3. PNG
PNG dapat menggantikan GIF dan PNG juga menawarkan banyak pilihan TIF (diindeks atau RGB, 1 sampai 48-bit, dll). PNG diciptakan lebih baru daripada yang lain, yang dirancang untuk memotong kemungkinan masalah paten kompresi LZW dengan GIF, dan karena itu lebih modern, menawarkan pilihan lain juga (mode warna RGB, 16 bit, dll). Salah satu fitur tambahan dari PNG adalah transparansi untuk 24 bit RGB gambar. Biasanya file PNG adalah sedikit lebih kecil daripada LZW kompresi dalam TIF atau GIF (semua kompresi lossless menggunakan ini, dari berbagai jenis), tetapi PNG mungkin sedikit lebih lambat untuk membaca atau menulis. Bahwa situasi paten telah pergi sekarang, tapi PNG tetap bagus. Jarang digunakan daripada TIF atau JPG, PNG tetapi merupakan pilihan yang baik untuk kualitas kerja lossless.

4. BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE.format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.

5. EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak.

6. PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.

7. PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.

8. TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untuk, menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.

9. IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.

10. SCT (Scitex Continous Tone)
Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.


11. PXR (Pixar)
Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.



Nama : FITRIA
NIM : 12006082
Kelas : B

Fitria

Jumlah posting : 3
Join date : 12.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Beberapa Jenis Format Gambar

Post  ariefrahmanuddin on Thu Dec 12, 2013 5:57 pm

Nama : Arief Rahmanuddin
NIM : 12006126


.BLP
.BLP adalah format tekstur yang digunakan oleh permainan produksi Blizzard Entertainment. Sementara Blizzard menyediakan Interface AddOn Kit untuk mengekstrak file user interface dari .MPQ World of Warcraft. Tidak terdapat program untuk melihat .BLP. Grafik .BLP juga digunakan untuk Warcraft III.

Bitmap
Bitmap adalah representasi dari citra grafis yang terdiri dari susunan titik yang tersimpan di memori komputer. Dikembangkan oleh Microsoft dan nilai setiap titik diawali oleh satu bit data untuk gambar hitam putih, atau lebih bagi gambar berwarna.
Ukuran sebenarnya untuk n-bit (2n warna) bitmap dalam byte dapat dihitung:
ukuran file BMP  , dimana tinggi dan lebar dalam pixel.
Kerapatan titik-titik tersebut dinamakan resolusi, yang menunjukkan seberapa tajam gambar ini ditampilkan, ditunjukkan dengan jumlah baris dan kolom, contohnya 1024x768.
Untuk menampilkan citra bitmap pada monitor atau mencetaknya pada printer, komputer menterjemahkan bitmap ini menjadi pixel (pada layar) atau titik tinta (pada printer). Beberapa format file bitmap yang populer adalah BMP, PCX dan TIFF.

EXchangeable Image File
EXchangeable Image File. Format gambar yang diciptakan oleh JEIDA, the Japan Electronic Industry Development Association dan didukung hampir seluruh kamera digital.
Pada dasarnya adalah file JPEG dengan tambahan beberapa tags (metadata), berisi informasi berguna saat pengambilan gambar sebuah foto. File EXIF selanjutnya dapat di baca oleh program yang kompatible dengan JPEG, dan bagi software yang mengerti EXIF, akan mengambil data nya juga. Biasanaya informasi yang dimasukan adalah kecepatan shutter, bukaan (apperture), mode metering, pembuat kamera, panjang focal, ISO, white ballance, flash on/off, dsb.

Gambar Bitmap
Dalam grafik komputer, gambar bitmap adalah sebuah struktur data yang mewakili susunan piksel warna yang ditampilkan pada layar monitor, kertas atau media tampilan lainnya. Secara teknis gambar bitmap digambarkan dengan lebar dan tinggi dalam piksel dan dalam angka bit per piksel. Beberapa format gambar bitmap yang sering dijumpai: GIF, JPEG, BMP danPNG.
Keunggulan dari gambar bitmap antara lain:
1. Pemakaian Processor lebih kecil
2. Mampu menangkap nuansa warna dan bentuk yang natural

Sedangkan kelemahannya adalah:
1. Ukuran file lebih besar

Graphics Interchange Format
Graphics Interchange Format (GIF) merupakan format grafis yang paling sering digunakan untuk keperluan desain website. GIF memiliki kombinasiwarna lebih sedikit dibanding JPEG, namun mampu menyimpan grafis dengan latar belakang (background) transparan ataupun dalam bentuk animasisederhana

GIF adalah format gambar asli yang dikompres dengan CompuServe. Bitmap jenis ini mendukung 256 warna dan bitmap ini juga sangat popular dalam internet. Format GIF hanya dapat menyimpan gambar dalam 8 bit dan hanya mampu digunakan mode grayscale, bitmap, dan index color. Format ini merupakan format standar Internet atau publikasi elektronik. Selain itu format ini mendukung penggunaan multiple bitmap dalam satu file sehingga dapat menghasilkan gambar animasi dan merekam penggunaan Transparency Masking. GIF sering digunakan untuk mewarnai halaman HTML pada tag <body background="back.gif">, spanduk (banner), icon, dan lain-lain. GIF juga baik untuk menampilkan gambar dengan komposisi yang tidak menggunakan terlalu banyak warna, seperti gambar kartun. Sementara itu, GIF tidak cocok digunakan untuk menampilkan foto. GIF menggunakan metode Lossless Compression, untuk membuat ukuran file sekecil mungkin. Lossless Compression adalah kompresi yang tidak mengurangi kualitas pada gambar, namun dapat memperkecil besarnya jumlah file, jadi tidak ada penghilangan data pada saat dilakukan kompresi

PICT
PICT merupakan format berkas (file) default Apple Macintosh yang tersedia untuk aplikasi grafik yang dijalankan pada sebuah platform Macintosh. Karakteristik kunci dari tipe berkas PICT adalah kemampuannya untuk memuat objek yang digambar secara bitmap maupun vektor. Berkas ini diindikasikan dengan ekstensi .PIC.
Berkas PICT (atau Picture) merupakan format yang umum digunakan pada sistem operasi Mac dan aplikasi pengolah layout, serta digunakan untuk melakukan transfer aplikasi tersebut. Format PICT sangat efektif melakukan kompresi berkas yang mempunyai area warna yang solid dan luas.

Selain itu PICT dalam aplikasi Adobe InDesign mendukung gambar RGB PICT dengan resolusi yang bervariasi dan di-embed pada gambarQuickTime. Gambar PICT tidak mendukung separasi warna serta tidak tergantung pada peralatan tertentu. Jenis berkas ini tidak direkomendasikan pada cetak komersial dengan resolusi rendah dan non-PostScript

PDF
PDF (Portable Document Format) adalah sebuah format berkas yang dibuat oleh Adobe Systems pada tahun 1993 untuk keperluan pertukaran dokumen digital. Format PDF digunakan untuk merepresentasikan dokumen dua dimensi yang meliputi teks, huruf, citra dan grafik vektor dua dimensi. Pada Acrobat 3-D, kemampuan PDF juga meliputi pembacaan dokumen tiga dimensi. PDF telah menjadi standar ISO pada tanggal 1 Juli 2008 dengan kode ISO 32000-1:2008.

Ketika pertama kali diperkenalkan pada tahun 1993, tingkat penggunaan dokumen berformat PDF relatif rendah. Pada saat itu perangkat lunak untuk membuat dokumen PDF (Adobe Acrobat) dan perangkat lunak untuk membacanya (Acrobat Reader, sekarang Adobe Reader) tersedia secara komersial, tidak didistribusikan gratis. Versi-versi awal PDF tidak mendukung fasilitas pranala luar, yang membuatnya kurang terintegrasi dengan World Wide Web, dan penambahan besar ukuran berkas PDF pada paket data yang dikirimkan membuatnya lambat untuk diunduh (download) dengan tingkat kecepatan modem pada saat itu. Penyebab lain kekurangpopuleran PDF pada masa itu disebabkan karena format berkas PDF harus bersaing dalam tingkat penggunaannya dengan format lain seperti Envoy, Common Ground Digital Paper, dan PostScript (.ps). PostScript adalah format yang juga diciptakan oleh Adobe dan sebagian fungsinya diimplementasikan pada PDF. Laju peningkatan penggunaan dokumen PDF meningkat dengan pesat setelah Adobe mulai mendistribusikan perangkat lunak Acrobat Reader secara gratis. Mereka juga membebaskan siapapun untuk menciptakan aplikasi pembuat maupun pembaca dokumen PDF tanpa perlu membayar royalti kepada Adobe System selaku pemegang hak patenPDF.
• Format dokumen PDF mengkombinasikan tiga teknologi:
• Sub-set dari pemrograman deskripsi halaman PostScript untuk menghasilkan tampilan dan grafik
• Sistem penempatan/pemindahan huruf untuk mengijinkan perpindahan huruf di dalam dokumen
• Sistem penyimpanan terstruktur untuk menempatkan dan mengkompresi elemen-elemen dokumen ke dalam satu berkas.

Antarmuka dokumen PDF
Antarmuka dokumen PDF pada umumnya tersusun atas kombinasi teks, grafik vektor, dan grafik raster. Grafik vektor digunakan untuk menampilkan ilustrasi yang terbentuk dari garis dan kurva, sedangkan grafik raster digunakan untuk menampilkan foto dan citra. Pada perbaikan format selanjutnya, dokumen PDF juga mampu mendukung hyperlink, forms, javascript, dan berbagai kemampuan lain yang dapat didukung dengan melakukan penambahan plugin. Dokumen PDF versi 1.6 telah memiliki kemampuan untuk menampilkan grafik tiga dimensi interaktif.

Aksesibilitas
Berkas PDF dapat dibuat secara spesifik agar dapat diakses oleh orang-orang dengan cacat/keterbatasan fisik. Format berkas PDF dapat dilengkapi dengan label (tag) XML, teks ekuivalen, perbesaran visual teks (magnifier), penambahan fasilitas audio/suara, dan sebagainya. Beberapa perangkat lunak kreator PDF seperti Adobe InDesign dapat secara otomatis membuat berkas PDF berlabel.
Keamanan dan pembatasan penggunaan
Berkas PDF dapat disandikan sehingga untuk dapat membuka atau mengeditnya diperlukan katakunci tertentu. Penyandian berkas PDF dilakukan dalam dua tingkat, yakni 40-bit dan 128-bit dengan menggunakan sistem sandi kompleks RC4 dan MD5. Berkas PDF juga dapat diberi pembatasan DRM untuk membatasi aktivitas penggandaan, penyuntingan, maupun pencetakan berkas tersebut.

PNG
PNG (Portable Network Graphics) adalah salah satu format penyimpanan citra yang menggunakan metode pemadatan yang tidak menghilangkan bagian dari citra tersebut (Inggris lossless compression).
Format PNG ini diperkenalkan untuk menggantikan format penyimpanan citra GIF. Secara umum PNG dipakai untuk Citra Web (Jejaring jagat Jembar - en:World Wide Web).
Untuk Web, format PNG mempunyai 3 keuntungan dibandingkan format GIF:
• Channel Alpha (transparansi)
• Gamma (pengaturan terang-gelapnya citra en:"brightness")
• Penayangan citra secara progresif (progressive display)
Selain itu, citra dengan format PNG mempunyai faktor kompresi yang lebih baik dibandingkan dengan GIF (5%-25% lebih baik dibanding formatGIF).
Satu fasilitas dari GIF yang tidak terdapat pada PNG format adalah dukungan terhadap penyimpanan multi-citra untuk keperluan animasi.
Untuk keperluan pengolahan citra, meskipun format PNG bisa dijadikan alternatif selama proses pengolahan citra - karena format ini selain tidak menghilangkan bagian dari citra yang sedang diolah (sehingga penyimpanan berulang ulang dari citra tidak akan menurunkan kualitas citra) namun format JPEG masih menjadi pilihan yang lebih baik.
PNG (Format berkas grafik yang didukung oleh beberapa web browser. PNG mendukung transparansi gambar seperti GIF, berkas PNG bebas paten dan merupakan gambar bitmap yang terkompresi.

PNG diciptakan untuk menggantikan keberadaan GIF karena masalah lisensi. Format PNG lebih baik daripada GIF. Masalahnya ada pada kurangnya dukungan yang dimampukan oleh web browser. Format ini dibuat sebagai alternatif lain dari format GIF. Format ini digunakan untuk menyimpan berkas dengan kedalaman 24 bit serta memiliki kemampuan untuk menghasilkan background transparan dengan pinggiran yang halus.

Format PNG menggunakan metode kompresi lossless untuk menampilkan gambar 24-bit atau warna-warna solid pada media daring (online). Format ini mendukung transparansi di dalam alpha channel. Format PNG sangat baik digunakan pada dokumen daring (online), dan mempunyai dukungan warna yang lebih baik saat dicetak daripada format GIF. Akan tetapi pada warna PNG akan di-place pada dokumen InDesign sebagai gambar bitmap RGB, sehingga hanya dapat dicetak sebagai gambar komposit bukan pada gambar separasi

PNG (diucapkan 'ping') namun biasanya dieja apa adanya - untuk menghindari kerancuan dengan istilah "ping" pada jaringan komputer. PNG adalah kependekan dari Portabel Network Graphics dan merupakan standar terbuka format image raster yang didukung oleh W3C dan IETF.[5] Pada dasarnya, format PNG bukan merupakan format baru karena telah dikembangkan pada tahun1995 untuk mengganti format GIF dan format TIFF. Format ini tidak digunakan lagi secara luas oleh browser dan perangkat lunak aplikasi pengolah gambar, sehingga dukungan terhadap format tidak begitu besar hingga tahun 2003, di mana format PNG semakin dikenal dan dipergunakan untuk aplikasi manipulasi gambar.
Secara garis besar, format PNG mempunyai fitur sebagai berikut:
• Sebagai pengganti format GIF dan TIFF.
• Format terbuka atau open, efisien, gratis, dan kompresi jenis lossless.
• Tiga mode warna], yaiut : paletted (8 bit), greyscale (16 bit), truecolour (hinga 48 bit)
• Dukungan terhadap profile colour, gamma, dan metadata.
• Mempunyai fitur transparansi serta dukungan penuh terhadap alpha channel.
• Dukungan luas bagi software menipulasi grafis dan web browser.


SVG
SVG adalah singkatan dari Scalable Vector Graphics dan merupakan format file baru untuk menampilkan grafik dalam pengembangan web yang berbasis XML (eXtensible Markup Language)
SVG telah direkomendasikan oleh World Wide Web Consortium (W3C) untuk menampilkan grafik serta mendeskripsikan gambar 2 dimensi dalam pengembangan web yang berbasis XML.SVG memperbolehkan tiga tipe dari obyek grafis, yaitu bentuk vektor grafis (misalkan jalur yang terdiri dari garis lurus dan kurva), gambar dan teks. Hasil dari SVG dapat juga interaktif dan dinamis. Animasi dapat didefinisikan dan ditimbulkan secara menempelkan elemen animasi SVG pada isi SVG) atau dengan menggunakan skripting. SVG dapat digunakan untuk menghasilkan berbagai macam variasi dari obyek grafis, dan juga menyediakan bentuk dasar umum seperti bujur sangkar dan elips. SVG memberikan pengendalian kualitas melalui sistem koordinat dari obyek grafis yang telah didefinisikan dan transformasi yang akan digunakan selama proses render. Penyimpanan berkas (file) SVG dilakukan dengan cara memberi nama ekstensinya dengan “.svg” (memakai huruf kecil semua), dan untuk menyimpan file SVG yang terkompresi memakai ekstensi “.svgz” (semua memakai huruf kecil).
Keuntungan Penggunaan SVG
Keuntungan penggunaan SVG dibanding format gambar yang lain :
• File sumber SVG dapat dibaca dan modifikasi dengan menggunakan hampir semua tool/text (misalnya notepad).
• File sumber SVG berukuran lebih kecil dan dapat dikompresi dibanding dengan format gambar JPEG dan GIF.
• Gambar dalam format SVG bersifat scalable/diresizing.
• Gambar dalam format SVG dapat dicetak dengan kualitas yang tinggi dan sama baiknya pada berbagai resolusi.
• Gambar dalam format SVG bersifat zoomable. Setiap bagian dari gambar dapat di zoom tanpa degradasi mutu.
• Text dalam SVG “selectable” dan “searchable” (sangat berguna dalam peta).
• SVG dapat bekerja dengan Teknologi Java.
• SVG merupakan “open standard”.
• SVG merupakan murni XML.
Perangkat Pendukung
Bekerja sama dengan W3C, Adobe menjadi pendukung utama pengembangan SVG. Perusahaan ini membuat perangkat (tool) yang menggenerasikan gambar langsung ke kode SVG, yaituADOBE Illustrator, selain itu ada juga Adobe GoLive untuk mengedit kode SVG. Sementara itu, COREL juga memproduksi software pendukung SVG.
Contoh File SVG
“Hello World” dalam SVG memiliki kode seperti di bawah ini :
<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<!DOCTYPE svg PUBLIC "-//W3C//DTD svg 20000303 Stylable//EN"
"http://www.w3.org/TR/2000/03/WD-SVG-20000303/DTD/svg-20000303 stylable.dtd">
<svg width="100px" height="50px">
<text style="fill:red" x ="10" y="20">Hello World !</text>
</svg>

TIFF
TIFF (Tagged Image Format File) merupakan format gambar terbaik dengan pengertian bahwa semua data dan informasi (data RGB, data CMYK, dan lainnya) yang berkaitan dengan koreksi atau manipulasi terhadap gambar tersebut tidak hilang. Format TIFF biasa digunakan untuk kebutuhan pencetakan dengan kualitas gambar yang sangat tinggi. Ukuran berkas untuk format ini biasanya sangat besar.
Format ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format berkas TIFF juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Macintosh, dan Silicom Graphic). Selain itu, format ini mudah digunakan untuk transfer antar program. Hampir semua program yang mampu membaca format berkas bitmap juga mampu membaca format berkas TIFF.


XML
XML Paper Specification (XPS), adalah spesifikasi untuk page description language dan format fixed document yang awalnya dikembangkan oleh Microsoft yang kemudian distandardisasi oleh Ecma International sebagai standar internasional ECMA - 388. Spesifikasi XPS ini berbasisXML (lebih tepatnya XAML), yang berdasarkan pada jalur (sistem) pencetak baru dan format warna vektor dokumen yang mendukung kebebasan perangkat dan resolusi. XPS telah distandardisasi sebagai format dokumen standar terbuka pada 16 Juni 2009

Pengembangan dari XML Paper Specification
Pada tahun 2003 Global Graphics telah dipilih oleh Microsoft untuk memberikan konsultasi dan bukti dari konsep pengembangan pada XPS, kemudian mereka bekerja dengan team pengembang dari Windows untuk membuat spesifikasi dan memberikan referensi arsitektur untuk format baru tersebut.
Format XPS dokumen terdiri dari markup XML terstruktur yang mendefinisikan tata letak dokumen dan tampilan visual setiap halaman, serta aturan rendering untuk distribusi, pengarsipan, rendering, pengolahan dan pencetakan dokumen. Bahasa markup XPS adalah sub bagian dari XAML, yang memungkinkan untuk memasukkan grafis vektor-elemen dalam dokumen.
File XPS pada kenyataannya merupakan file ZIP menggunakan Open Packaging Conventions, yang berisi file-file yang menyusun dokumen. Ini termasuk markup XML file untuk setiap halaman, teks, font, raster gambar, vektor grafik 2D, serta informasi digital rights management. Isi dari suatu file XPS dapat diperiksa hanya dengan membuka dalam sebuah aplikasi yang mendukung file ZIP.
Fitur
XPS dokumen memiliki fitur seperti warna gradien, transparansi, warna CMYK, printer kalibrasi, multi-sistem tinta dan skema printer. XPS mendukung teknologi Windows Color Sistem manajemen warna untuk konversi warna yang lebih presisi di seluruh perangkat dan jangkauan dinamis yang lebih tinggi. XPS dokumen juga mendukung perangkat lunak pengolah gambar raster (RIP) yang dapat didownload secara terpisah. Subsistem dari printer juga memiliki dukungan untuk nama warna, menyederhanakan definisi warna untuk gambar yang ditransmisikan ke printer yang mendukung warna-warna tersebut.
XPS juga mendukung gambar HD Photo yang aslinya untuk gambar raster. XPS format yang digunakan dalam file spul mewakili efek grafis canggih seperti gambar 3D, efek cahaya, dan gradien, yang diproses oleh driver printer tanpa rasterization, mencegah artefak rendering dan mengurangi beban komputasi.
Kemiripan dengan PDF dan PostScript
Seperti format PDF, XPS adalah format dokumen dengan tata-letak yang tetap yang dirancang untuk mempertahankan keaslian, menyediakan perangkat-penampilan dokumen yang independen. PDF adalah database objek, diciptakan dari PostScript dan juga secara langsung dihasilkan dari banyak aplikasi, sedangkan XPS didasarkan pada XML. Arsitektur pipa filter XPS juga mirip dengan yang digunakan pada printer yang mendukung bahasa deskripsi halaman PostScript. PDF mencakup kemampuan dinamis yang tidak didukung oleh format XPS, begitupun juga ada kemampuan dari XPS yang tidak dimiliki oleh PDF.
Membaca dan membuat XPS dokumen
Karena arsitektur pencetakan pada Windows Vista menggunakan XPS sebagai spooler format, maka Vista memiliki dukungan asli untuk menghasilkan dan membaca XPS dokumen. XPS dokumen dapat dibuat dengan mencetak ke XPS virtual driver printer. XPS Viewer terinstal secara default pada Windows Vista dan dihost dalam Internet Explorer. XPS Viewer standar dan XPS Document Writer juga tersedia untuk pengguna Windows XP ketika mereka meng-install .NET Framework 3.0. XPS Viewer standar mendukung manajemen hak digital dan tanda tangan digital. Pengguna yang tidak ingin melihat XPS dokumen dalam browser dapat men-download XPS Essentials Pack, yang mencakup viewer yang berdiri-sendiri dan XPS Document Writer akan tetapi tidak ada dukungan terhadap tanda tangan digital. XPS Essentials Pack tersedia untuk Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista.
Windows 7 berisi versi XPS Viewer yang berdiri-sendiri dan mendukung tanda tangan digital. Freeware XPS Annotator adalah XPS Viewer yang berdiri-sendiri dan mendukung tanda tangan digital untuk Windows 7 dan sistem operasi lain dari Microsoft seperti Windows XP, Windows 2003 dan Windows Vista.
Dukungan pihak ketiga
Software
• Okular, dokumen viewer dari proyek KDE, memiliki dukungan untuk XPS.
• XPS Annotator, alat anotasi XPS dan XPS viewer mandiri untuk Microsoft Windows.
• STDU Viewer, pembaca format buku elektronik, memiliki dukungan untuk XPS.
• XPSDev, mengembangkan perangkat lunak yang mampu membuat, membaca, mengkonversi maupun mengedit sebuah XPS dokumen.
• NiXPS telah mengembangkan alat pengedit dan viewer untuk Mac OSX.
• Software Imaging mengembangkan XPS Viewer - 32 dan 64 bit.
• NDesk XPS, Open Source lintas-platform viewer.
Hardware
XPS mendapat dukungan dari perusahaan percetakan seperti Konica Minolta, Sharp, Canon, Epson, Hewlett-Packard, dan Xerox. Perusahaan perangkat lunak dan perangkat keras seperti Software Imaging, Pagemark Technology Inc , Informative Graphics Corp (IGC), NiXPS NV, Zoran, dan Global Graphics.
XPS printer telah diperkenalkan oleh Konica Minolta, Toshiba, dan Xerox.
Perijinan
Untuk mendorong supaya format XPS digunakan secara luas, maka Microsoft merilis XPS dibawah lisensi royalti bebas paten yang disebut Janji Komunitas untuk XPS, yang memungkinkan pengguna untuk mengimplementasikan spesifikasi XPS untuk membaca, menulis dan membuat file XPS, selama Anda memberi catatan bahwa sumber teknologi yang diimplementasikan mungkin dibebani oleh hak paten yang diselenggarakan oleh Microsoft.
Standarisasi
Microsoft mengirimkan spesifikasi XPS ke Ecma International.
Pada bulan Juni tahun 2007 Panitia Teknis Ecma International 46 (TC46) didirikan untuk mengembangkan XML Paper Specification (XPS).
Pada pertemuan ke 97 Majelis Umum yang diselenggarakan di Budapest, 16 Juni 2009, Ecma International menyetujui XML Paper Specification (XPS) sebagai standar Ecma (ECMA-388).

ariefrahmanuddin

Jumlah posting : 2
Join date : 19.09.13
Lokasi : Kos-kos'an tercinta

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Untuk aktivitas 12 Desember 2013

Post  fitri rahmayanti on Thu Dec 12, 2013 5:57 pm

Fitri Rahmayanti
12006102

1. PNG (Portable Network Graphic)

Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan

untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan

dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu

menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.

Format PNG (Portable Network Graphic), Adapun beberapa kelebihan dari format tersebut adalah,
punya semua kelebihan GIF, kecuali animasi
fitur Interlacing 2 dimensi yang terbukti lebih baik jika dibandingkan dengan interlacing milik GIF
tersedianya 2 format file yaitu PNG8 (256 warna) dan PNG24 yang membuat desainer dapat lebih leluasa memilih kualitas gambar dan
teknik kompresi lossless yang digunakan akan menghasilkan ukuran file yang kecil dengan tidak mengalami penurunan kualitas gambar, bandingkan dengan JPEG yang menggunakan teknik kompresi lossy yang dipastikan akan membuat kualitas gambar menurun.

2. GIF (Graphic Interchange Format)

Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.

Format GIF (Graphic Interchange Format) merupakan format file yang paling banyak disarankan dan digunakan. Kelebihan Format ini antara lain adalah :
ukuran file yang dihasilkan relatif kecil
mampu menggabungkan beberapa gambar menjadi satu kesatuan dan menampilkannya secara bergantian (animasi)
warna latar belakang dapat dibuat transparan dan
adanya teknologi interlacing yang akan membuat sebuah file di load secara utuh dengan kualitas yang ditampilkan secara bertahap.

3. IFF (Interchange File Format)

Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran

dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua

program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna

Bitmap Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.

4. PSD (Photoshop Document)

Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.

5. BMP (Bitmap Image)

Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas

tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha

channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai

desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres

format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.

6. PCX

Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.

7. TGA (Targa)

Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board.

Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha

channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel.

Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi

dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.

8. CCIT

CCIT merupakan singkatan dari bahasa Perancis yang dalam bahasa Inggris disebut International Telegraph and Telekeyed Consultive Commitee. Kompresi ini digunakan untuk mengkompres gambar hitam putih, dan mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detailnya. Kompresi ini sering digunakan oleh PDF dan format lain yang menggunakan bahasa postscript.

9. RAW
Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.

10. EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.

fitri rahmayanti

Jumlah posting : 3
Join date : 18.09.13
Age : 22
Lokasi : jln. janturan no. 102 yogyakarta

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

format desain grafis

Post  Luthfi Harisna on Thu Dec 12, 2013 5:58 pm

PSD (Photoshop Document)
Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.
BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.
EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.
JPG/JPEG (Joint Photographic Expert Group)
Format file ini mampu mengkompres objek dengan tingkat kualitas sesuai dengan pilihan yang disediakan. Format file sering dimanfaatkan untuk menyimpan gambar yang akan digunakan untuk keperluan halaman web, multimedia, dan publikasi elektronik lainnya. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale. Format file ini juga mampu menyimpan alpha channel, namun karena orientasinya ke publikasi elektronik maka format ini berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan format file lainnya.
JPEG adalah metode standar yang digunakan dalam pengkompresian untuk photograpics images. JPEG singkatan dari Join Photographics Expert Group sebuah kelompok yang membikin standar pengkompresian tersebut. JPEG di buat untuk loosy compression images. Umumnya file file yang berformat JPEG mengunakan extensi .jpeg, .jpg, .jpe, .jfif, jif. Selain itu JPEG juga mampu memberikan warna dengan kedalaman 24 Bits atau setara dengan 16 juta warna. JPEG tidak ditujukan dalam urusan file audio.

GIF (Graphic Interchange Format)
Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.
Format GIF (Graphic Interchange Format) merupakan format file yang paling banyak disarankan dan digunakan. Kelebihan Format ini antara lain adalah :
• ukuran file yang dihasilkan relatif kecil
• mampu menggabungkan beberapa gambar menjadi satu kesatuan dan menampilkannya secara bergantian (animasi)
• warna latar belakang dapat dibuat transparan dan
• adanya teknologi interlacing yang akan membuat sebuah file di load secara utuh dengan kualitas yang ditampilkan secara bertahap.
TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.
PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color
PDF (Portable Document Format)
Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.
PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.
PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.
TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.
IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.
SCT (Scitex Continous Tone)
Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.
PXR (Pixar)
Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.
RAW
Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.
DCS (Dekstop Color Separation)
Format file ini dikembangkan oleh Quark dan merupakan format standar untuk .eps. Format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK dengan 1 alpha channel dan banyak spot channel. Format file ini mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses percetakan (publishing). Ketika menyimpan file dalam format ini maka yang akan tersimpan adalah 4 channel dari gambar tersebut dan 1 channel preview.


Terakhir diubah oleh Luthfi Harisna tanggal Thu Dec 12, 2013 6:32 pm, total 2 kali diubah

Luthfi Harisna

Jumlah posting : 1
Join date : 14.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Tugas Format Gambar

Post  Yuliani Damayanti on Thu Dec 12, 2013 5:58 pm

Yuliani Damayanti
12006101

1. IFF format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan video toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amyga System

2. RAW format file ini merupakan formt file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform.format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan greyscale dengan satu alpha channel serta mode warna multichannel, lab color, dan duotone tanpa alpha channel.

3. TIFF (Tagged Image File Format),TIFF adalah format gambar yang
fleksibel, biasanya menyimpan 16-bit per warna – merah, hijau dan biru untuk total 48-bit – atau 8-bit per warna – merah, hijau dan biru untuk total 24-bit. Format TIFF mampu menangani perangkat warna ruang khusus, seperti yang ditetapkan oleh CMYK tertentu.

4. PICT merupakan format berkas (file) default Apple Macintosh yang tersedia untuk aplikasi grafik yang dijalankan pada sebuah platform Macintosh[1]. Karakteristik kunci dari tipe berkas PICT adalah kemampuannya untuk memuat objek yang digambar secara bitmap maupun vektor. Berkas ini diindikasikan dengan ekstensi.PIC.[1]Berkas PICT (atau Picture) merupakan format yang umum digunakan pada sistem operasi Mac dan aplikasi pengolah layout, serta digunakan untuk melakukan transfer aplikasi tersebut[2]. Format PICT sangat efektif melakukan kompresi berkas yang mempunyai area warna yang solid dan luas.[2]

Selain itu PICT dalam aplikasi Adobe InDesign mendukung gambar RGB PICT dengan resolusi yang bervariasi dan di-embed pada gambar QuickTime[2]. Gambar PICT tidak mendukung separasi warna serta tidak tergantung pada peralatan tertentu. Jenis berkas ini tidak direkomendasikan pada cetak komersial dengan resolusi rendah dan non-PostScript

5. PNG (Portable Network Graphics) adalah salah satu format penyimpanan citra yang menggunakan metode pemadatan yang tidak menghilangkan bagian dari citra tersebut (Inggris lossless compression).
Format PNG ini diperkenalkan untuk menggantikan format penyimpanan citra GIF. Secara umum PNG dipakai untuk Citra Web (Jejaring jagat Jembar - en:World Wide Web).

6. SVG adalah singkatan dari Scalable Vector Graphics dan merupakan format file baru untuk menampilkan grafik dalam pengembangan web yang berbasis XML (eXtensible Markup Language).[2]

7, .BLP adalah format tekstur yang digunakan oleh permainan produksi Blizzard Entertainment. Sementara Blizzard menyediakan Interface AddOn Kit untuk mengekstrak file user interface dari .MPQ World of Warcraft. Tidak terdapat program untuk melihat .BLP. Grafik .BLP juga digunakan untuk Warcraft III.

8. Bitmap adalah representasi dari citra grafis yang terdiri dari susunan titik yang tersimpan di memori komputer. Dikembangkan oleh Microsoft dan nilai setiap titik diawali oleh satu bit data untuk gambar hitam putih, atau lebih bagi gambar berwarna.


9. EXchangeable Image File. Format gambar yang diciptakan oleh JEIDA, the Japan Electronic Industry Development Association dan didukung hampir seluruh kamera digital.
Pada dasarnya adalah file JPEG dengan tambahan beberapa tags (metadata), berisi informasi berguna saat pengambilan gambar sebuah foto. File EXIF selanjutnya dapat di baca oleh program yang kompatible dengan JPEG, dan bagi software yang mengerti EXIF, akan mengambil data nya juga. Biasanaya informasi yang dimasukan adalah kecepatan shutter, bukaan (apperture), mode metering, pembuat kamera, panjang focal, ISO, white ballance, flash on/off, dsb.

10.Graphics Interchange Format (GIF) merupakan format grafis yang paling sering digunakan untuk keperluan desain website. GIF memiliki kombinasi warna lebih sedikit dibanding JPEG, namun mampu menyimpan grafis dengan latar belakang (background) transparan ataupun dalam bentuk animasi sederha

Yuliani Damayanti

Jumlah posting : 2
Join date : 18.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Untuk aktivitas 12 Desember 2013

Post  Rizka Elviany on Thu Dec 12, 2013 5:59 pm

Nama : Rizka Elviany
NIM : 12006097
File Format Gambar :
1. GIF (Graphic Interchange Format)
Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.
2. PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.
3. TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.
4. PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.
5. PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.
6. TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.
7. IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.
8. SCT (Scitex Continous Tone)
Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.
9. PSD (Photoshop Document)
Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.
10. BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.
11. EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.
12. PXR (Pixar)
Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.
13. RAW
Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.
14. DCS (Dekstop Color Separation)
Format file ini dikembangkan oleh Quark dan merupakan format standar untuk .eps. Format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK dengan 1 alpha channel dan banyak spot channel. Format file ini mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses percetakan (publishing). Ketika menyimpan file dalam format ini maka yang akan tersimpan adalah 4 channel dari gambar tersebut dan 1 channel preview.

Rizka Elviany

Jumlah posting : 2
Join date : 14.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

MACAM-MACAM FORMAT GAMBAR

Post  devi eka murningsih on Thu Dec 12, 2013 6:03 pm

Devi Eka Murningsih
12006078

1. PSD (Photoshop Document)
Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.

2. BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.

3. GIF (Graphic Interchange Format)
Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.

4. TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.

5. PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.

6. PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.

7. TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board.Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel.Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.

8. IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.

9. EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.

10. PNG
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.














devi eka murningsih

Jumlah posting : 1
Join date : 19.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Untuk aktivitas 12 Desember 2013

Post  Amri Huda on Thu Dec 12, 2013 6:04 pm

1


Terakhir diubah oleh Amri Huda tanggal Thu Dec 12, 2013 6:30 pm, total 1 kali diubah

Amri Huda

Jumlah posting : 2
Join date : 12.12.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Untuk aktivitas 12 Desember 2013

Post  fatimah12006121 on Thu Dec 12, 2013 6:05 pm

10 format desain grafis
1. PDF (Portable Document Format) adalah format file yang dikembangkan oleh Adobe Systems yang dapat didownload secara universal dan dilihat oleh setiap komputer yang memiliki Adobe Acrobat plug-in. Hari ini, PDF banyak disukai oleh kebanyakan desainer - dapat disimpan sebagai file yang dapat diedit yang besar untuk klien.
2. EPS (Encapsulated file PostScript) adalah format vektor dari logo Anda. Hal ini dapat kembali ukuran tanpa kehilangan kualitas gambar. Karena kualitas tinggi itu, umumnya digunakan dengan elemen cetak seperti kartu nama atau brosur. Jika Anda pernah mempertanyakan kapan harus menggunakannya, tanyakan pada diri sendiri, "Apakah ini akan digunakan untuk cetak berkualitas tinggi?"
3. TIFF (Tagged Image File Format) secara luas didukung dan bekerja di hampir setiap program. Ini menghasilkan kualitas gambar lebih tinggi daripada file JPG atau PNG, tapi bukan merupakan format vektor seperti EPS. Hal ini banyak digunakan di kalangan industri penerbitan dan fotografer. Hal ini paling baik digunakan dalam hal-hal umum seperti layout halaman faktur, atau kop surat.
4. PNG (Portable Network Graphics) adalah file berbasis web yang tidak kehilangan kualitas ketika terkompresi. PNG diciptakan untuk memperbaiki kualitas file GIF dan paling baik digunakan untuk web.
5. PSD (Photoshop Document) Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.
6. BMP (Bitmap Image) Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.
7. PCX Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.
8. PIC (Pict) Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.
9. TGA (Targa) Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.
10. IFF (Interchange File Format) Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.






fatimah12006121

Jumlah posting : 1
Join date : 12.12.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

SINTA DEWI 12006120

Post  12006120 on Thu Dec 12, 2013 6:07 pm

Nama : Sinta Dewi Purwati
12006120/ B
MACAM MACAM FORMAT GAMBAR
1. PSD (Photoshop Document)
Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.
2. BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.
3. EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak.
Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.
4. GIF (Graphic Interchange Format)
Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.


5. TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.
6. PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.

7. PDF (Portable Document Format)
Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.
8. PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.
9. PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.
10. TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.
11. IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.
12. SCT (Scitex Continous Tone)
Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.
13. PXR (Pixar)
Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.
14. RAW
Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.
15. DCS (Dekstop Color Separation)
Format file ini dikembangkan oleh Quark dan merupakan format standar untuk .eps. Format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK dengan 1 alpha channel dan banyak spot channel. Format file ini mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses percetakan (publishing). Ketika menyimpan file dalam format ini maka yang akan tersimpan adalah 4 channel dari gambar tersebut dan 1 channel preview.

12006120

Jumlah posting : 1
Join date : 19.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

10 format gambar

Post  Amri Huda on Thu Dec 12, 2013 6:10 pm


Nama : Amri Huda
NIM   : 12006132



Graphics Interchange Format (GIF)
Graphics Interchange Format (GIF) merupakan format grafis yang paling sering digunakan untuk keperluan desain website. GIF memiliki kombinasiwarna lebih sedikit dibanding JPEG, namun mampu menyimpan grafis dengan latar belakang (background) transparan ataupun dalam bentuk animasisederhana

GIF adalah format gambar asli yang dikompres dengan CompuServe. Bitmap jenis ini mendukung 256 warna dan bitmap ini juga sangat popular dalam internet. Jumlah kombinasi ini cukup membuatnya dipakai bagi keperluan grafis apapun, tentu saja dgn mengecualian keperluan photografi.. Format GIF hanya dapat menyimpan gambar dalam 8 bit dan hanya mampu digunakan mode grayscale, bitmap, dan index color. Format ini merupakan format standar Internet atau publikasi elektronik. Selain itu format ini mendukung penggunaan multiple bitmap dalam satu file sehingga dapat menghasilkan gambar animasi dan merekam penggunaan Transparency Masking. GIF sering digunakan untuk mewarnai halaman HTML pada tag <body background="back.gif">, spanduk (banner), icon, dan lain-lain. GIF juga baik untuk menampilkan gambar dengan komposisi yang tidak menggunakan terlalu banyak warna, seperti gambar kartun. Sementara itu, GIF tidak cocok digunakan untuk menampilkan foto. GIF menggunakan metode Lossless Compression, untuk membuat ukuran file sekecil mungkin. Lossless Compression adalah kompresi yang tidak mengurangi kualitas pada gambar, namun dapat memperkecil besarnya jumlah file, jadi tidak ada penghilangan data pada saat dilakukan kompresi

Gif itu bagus untuk website. Kamu bisa memakainya sebagai icon, favicon, logo, line grafis, ataupun image tombol. Gif juga bisa dianimasikan Sebenarnya tersedia pilihan format lain seperti flash atau format animasi berbasis vektor. Akan tetapi format itu biasanya lebih konsumtif-bandwidth, membuatnya menjadi pilihan kosmetik yg mahal krn berat dan tidak search engine friendly. GIF telah menggunakan skema kompresi internal LZW. Skema ini bisa membuat gambar berukuran sekecil mungkin tanpa kehilangan data penting apapun.

PICT
PICT merupakan format berkas (file) default Apple Macintosh yang tersedia untuk aplikasi grafik yang dijalankan pada sebuah platform Macintosh. Karakteristik kunci dari tipe berkas PICT adalah kemampuannya untuk memuat objek yang digambar secara bitmap maupun vektor. Berkas ini diindikasikan dengan ekstensi .PIC.
Berkas PICT (atau Picture) merupakan format yang umum digunakan pada sistem operasi Mac dan aplikasi pengolah layout, serta digunakan untuk melakukan transfer aplikasi tersebut. Format PICT sangat efektif melakukan kompresi berkas yang mempunyai area warna yang solid dan luas.

Selain itu PICT dalam aplikasi Adobe InDesign mendukung gambar RGB PICT dengan resolusi yang bervariasi dan di-embed pada gambarQuickTime. Gambar PICT tidak mendukung separasi warna serta tidak tergantung pada peralatan tertentu. Jenis berkas ini tidak direkomendasikan pada cetak komersial dengan resolusi rendah dan non-PostScript

PDF
PDF (Portable Document Format) adalah sebuah format berkas yang dibuat oleh Adobe Systems pada tahun 1993 untuk keperluan pertukaran dokumen digital. Format PDF digunakan untuk merepresentasikan dokumen dua dimensi yang meliputi teks, huruf, citra dan grafik vektor dua dimensi. Pada Acrobat 3-D, kemampuan PDF juga meliputi pembacaan dokumen tiga dimensi. PDF telah menjadi standar ISO pada tanggal 1 Juli 2008 dengan kode ISO 32000-1:2008.

Ketika pertama kali diperkenalkan pada tahun 1993, tingkat penggunaan dokumen berformat PDF relatif rendah. Pada saat itu perangkat lunak untuk membuat dokumen PDF (Adobe Acrobat) dan perangkat lunak untuk membacanya (Acrobat Reader, sekarang Adobe Reader) tersedia secara komersial, tidak didistribusikan gratis. Versi-versi awal PDF tidak mendukung fasilitas pranala luar, yang membuatnya kurang terintegrasi dengan World Wide Web, dan penambahan besar ukuran berkas PDF pada paket data yang dikirimkan membuatnya lambat untuk diunduh (download) dengan tingkat kecepatan modem pada saat itu. Penyebab lain kekurangpopuleran PDF pada masa itu disebabkan karena format berkas PDF harus bersaing dalam tingkat penggunaannya dengan format lain seperti Envoy, Common Ground Digital Paper, dan PostScript (.ps). PostScript adalah format yang juga diciptakan oleh Adobe dan sebagian fungsinya diimplementasikan pada PDF. Laju peningkatan penggunaan dokumen PDF meningkat dengan pesat setelah Adobe mulai mendistribusikan perangkat lunak Acrobat Reader secara gratis. Mereka juga membebaskan siapapun untuk menciptakan aplikasi pembuat maupun pembaca dokumen PDF tanpa perlu membayar royalti kepada Adobe System selaku pemegang hak patenPDF.
• Format dokumen PDF mengkombinasikan tiga teknologi:
• Sub-set dari pemrograman deskripsi halaman PostScript untuk menghasilkan tampilan dan grafik
• Sistem penempatan/pemindahan huruf untuk mengijinkan perpindahan huruf di dalam dokumen
• Sistem penyimpanan terstruktur untuk menempatkan dan mengkompresi elemen-elemen dokumen ke dalam satu berkas.

Antarmuka dokumen PDF
Antarmuka dokumen PDF pada umumnya tersusun atas kombinasi teks, grafik vektor, dan grafik raster. Grafik vektor digunakan untuk menampilkan ilustrasi yang terbentuk dari garis dan kurva, sedangkan grafik raster digunakan untuk menampilkan foto dan citra. Pada perbaikan format selanjutnya, dokumen PDF juga mampu mendukung hyperlink, forms, javascript, dan berbagai kemampuan lain yang dapat didukung dengan melakukan penambahan plugin. Dokumen PDF versi 1.6 telah memiliki kemampuan untuk menampilkan grafik tiga dimensi interaktif.
Aksesibilitas
Berkas PDF dapat dibuat secara spesifik agar dapat diakses oleh orang-orang dengan cacat/keterbatasan fisik. Format berkas PDF dapat dilengkapi dengan label (tag) XML, teks ekuivalen, perbesaran visual teks (magnifier), penambahan fasilitas audio/suara, dan sebagainya. Beberapa perangkat lunak kreator PDF seperti Adobe InDesign dapat secara otomatis membuat berkas PDF berlabel.
Keamanan dan pembatasan penggunaan
Berkas PDF dapat disandikan sehingga untuk dapat membuka atau mengeditnya diperlukan katakunci tertentu. Penyandian berkas PDF dilakukan dalam dua tingkat, yakni 40-bit dan 128-bit dengan menggunakan sistem sandi kompleks RC4 dan MD5. Berkas PDF juga dapat diberi pembatasan DRM untuk membatasi aktivitas penggandaan, penyuntingan, maupun pencetakan berkas tersebut.

PNG
PNG (Portable Network Graphics) adalah salah satu format penyimpanan citra yang menggunakan metode pemadatan yang tidak menghilangkan bagian dari citra tersebut (Inggris lossless compression).
Format PNG ini diperkenalkan untuk menggantikan format penyimpanan citra GIF. Secara umum PNG dipakai untuk Citra Web (Jejaring jagat Jembar - en:World Wide Web).
Untuk Web, format PNG mempunyai 3 keuntungan dibandingkan format GIF:
• Channel Alpha (transparansi)
• Gamma (pengaturan terang-gelapnya citra en:"brightness")
• Penayangan citra secara progresif (progressive display)
Selain itu, citra dengan format PNG mempunyai faktor kompresi yang lebih baik dibandingkan dengan GIF (5%-25% lebih baik dibanding formatGIF).
Satu fasilitas dari GIF yang tidak terdapat pada PNG format adalah dukungan terhadap penyimpanan multi-citra untuk keperluan animasi.
Untuk keperluan pengolahan citra, meskipun format PNG bisa dijadikan alternatif selama proses pengolahan citra - karena format ini selain tidak menghilangkan bagian dari citra yang sedang diolah (sehingga penyimpanan berulang ulang dari citra tidak akan menurunkan kualitas citra) namun format JPEG masih menjadi pilihan yang lebih baik.
PNG (Format berkas grafik yang didukung oleh beberapa web browser. PNG mendukung transparansi gambar seperti GIF, berkas PNG bebas paten dan merupakan gambar bitmap yang terkompresi.

PNG diciptakan untuk menggantikan keberadaan GIF karena masalah lisensi. Format PNG lebih baik daripada GIF. Masalahnya ada pada kurangnya dukungan yang dimampukan oleh web browser. Format ini dibuat sebagai alternatif lain dari format GIF. Format ini digunakan untuk menyimpan berkas dengan kedalaman 24 bit serta memiliki kemampuan untuk menghasilkan background transparan dengan pinggiran yang halus.

Format PNG menggunakan metode kompresi lossless untuk menampilkan gambar 24-bit atau warna-warna solid pada media daring (online). Format ini mendukung transparansi di dalam alpha channel. Format PNG sangat baik digunakan pada dokumen daring (online), dan mempunyai dukungan warna yang lebih baik saat dicetak daripada format GIF. Akan tetapi pada warna PNG akan di-place pada dokumen InDesign sebagai gambar bitmap RGB, sehingga hanya dapat dicetak sebagai gambar komposit bukan pada gambar separasi

PNG (diucapkan 'ping') namun biasanya dieja apa adanya - untuk menghindari kerancuan dengan istilah "ping" pada jaringan komputer. PNG adalah kependekan dari Portabel Network Graphics dan merupakan standar terbuka format image raster yang didukung oleh W3C dan IETF.[5] Pada dasarnya, format PNG bukan merupakan format baru karena telah dikembangkan pada tahun1995 untuk mengganti format GIF dan format TIFF. Format ini tidak digunakan lagi secara luas oleh browser dan perangkat lunak aplikasi pengolah gambar, sehingga dukungan terhadap format tidak begitu besar hingga tahun 2003, di mana format PNG semakin dikenal dan dipergunakan untuk aplikasi manipulasi gambar.
Secara garis besar, format PNG mempunyai fitur sebagai berikut:
• Sebagai pengganti format GIF dan TIFF.
• Format terbuka atau open, efisien, gratis, dan kompresi jenis lossless.
• Tiga mode warna], yaiut : paletted (8 bit), greyscale (16 bit), truecolour (hinga 48 bit)
• Dukungan terhadap profile colour, gamma, dan metadata.
• Mempunyai fitur transparansi serta dukungan penuh terhadap alpha channel.
• Dukungan luas bagi software menipulasi grafis dan web browser.


SVG
SVG adalah singkatan dari Scalable Vector Graphics dan merupakan format file baru untuk menampilkan grafik dalam pengembangan web yang berbasis XML (eXtensible Markup Language)
SVG telah direkomendasikan oleh World Wide Web Consortium (W3C) untuk menampilkan grafik serta mendeskripsikan gambar 2 dimensi dalam pengembangan web yang berbasis XML.SVG memperbolehkan tiga tipe dari obyek grafis, yaitu bentuk vektor grafis (misalkan jalur yang terdiri dari garis lurus dan kurva), gambar dan teks. Hasil dari SVG dapat juga interaktif dan dinamis. Animasi dapat didefinisikan dan ditimbulkan secara menempelkan elemen animasi SVG pada isi SVG) atau dengan menggunakan skripting. SVG dapat digunakan untuk menghasilkan berbagai macam variasi dari obyek grafis, dan juga menyediakan bentuk dasar umum seperti bujur sangkar dan elips. SVG memberikan pengendalian kualitas melalui sistem koordinat dari obyek grafis yang telah didefinisikan dan transformasi yang akan digunakan selama proses render. Penyimpanan berkas (file) SVG dilakukan dengan cara memberi nama ekstensinya dengan “.svg” (memakai huruf kecil semua), dan untuk menyimpan file SVG yang terkompresi memakai ekstensi “.svgz” (semua memakai huruf kecil).
Keuntungan Penggunaan SVG
Keuntungan penggunaan SVG dibanding format gambar yang lain :
• File sumber SVG dapat dibaca dan modifikasi dengan menggunakan hampir semua tool/text (misalnya notepad).
• File sumber SVG berukuran lebih kecil dan dapat dikompresi dibanding dengan format gambar JPEG dan GIF.
• Gambar dalam format SVG bersifat scalable/diresizing.
• Gambar dalam format SVG dapat dicetak dengan kualitas yang tinggi dan sama baiknya pada berbagai resolusi.
• Gambar dalam format SVG bersifat zoomable. Setiap bagian dari gambar dapat di zoom tanpa degradasi mutu.
• Text dalam SVG “selectable” dan “searchable” (sangat berguna dalam peta).
• SVG dapat bekerja dengan Teknologi Java.
• SVG merupakan “open standard”.
• SVG merupakan murni XML.
Perangkat Pendukung
Bekerja sama dengan W3C, Adobe menjadi pendukung utama pengembangan SVG. Perusahaan ini membuat perangkat (tool) yang menggenerasikan gambar langsung ke kode SVG, yaituADOBE Illustrator, selain itu ada juga Adobe GoLive untuk mengedit kode SVG. Sementara itu, COREL juga memproduksi software pendukung SVG.

TIFF
TIFF (Tagged Image Format File) merupakan format gambar terbaik dengan pengertian bahwa semua data dan informasi (data RGB, data CMYK, dan lainnya) yang berkaitan dengan koreksi atau manipulasi terhadap gambar tersebut tidak hilang. Format TIFF biasa digunakan untuk kebutuhan pencetakan dengan kualitas gambar yang sangat tinggi. Ukuran berkas untuk format ini biasanya sangat besar.
Format ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format berkas TIFF juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Macintosh, dan Silicom Graphic). Selain itu, format ini mudah digunakan untuk transfer antar program. Hampir semua program yang mampu membaca format berkas bitmap juga mampu membaca format berkas TIFF.


XML
XML Paper Specification (XPS), adalah spesifikasi untuk page description language dan format fixed document yang awalnya dikembangkan oleh Microsoft yang kemudian distandardisasi oleh Ecma International sebagai standar internasional ECMA - 388. Spesifikasi XPS ini berbasisXML (lebih tepatnya XAML), yang berdasarkan pada jalur (sistem) pencetak baru dan format warna vektor dokumen yang mendukung kebebasan perangkat dan resolusi. XPS telah distandardisasi sebagai format dokumen standar terbuka pada 16 Juni 2009

Pengembangan dari XML Paper Specification
Pada tahun 2003 Global Graphics telah dipilih oleh Microsoft untuk memberikan konsultasi dan bukti dari konsep pengembangan pada XPS, kemudian mereka bekerja dengan team pengembang dari Windows untuk membuat spesifikasi dan memberikan referensi arsitektur untuk format baru tersebut.
Format XPS dokumen terdiri dari markup XML terstruktur yang mendefinisikan tata letak dokumen dan tampilan visual setiap halaman, serta aturan rendering untuk distribusi, pengarsipan, rendering, pengolahan dan pencetakan dokumen. Bahasa markup XPS adalah sub bagian dari XAML, yang memungkinkan untuk memasukkan grafis vektor-elemen dalam dokumen.
File XPS pada kenyataannya merupakan file ZIP menggunakan Open Packaging Conventions, yang berisi file-file yang menyusun dokumen. Ini termasuk markup XML file untuk setiap halaman, teks, font, raster gambar, vektor grafik 2D, serta informasi digital rights management. Isi dari suatu file XPS dapat diperiksa hanya dengan membuka dalam sebuah aplikasi yang mendukung file ZIP.
Fitur
XPS dokumen memiliki fitur seperti warna gradien, transparansi, warna CMYK, printer kalibrasi, multi-sistem tinta dan skema printer. XPS mendukung teknologi Windows Color Sistem manajemen warna untuk konversi warna yang lebih presisi di seluruh perangkat dan jangkauan dinamis yang lebih tinggi. XPS dokumen juga mendukung perangkat lunak pengolah gambar raster (RIP) yang dapat didownload secara terpisah. Subsistem dari printer juga memiliki dukungan untuk nama warna, menyederhanakan definisi warna untuk gambar yang ditransmisikan ke printer yang mendukung warna-warna tersebut.
XPS juga mendukung gambar HD Photo yang aslinya untuk gambar raster. XPS format yang digunakan dalam file spul mewakili efek grafis canggih seperti gambar 3D, efek cahaya, dan gradien, yang diproses oleh driver printer tanpa rasterization, mencegah artefak rendering dan mengurangi beban komputasi.
Kemiripan dengan PDF dan PostScript
Seperti format PDF, XPS adalah format dokumen dengan tata-letak yang tetap yang dirancang untuk mempertahankan keaslian, menyediakan perangkat-penampilan dokumen yang independen. PDF adalah database objek, diciptakan dari PostScript dan juga secara langsung dihasilkan dari banyak aplikasi, sedangkan XPS didasarkan pada XML. Arsitektur pipa filter XPS juga mirip dengan yang digunakan pada printer yang mendukung bahasa deskripsi halaman PostScript. PDF mencakup kemampuan dinamis yang tidak didukung oleh format XPS, begitupun juga ada kemampuan dari XPS yang tidak dimiliki oleh PDF.
Membaca dan membuat XPS dokumen
Karena arsitektur pencetakan pada Windows Vista menggunakan XPS sebagai spooler format, maka Vista memiliki dukungan asli untuk menghasilkan dan membaca XPS dokumen. XPS dokumen dapat dibuat dengan mencetak ke XPS virtual driver printer. XPS Viewer terinstal secara default pada Windows Vista dan dihost dalam Internet Explorer. XPS Viewer standar dan XPS Document Writer juga tersedia untuk pengguna Windows XP ketika mereka meng-install .NET Framework 3.0. XPS Viewer standar mendukung manajemen hak digital dan tanda tangan digital. Pengguna yang tidak ingin melihat XPS dokumen dalam browser dapat men-download XPS Essentials Pack, yang mencakup viewer yang berdiri-sendiri dan XPS Document Writer akan tetapi tidak ada dukungan terhadap tanda tangan digital. XPS Essentials Pack tersedia untuk Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista.
Windows 7 berisi versi XPS Viewer yang berdiri-sendiri dan mendukung tanda tangan digital. Freeware XPS Annotator adalah XPS Viewer yang berdiri-sendiri dan mendukung tanda tangan digital untuk Windows 7 dan sistem operasi lain dari Microsoft seperti Windows XP, Windows 2003 dan Windows Vista.
Dukungan pihak ketiga
Software
• Okular, dokumen viewer dari proyek KDE, memiliki dukungan untuk XPS.
• XPS Annotator, alat anotasi XPS dan XPS viewer mandiri untuk Microsoft Windows.
• STDU Viewer, pembaca format buku elektronik, memiliki dukungan untuk XPS.
• XPSDev, mengembangkan perangkat lunak yang mampu membuat, membaca, mengkonversi maupun mengedit sebuah XPS dokumen.
• NiXPS telah mengembangkan alat pengedit dan viewer untuk Mac OSX.
• Software Imaging mengembangkan XPS Viewer - 32 dan 64 bit.
• NDesk XPS, Open Source lintas-platform viewer.
Hardware
XPS mendapat dukungan dari perusahaan percetakan seperti Konica Minolta, Sharp, Canon, Epson, Hewlett-Packard, dan Xerox. Perusahaan perangkat lunak dan perangkat keras seperti Software Imaging, Pagemark Technology Inc , Informative Graphics Corp (IGC), NiXPS NV, Zoran, dan Global Graphics.
XPS printer telah diperkenalkan oleh Konica Minolta, Toshiba, dan Xerox.
Perijinan
Untuk mendorong supaya format XPS digunakan secara luas, maka Microsoft merilis XPS dibawah lisensi royalti bebas paten yang disebut Janji Komunitas untuk XPS, yang memungkinkan pengguna untuk mengimplementasikan spesifikasi XPS untuk membaca, menulis dan membuat file XPS, selama Anda memberi catatan bahwa sumber teknologi yang diimplementasikan mungkin dibebani oleh hak paten yang diselenggarakan oleh Microsoft.
Standarisasi
Microsoft mengirimkan spesifikasi XPS ke Ecma International.
Pada bulan Juni tahun 2007 Panitia Teknis Ecma International 46 (TC46) didirikan untuk mengembangkan XML Paper Specification (XPS).
Pada pertemuan ke 97 Majelis Umum yang diselenggarakan di Budapest, 16 Juni 2009, Ecma International menyetujui XML Paper Specification (XPS) sebagai standar Ecma (ECMA-388).

.BLP
.BLP adalah format tekstur yang digunakan oleh permainan produksi Blizzard Entertainment. Sementara Blizzard menyediakan Interface AddOn Kit untuk mengekstrak file user interface dari .MPQ World of Warcraft. Tidak terdapat program untuk melihat .BLP. Grafik .BLP juga digunakan untuk Warcraft III.

Bitmap
Bitmap adalah representasi dari citra grafis yang terdiri dari susunan titik yang tersimpan di memori komputer. Dikembangkan oleh Microsoft dan nilai setiap titik diawali oleh satu bit data untuk gambar hitam putih, atau lebih bagi gambar berwarna.
Ukuran sebenarnya untuk n-bit (2n warna) bitmap dalam byte dapat dihitung:
ukuran file BMP  , dimana tinggi dan lebar dalam pixel.
Kerapatan titik-titik tersebut dinamakan resolusi, yang menunjukkan seberapa tajam gambar ini ditampilkan, ditunjukkan dengan jumlah baris dan kolom, contohnya 1024x768.
Untuk menampilkan citra bitmap pada monitor atau mencetaknya pada printer, komputer menterjemahkan bitmap ini menjadi pixel (pada layar) atau titik tinta (pada printer). Beberapa format file bitmap yang populer adalah BMP, PCX dan TIFF.

EXchangeable Image File
EXchangeable Image File. Format gambar yang diciptakan oleh JEIDA, the Japan Electronic Industry Development Association dan didukung hampir seluruh kamera digital.
Pada dasarnya adalah file JPEG dengan tambahan beberapa tags (metadata), berisi informasi berguna saat pengambilan gambar sebuah foto. File EXIF selanjutnya dapat di baca oleh program yang kompatible dengan JPEG, dan bagi software yang mengerti EXIF, akan mengambil data nya juga. Biasanaya informasi yang dimasukan adalah kecepatan shutter, bukaan (apperture), mode metering, pembuat kamera, panjang focal, ISO, white ballance, flash on/off, dsb.

Gambar Bitmap
Dalam grafik komputer, gambar bitmap adalah sebuah struktur data yang mewakili susunan piksel warna yang ditampilkan pada layar monitor, kertas atau media tampilan lainnya. Secara teknis gambar bitmap digambarkan dengan lebar dan tinggi dalam piksel dan dalam angka bit per piksel. Beberapa format gambar bitmap yang sering dijumpai: GIF, JPEG, BMP danPNG.
Keunggulan dari gambar bitmap antara lain:
1. Pemakaian Processor lebih kecil
2. Mampu menangkap nuansa warna dan bentuk yang natural

Sedangkan kelemahannya adalah:
1. Ukuran file lebih besar

Amri Huda

Jumlah posting : 2
Join date : 12.12.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Format File Grafis/ Citra

Post  Betty Ria Hidayati on Thu Dec 12, 2013 6:13 pm

Nama : Betty Ria Hidayati
NIM : 12006098

Format File Grafis/ Citra
1. PSD (Photoshop Document)
Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.
2. BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitastingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.
3. EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.

4. GIF (Graphic Interchange Format)
Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.
Format GIF (Graphic Interchange Format) merupakan format file yang paling banyak disarankan dan digunakan. Kelebihan Format ini antara lain adalah :
• ukuran file yang dihasilkan relatif kecil
• mampu menggabungkan beberapa gambar menjadi satu kesatuan dan menampilkannya secara bergantian (animasi)
• warna latar belakang dapat dibuat transparan dan
• adanya teknologi interlacing yang akan membuat sebuah file di load secara utuh dengan kualitas yang ditampilkan secara bertahap.
5. TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.

6. PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color
7. PDF (Portable Document Format)
Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.
8. PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.
Format PNG (Portable Network Graphic), Adapun beberapa kelebihan dari format tersebut adalah,
• punya semua kelebihan GIF, kecuali animasi
o fitur Interlacing 2 dimensi yang terbukti lebih baik jika dibandingkan dengan interlacing milik GIF
o tersedianya 2 format file yaitu PNG8 (256 warna) dan PNG24 yang membuat desainer dapat lebih leluasa memilih kualitas gambar dan
• teknik kompresi lossless yang digunakan akan menghasilkan ukuran file yang kecil dengan tidak mengalami penurunan kualitas gambar, bandingkan dengan JPEG yang menggunakan teknik kompresi lossy yang dipastikan akan membuat kualitas gambar menurun.
9. PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.
10. TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.
11. IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.
12. SCT (Scitex Continous Tone)
Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada computer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.

13. PXR (Pixar)
Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.
14. RAW
Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.
15. DCS (Dekstop Color Separation)
Format file ini dikembangkan oleh Quark dan merupakan format standar untuk .eps. Format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK dengan 1 alpha channel dan banyak spot channel. Format file ini mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses percetakan (publishing). Ketika menyimpan file dalam format ini maka yang akan tersimpan adalah 4 channel dari gambar tersebut dan 1 channel preview.


Betty Ria Hidayati

Jumlah posting : 10
Join date : 12.12.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

tugas format file grafis

Post  sri wahyuningsih on Thu Dec 12, 2013 6:15 pm

sri wahyuningsih
12006119
1. PSD (Photoshop Document)
Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.
2. BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.
3. GIF (Graphic Interchange Format)
Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.
4. TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.
5. PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.
6. PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.
7. TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board.Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel.Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.
8. IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.
9. EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.
10. PNG
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.














sri wahyuningsih

Jumlah posting : 1
Join date : 12.12.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Untuk aktivitas 12 Desember 2013

Post  12006115 on Thu Dec 12, 2013 6:20 pm

Nama : Sefrilina H
NIM : 12006115

Macam - macam format gambar

1. GIF (Graphics Interchange Format)

GIF, sama seperti JPG, adalah format gambar yang sudah cukup lama digunakan dan salah satu yang umum dipakai di internet. GIF adalah kepanjangan dari Graphics Interchange Format dan sama-sama memiliki kompresi seperti format gambar TIFF.
GIF secara alami adalah gambar dengan 8-bit warna, berarti mereka dibatasi oleh palet sebanyak 256 jenis warna, yang dapat dipilih dari model RGB dan disimpan ke Color Look Up Tablet (CLUT), atau sederhananya “Color Table“. Mereka itu sejatinya adalah palet warna standar, seperti palet “Web Safe“.
Selain bisa transparansi, GIF juga mendukung animasi gambar yang membatasi tiap form nya pada 256 warna standar. Dan karena sifatnya yang tidak pecah-pecah, GIF bisa digunakan untuk menjaga baris dalam tipografi tetap rapi, dan juga bentuk-bentuk geometri, tapi sebaiknya menggunakan format yang memang diperuntukkan
GIF merupakan format grafis yang sering digunakan pada desain web. GIF memiliki kombinasi warna lebih sedikit dibanding JPEG, tetapi mampu menyimpan grafis dengan latar belakang transparan ataupun dalam bentuk animasi sederhana.
Format GIF mendukung penggunaan multiple-bitmap dalam satu file sehingga dapat menghasilkan gambar animasi dan merekam penggunaan Transparency Masking. GIF juga baik untuk menampilkan gambar dengan komposisi yang tidak menggunakan terlalu banyak warna, seperti gambar kartun.
2. PNG (Portable Network Graphics)

PNG adalah kepanjangan dari Portable Network Graphics atau bisa diplesetkan menjadi “PNG-Nοt-GIF“. Dikembangkan sebagai alternatif lain untuk GIF, yang menggunakan paten dari LZW–algoritma kompresi. PNG adalah format gambar yang sangat baik untuk grafis internet, karena mendukung transparansi didalam perambah (browser) dan memiliki keindahan tersendiri yang tidak bisa diberikan GIF atau bahkan JPG. Bisa disebut sebagai salah satu format yang merupakan gabungan dari format JPG dan GIF. Untuk tipe ini mampu untuk gradiasi warna.
Karena sifat transparannya yang tidak pecah-pecah, PNG yang masuk kelas 24-bit ini cocok untuk membuat screenshoot. Ia bisa mereproduksi gambar desktop dari tiap piksel ke piksel secara detil. PNG juga mendukung kelas 8-bit seperti GIF, sekaligus 24-bit seperti JPG. Ia juga tidak pecah-pecah, bisa mengkompresi gambar dari proses fotografi tanpa banyak mengurangi kualitas gambarnya. Namun PNG cukup besar ukurannya diantara JPG dan GIF, serta tidak didukung oleh perambah / browser yang lama.
Tipe file PNG merupakan solusi kompresi yang powerful dengan warna yang lebih banyak (24 bit RGB + alpha). Berbeda dengan JPG yang menggunakan teknik kompresi yang menghilangkan data, file PNG menggunakan kompresi yang tidak menghilangkan data (lossles compression). Kelebihan file PNG adalah adanya warna transparan dan alpha. Warna alpha memungkinkan sebuah gambar transparan, tetapi gambar tersebut masih dapat dilihat mata seperti samar-samar atau bening. File PNG dapat diatur jumlah warnanya hingga 64 bit (true color + alpha) sampai indexed color 1 bit. Dengan jumlah warna yang sama, kompresi file PNG lebih baik daripada GIF, tetapi memiliki ukuran file yang lebih besar daripada JPG. Kekurangan tipe PNG adalah belum populer sehingga sebagian browser tidak mendukungnya.

File PNG cocok digunakan untuk :
Gambar yang memiliki warna banyak
Gambar yang mau diedit ulang tanpa menurunkan kualitas.

File PNG tidak cocok digunakan untuk:
Gambar yang jika dikompress dengan JPG hampir-hampir tidak terlihat penurunan kualitasnya (misal : pemandangan)

3. BMP (Bitmap)
Bitmap adalah representasi dari citra grafis yang terdiri dari susunan titik (pixel) yang tersimpan di memori komputer. Nilai setiap titik diawali oleh satu bit data (untuk gambar hitam putih) atau lebih (untuk gambar berwarna). Kerapatan titik-titik tersebut dinamakan resolusi, yang menunjukkan seberapa tajam gambar ini ditampilkan, ditunjukkan dengan jumlah baris dan kolom (contoh 1024×768).
Untuk menampilkan citra bitmap pada monitor atau mencetaknya pada printer, komputer menterjemahkan bitmap ini menjadi pixel (pada layar) atau titik tinta (pada printer). Beberapa format file bitmap yang populer adalah BMP, PCX dan TIFF.
Gambar bitmap sangat bergantung pada resolusi. Jika gambar diperbesar maka gambar akan tampak kurang halus atau pecah, sehingga mengurangi detailnya. Selain itu gambar bitmap akan mempunyai ukuran file yang lebih besar. Semakin besar resolusi gambar akan semakin besar pula ukuran filenya.
Gambar dengan tampilan 100% Gambar dengan tampilan 500% akan mempunyai perbedaan yakni biasanya kalau pada gambar yang berukuran 100%, maka gambar masih terlihat jernih. Namun pada gambar yang dizoom sampai dengan 500% maka gambar akan tampk tidak tajam lagi dan terkesan membentuk kotak-kotak yang itu merupakan pixel.
Contoh software yang berbasis bitmap adalah Adobe Photoshop, Paint, CorelPhotoPaint, dan lain-lain.

4. TIFF (Tagged Image Format File)

TIFF merupakan format gambar terbaik dengan pengertian bahwa semua data dan informasi (data RGB, data CMYK, dan lainnya) yang berkaitan dengan koreksi atau manipulasi terhadap gambar tersebut tidak hilang. Format TIFF biasa digunakan untuk kebutuhan pencetakan dengan kualitas gambar yang sangat tinggi sehingga ukuran berkas untuk format ini biasanya sangat besar, karena dalam file ini gambar tidak dikompresi. Format ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format berkas TIFF juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Macintosh, dan Silicom Graphic). Format ini juga mudah digunakan untuk transfer antar program.


5. RAW

Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.


6. DCS (Dekstop Color Separation)

Format file ini dikembangkan oleh Quark dan merupakan format standar untuk .eps. Format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK dengan 1 alpha channel dan banyak spot channel. Format file ini mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses percetakan (publishing). Ketika menyimpan file dalam format ini maka yang akan tersimpan adalah 4 channel dari gambar tersebut dan 1 channel preview.
Beberapa program terutama yang berorientasi pada publikasi elektronik dan multimedia selalu memerlukan format file yang berukuran kecil agar ketika dibuka tidak akan lambat. Untuk keperluan tersebut diperlukan kompresi.
Berikut ini format file yang berorientasi publikasi elektronik dan multimedia dengan kompresinya masing-masing.


7. RLE (Run Length Encoding)

Kompresi ini mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detail. Digunakan oleh Adobe Photoshop, TIFF dan sebagian besar program yang terdapat dalam Windows.


8. LZW (Lemple-Zif-Welf)

Sama seperti kompresi RLE, kompresi ini juga mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detail. Kompresi ini digunakan oleh TIFF, PDF, GIF, dan format yang mendukung bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik untuk mengkompres gambar dengan area besar yang menggunakan 1 warna.


9. CCIT

CCIT merupakan singkatan dari bahasa Perancis yang dalam bahasa Inggris disebut International Telegraph and Telekeyed Consultive Commitee.
Kompresi ini digunakan untuk mengkompres gambar hitam putih, dan mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detailnya. Kompresi ini sering digunakan oleh PDF dan format lain yang menggunakan bahasa postscript.


10. BLP

adalah format tekstur yang digunakan oleh permainan produksi Blizzard Entertainment. Sementara Blizzard menyediakan Interface AddOn Kit untuk mengekstrak file user interface dari .MPQ World of Warcraft. Tidak terdapat program untuk melihat .BLP. Grafik .BLP juga digunakan untuk Warcraft III.


12006115

Jumlah posting : 1
Join date : 19.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

10 Format gambar

Post  12006124 on Thu Dec 12, 2013 6:20 pm

Nama : Septian Dedy Nugroho
NIM : 12006124

SVG
SVG adalah singkatan dari Scalable Vector Graphics dan merupakan format file baru untuk menampilkan grafik dalam pengembangan web yang berbasis XML (eXtensible Markup Language)
SVG telah direkomendasikan oleh World Wide Web Consortium (W3C) untuk menampilkan grafik serta mendeskripsikan gambar 2 dimensi dalam pengembangan web yang berbasis XML.SVG memperbolehkan tiga tipe dari obyek grafis, yaitu bentuk vektor grafis (misalkan jalur yang terdiri dari garis lurus dan kurva), gambar dan teks. Hasil dari SVG dapat juga interaktif dan dinamis. Animasi dapat didefinisikan dan ditimbulkan secara menempelkan elemen animasi SVG pada isi SVG) atau dengan menggunakan skripting. SVG dapat digunakan untuk menghasilkan berbagai macam variasi dari obyek grafis, dan juga menyediakan bentuk dasar umum seperti bujur sangkar dan elips. SVG memberikan pengendalian kualitas melalui sistem koordinat dari obyek grafis yang telah didefinisikan dan transformasi yang akan digunakan selama proses render. Penyimpanan berkas (file) SVG dilakukan dengan cara memberi nama ekstensinya dengan “.svg” (memakai huruf kecil semua), dan untuk menyimpan file SVG yang terkompresi memakai ekstensi “.svgz” (semua memakai huruf kecil).
Keuntungan Penggunaan SVG
Keuntungan penggunaan SVG dibanding format gambar yang lain :
• File sumber SVG dapat dibaca dan modifikasi dengan menggunakan hampir semua tool/text (misalnya notepad).
• File sumber SVG berukuran lebih kecil dan dapat dikompresi dibanding dengan format gambar JPEG dan GIF.
• Gambar dalam format SVG bersifat scalable/diresizing.
• Gambar dalam format SVG dapat dicetak dengan kualitas yang tinggi dan sama baiknya pada berbagai resolusi.
• Gambar dalam format SVG bersifat zoomable. Setiap bagian dari gambar dapat di zoom tanpa degradasi mutu.
• Text dalam SVG “selectable” dan “searchable” (sangat berguna dalam peta).
• SVG dapat bekerja dengan Teknologi Java.
• SVG merupakan “open standard”.
• SVG merupakan murni XML.
Perangkat Pendukung
Bekerja sama dengan W3C, Adobe menjadi pendukung utama pengembangan SVG. Perusahaan ini membuat perangkat (tool) yang menggenerasikan gambar langsung ke kode SVG, yaituADOBE Illustrator, selain itu ada juga Adobe GoLive untuk mengedit kode SVG. Sementara itu, COREL juga memproduksi software pendukung SVG.

TIFF
TIFF (Tagged Image Format File) merupakan format gambar terbaik dengan pengertian bahwa semua data dan informasi (data RGB, data CMYK, dan lainnya) yang berkaitan dengan koreksi atau manipulasi terhadap gambar tersebut tidak hilang. Format TIFF biasa digunakan untuk kebutuhan pencetakan dengan kualitas gambar yang sangat tinggi. Ukuran berkas untuk format ini biasanya sangat besar.
Format ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format berkas TIFF juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Macintosh, dan Silicom Graphic). Selain itu, format ini mudah digunakan untuk transfer antar program. Hampir semua program yang mampu membaca format berkas bitmap juga mampu membaca format berkas TIFF.


XML
XML Paper Specification (XPS), adalah spesifikasi untuk page description language dan format fixed document yang awalnya dikembangkan oleh Microsoft yang kemudian distandardisasi oleh Ecma International sebagai standar internasional ECMA - 388. Spesifikasi XPS ini berbasisXML (lebih tepatnya XAML), yang berdasarkan pada jalur (sistem) pencetak baru dan format warna vektor dokumen yang mendukung kebebasan perangkat dan resolusi. XPS telah distandardisasi sebagai format dokumen standar terbuka pada 16 Juni 2009

Pengembangan dari XML Paper Specification
Pada tahun 2003 Global Graphics telah dipilih oleh Microsoft untuk memberikan konsultasi dan bukti dari konsep pengembangan pada XPS, kemudian mereka bekerja dengan team pengembang dari Windows untuk membuat spesifikasi dan memberikan referensi arsitektur untuk format baru tersebut.
Format XPS dokumen terdiri dari markup XML terstruktur yang mendefinisikan tata letak dokumen dan tampilan visual setiap halaman, serta aturan rendering untuk distribusi, pengarsipan, rendering, pengolahan dan pencetakan dokumen. Bahasa markup XPS adalah sub bagian dari XAML, yang memungkinkan untuk memasukkan grafis vektor-elemen dalam dokumen.
File XPS pada kenyataannya merupakan file ZIP menggunakan Open Packaging Conventions, yang berisi file-file yang menyusun dokumen. Ini termasuk markup XML file untuk setiap halaman, teks, font, raster gambar, vektor grafik 2D, serta informasi digital rights management. Isi dari suatu file XPS dapat diperiksa hanya dengan membuka dalam sebuah aplikasi yang mendukung file ZIP.
Fitur
XPS dokumen memiliki fitur seperti warna gradien, transparansi, warna CMYK, printer kalibrasi, multi-sistem tinta dan skema printer. XPS mendukung teknologi Windows Color Sistem manajemen warna untuk konversi warna yang lebih presisi di seluruh perangkat dan jangkauan dinamis yang lebih tinggi. XPS dokumen juga mendukung perangkat lunak pengolah gambar raster (RIP) yang dapat didownload secara terpisah. Subsistem dari printer juga memiliki dukungan untuk nama warna, menyederhanakan definisi warna untuk gambar yang ditransmisikan ke printer yang mendukung warna-warna tersebut.
XPS juga mendukung gambar HD Photo yang aslinya untuk gambar raster. XPS format yang digunakan dalam file spul mewakili efek grafis canggih seperti gambar 3D, efek cahaya, dan gradien, yang diproses oleh driver printer tanpa rasterization, mencegah artefak rendering dan mengurangi beban komputasi.
Kemiripan dengan PDF dan PostScript
Seperti format PDF, XPS adalah format dokumen dengan tata-letak yang tetap yang dirancang untuk mempertahankan keaslian, menyediakan perangkat-penampilan dokumen yang independen. PDF adalah database objek, diciptakan dari PostScript dan juga secara langsung dihasilkan dari banyak aplikasi, sedangkan XPS didasarkan pada XML. Arsitektur pipa filter XPS juga mirip dengan yang digunakan pada printer yang mendukung bahasa deskripsi halaman PostScript. PDF mencakup kemampuan dinamis yang tidak didukung oleh format XPS, begitupun juga ada kemampuan dari XPS yang tidak dimiliki oleh PDF.
Membaca dan membuat XPS dokumen
Karena arsitektur pencetakan pada Windows Vista menggunakan XPS sebagai spooler format, maka Vista memiliki dukungan asli untuk menghasilkan dan membaca XPS dokumen. XPS dokumen dapat dibuat dengan mencetak ke XPS virtual driver printer. XPS Viewer terinstal secara default pada Windows Vista dan dihost dalam Internet Explorer. XPS Viewer standar dan XPS Document Writer juga tersedia untuk pengguna Windows XP ketika mereka meng-install .NET Framework 3.0. XPS Viewer standar mendukung manajemen hak digital dan tanda tangan digital. Pengguna yang tidak ingin melihat XPS dokumen dalam browser dapat men-download XPS Essentials Pack, yang mencakup viewer yang berdiri-sendiri dan XPS Document Writer akan tetapi tidak ada dukungan terhadap tanda tangan digital. XPS Essentials Pack tersedia untuk Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista.
Windows 7 berisi versi XPS Viewer yang berdiri-sendiri dan mendukung tanda tangan digital. Freeware XPS Annotator adalah XPS Viewer yang berdiri-sendiri dan mendukung tanda tangan digital untuk Windows 7 dan sistem operasi lain dari Microsoft seperti Windows XP, Windows 2003 dan Windows Vista.
Dukungan pihak ketiga
Software
• Okular, dokumen viewer dari proyek KDE, memiliki dukungan untuk XPS.
• XPS Annotator, alat anotasi XPS dan XPS viewer mandiri untuk Microsoft Windows.
• STDU Viewer, pembaca format buku elektronik, memiliki dukungan untuk XPS.
• XPSDev, mengembangkan perangkat lunak yang mampu membuat, membaca, mengkonversi maupun mengedit sebuah XPS dokumen.
• NiXPS telah mengembangkan alat pengedit dan viewer untuk Mac OSX.
• Software Imaging mengembangkan XPS Viewer - 32 dan 64 bit.
• NDesk XPS, Open Source lintas-platform viewer.
Hardware
XPS mendapat dukungan dari perusahaan percetakan seperti Konica Minolta, Sharp, Canon, Epson, Hewlett-Packard, dan Xerox. Perusahaan perangkat lunak dan perangkat keras seperti Software Imaging, Pagemark Technology Inc , Informative Graphics Corp (IGC), NiXPS NV, Zoran, dan Global Graphics.
XPS printer telah diperkenalkan oleh Konica Minolta, Toshiba, dan Xerox.
Perijinan
Untuk mendorong supaya format XPS digunakan secara luas, maka Microsoft merilis XPS dibawah lisensi royalti bebas paten yang disebut Janji Komunitas untuk XPS, yang memungkinkan pengguna untuk mengimplementasikan spesifikasi XPS untuk membaca, menulis dan membuat file XPS, selama Anda memberi catatan bahwa sumber teknologi yang diimplementasikan mungkin dibebani oleh hak paten yang diselenggarakan oleh Microsoft.
Standarisasi
Microsoft mengirimkan spesifikasi XPS ke Ecma International.
Pada bulan Juni tahun 2007 Panitia Teknis Ecma International 46 (TC46) didirikan untuk mengembangkan XML Paper Specification (XPS).
Pada pertemuan ke 97 Majelis Umum yang diselenggarakan di Budapest, 16 Juni 2009, Ecma International menyetujui XML Paper Specification (XPS) sebagai standar Ecma (ECMA-388).

.BLP
.BLP adalah format tekstur yang digunakan oleh permainan produksi Blizzard Entertainment. Sementara Blizzard menyediakan Interface AddOn Kit untuk mengekstrak file user interface dari .MPQ World of Warcraft. Tidak terdapat program untuk melihat .BLP. Grafik .BLP juga digunakan untuk Warcraft III.

Bitmap
Bitmap adalah representasi dari citra grafis yang terdiri dari susunan titik yang tersimpan di memori komputer. Dikembangkan oleh Microsoft dan nilai setiap titik diawali oleh satu bit data untuk gambar hitam putih, atau lebih bagi gambar berwarna.
Ukuran sebenarnya untuk n-bit (2n warna) bitmap dalam byte dapat dihitung:
ukuran file BMP  , dimana tinggi dan lebar dalam pixel.
Kerapatan titik-titik tersebut dinamakan resolusi, yang menunjukkan seberapa tajam gambar ini ditampilkan, ditunjukkan dengan jumlah baris dan kolom, contohnya 1024x768.
Untuk menampilkan citra bitmap pada monitor atau mencetaknya pada printer, komputer menterjemahkan bitmap ini menjadi pixel (pada layar) atau titik tinta (pada printer). Beberapa format file bitmap yang populer adalah BMP, PCX dan TIFF.

EXchangeable Image File
EXchangeable Image File. Format gambar yang diciptakan oleh JEIDA, the Japan Electronic Industry Development Association dan didukung hampir seluruh kamera digital.
Pada dasarnya adalah file JPEG dengan tambahan beberapa tags (metadata), berisi informasi berguna saat pengambilan gambar sebuah foto. File EXIF selanjutnya dapat di baca oleh program yang kompatible dengan JPEG, dan bagi software yang mengerti EXIF, akan mengambil data nya juga. Biasanaya informasi yang dimasukan adalah kecepatan shutter, bukaan (apperture), mode metering, pembuat kamera, panjang focal, ISO, white ballance, flash on/off, dsb.

Gambar Bitmap
Dalam grafik komputer, gambar bitmap adalah sebuah struktur data yang mewakili susunan piksel warna yang ditampilkan pada layar monitor, kertas atau media tampilan lainnya. Secara teknis gambar bitmap digambarkan dengan lebar dan tinggi dalam piksel dan dalam angka bit per piksel. Beberapa format gambar bitmap yang sering dijumpai: GIF, JPEG, BMP danPNG.
Keunggulan dari gambar bitmap antara lain:
1. Pemakaian Processor lebih kecil
2. Mampu menangkap nuansa warna dan bentuk yang natural

Sedangkan kelemahannya adalah:
1. Ukuran file lebih besar

Graphics Interchange Format
Graphics Interchange Format (GIF) merupakan format grafis yang paling sering digunakan untuk keperluan desain website. GIF memiliki kombinasiwarna lebih sedikit dibanding JPEG, namun mampu menyimpan grafis dengan latar belakang (background) transparan ataupun dalam bentuk animasisederhana

GIF adalah format gambar asli yang dikompres dengan CompuServe. Bitmap jenis ini mendukung 256 warna dan bitmap ini juga sangat popular dalam internet. Format GIF hanya dapat menyimpan gambar dalam 8 bit dan hanya mampu digunakan mode grayscale, bitmap, dan index color. Format ini merupakan format standar Internet atau publikasi elektronik. Selain itu format ini mendukung penggunaan multiple bitmap dalam satu file sehingga dapat menghasilkan gambar animasi dan merekam penggunaan Transparency Masking. GIF sering digunakan untuk mewarnai halaman HTML pada tag <body background="back.gif">, spanduk (banner), icon, dan lain-lain. GIF juga baik untuk menampilkan gambar dengan komposisi yang tidak menggunakan terlalu banyak warna, seperti gambar kartun. Sementara itu, GIF tidak cocok digunakan untuk menampilkan foto. GIF menggunakan metode Lossless Compression, untuk membuat ukuran file sekecil mungkin. Lossless Compression adalah kompresi yang tidak mengurangi kualitas pada gambar, namun dapat memperkecil besarnya jumlah file, jadi tidak ada penghilangan data pada saat dilakukan kompresi

PICT
PICT merupakan format berkas (file) default Apple Macintosh yang tersedia untuk aplikasi grafik yang dijalankan pada sebuah platform Macintosh. Karakteristik kunci dari tipe berkas PICT adalah kemampuannya untuk memuat objek yang digambar secara bitmap maupun vektor. Berkas ini diindikasikan dengan ekstensi .PIC.
Berkas PICT (atau Picture) merupakan format yang umum digunakan pada sistem operasi Mac dan aplikasi pengolah layout, serta digunakan untuk melakukan transfer aplikasi tersebut. Format PICT sangat efektif melakukan kompresi berkas yang mempunyai area warna yang solid dan luas.

Selain itu PICT dalam aplikasi Adobe InDesign mendukung gambar RGB PICT dengan resolusi yang bervariasi dan di-embed pada gambarQuickTime. Gambar PICT tidak mendukung separasi warna serta tidak tergantung pada peralatan tertentu. Jenis berkas ini tidak direkomendasikan pada cetak komersial dengan resolusi rendah dan non-PostScript

PDF
PDF (Portable Document Format) adalah sebuah format berkas yang dibuat oleh Adobe Systems pada tahun 1993 untuk keperluan pertukaran dokumen digital. Format PDF digunakan untuk merepresentasikan dokumen dua dimensi yang meliputi teks, huruf, citra dan grafik vektor dua dimensi. Pada Acrobat 3-D, kemampuan PDF juga meliputi pembacaan dokumen tiga dimensi. PDF telah menjadi standar ISO pada tanggal 1 Juli 2008 dengan kode ISO 32000-1:2008.

Ketika pertama kali diperkenalkan pada tahun 1993, tingkat penggunaan dokumen berformat PDF relatif rendah. Pada saat itu perangkat lunak untuk membuat dokumen PDF (Adobe Acrobat) dan perangkat lunak untuk membacanya (Acrobat Reader, sekarang Adobe Reader) tersedia secara komersial, tidak didistribusikan gratis. Versi-versi awal PDF tidak mendukung fasilitas pranala luar, yang membuatnya kurang terintegrasi dengan World Wide Web, dan penambahan besar ukuran berkas PDF pada paket data yang dikirimkan membuatnya lambat untuk diunduh (download) dengan tingkat kecepatan modem pada saat itu. Penyebab lain kekurangpopuleran PDF pada masa itu disebabkan karena format berkas PDF harus bersaing dalam tingkat penggunaannya dengan format lain seperti Envoy, Common Ground Digital Paper, dan PostScript (.ps). PostScript adalah format yang juga diciptakan oleh Adobe dan sebagian fungsinya diimplementasikan pada PDF. Laju peningkatan penggunaan dokumen PDF meningkat dengan pesat setelah Adobe mulai mendistribusikan perangkat lunak Acrobat Reader secara gratis. Mereka juga membebaskan siapapun untuk menciptakan aplikasi pembuat maupun pembaca dokumen PDF tanpa perlu membayar royalti kepada Adobe System selaku pemegang hak patenPDF.
• Format dokumen PDF mengkombinasikan tiga teknologi:
• Sub-set dari pemrograman deskripsi halaman PostScript untuk menghasilkan tampilan dan grafik
• Sistem penempatan/pemindahan huruf untuk mengijinkan perpindahan huruf di dalam dokumen
• Sistem penyimpanan terstruktur untuk menempatkan dan mengkompresi elemen-elemen dokumen ke dalam satu berkas.

Antarmuka dokumen PDF
Antarmuka dokumen PDF pada umumnya tersusun atas kombinasi teks, grafik vektor, dan grafik raster. Grafik vektor digunakan untuk menampilkan ilustrasi yang terbentuk dari garis dan kurva, sedangkan grafik raster digunakan untuk menampilkan foto dan citra. Pada perbaikan format selanjutnya, dokumen PDF juga mampu mendukung hyperlink, forms, javascript, dan berbagai kemampuan lain yang dapat didukung dengan melakukan penambahan plugin. Dokumen PDF versi 1.6 telah memiliki kemampuan untuk menampilkan grafik tiga dimensi interaktif.
Aksesibilitas
Berkas PDF dapat dibuat secara spesifik agar dapat diakses oleh orang-orang dengan cacat/keterbatasan fisik. Format berkas PDF dapat dilengkapi dengan label (tag) XML, teks ekuivalen, perbesaran visual teks (magnifier), penambahan fasilitas audio/suara, dan sebagainya. Beberapa perangkat lunak kreator PDF seperti Adobe InDesign dapat secara otomatis membuat berkas PDF berlabel.
Keamanan dan pembatasan penggunaan
Berkas PDF dapat disandikan sehingga untuk dapat membuka atau mengeditnya diperlukan katakunci tertentu. Penyandian berkas PDF dilakukan dalam dua tingkat, yakni 40-bit dan 128-bit dengan menggunakan sistem sandi kompleks RC4 dan MD5. Berkas PDF juga dapat diberi pembatasan DRM untuk membatasi aktivitas penggandaan, penyuntingan, maupun pencetakan berkas tersebut.

PNG
PNG (Portable Network Graphics) adalah salah satu format penyimpanan citra yang menggunakan metode pemadatan yang tidak menghilangkan bagian dari citra tersebut (Inggris lossless compression).
Format PNG ini diperkenalkan untuk menggantikan format penyimpanan citra GIF. Secara umum PNG dipakai untuk Citra Web (Jejaring jagat Jembar - en:World Wide Web).
Untuk Web, format PNG mempunyai 3 keuntungan dibandingkan format GIF:
• Channel Alpha (transparansi)
• Gamma (pengaturan terang-gelapnya citra en:"brightness")
• Penayangan citra secara progresif (progressive display)
Selain itu, citra dengan format PNG mempunyai faktor kompresi yang lebih baik dibandingkan dengan GIF (5%-25% lebih baik dibanding formatGIF).
Satu fasilitas dari GIF yang tidak terdapat pada PNG format adalah dukungan terhadap penyimpanan multi-citra untuk keperluan animasi.
Untuk keperluan pengolahan citra, meskipun format PNG bisa dijadikan alternatif selama proses pengolahan citra - karena format ini selain tidak menghilangkan bagian dari citra yang sedang diolah (sehingga penyimpanan berulang ulang dari citra tidak akan menurunkan kualitas citra) namun format JPEG masih menjadi pilihan yang lebih baik.
PNG (Format berkas grafik yang didukung oleh beberapa web browser. PNG mendukung transparansi gambar seperti GIF, berkas PNG bebas paten dan merupakan gambar bitmap yang terkompresi.

PNG diciptakan untuk menggantikan keberadaan GIF karena masalah lisensi. Format PNG lebih baik daripada GIF. Masalahnya ada pada kurangnya dukungan yang dimampukan oleh web browser. Format ini dibuat sebagai alternatif lain dari format GIF. Format ini digunakan untuk menyimpan berkas dengan kedalaman 24 bit serta memiliki kemampuan untuk menghasilkan background transparan dengan pinggiran yang halus.

Format PNG menggunakan metode kompresi lossless untuk menampilkan gambar 24-bit atau warna-warna solid pada media daring (online). Format ini mendukung transparansi di dalam alpha channel. Format PNG sangat baik digunakan pada dokumen daring (online), dan mempunyai dukungan warna yang lebih baik saat dicetak daripada format GIF. Akan tetapi pada warna PNG akan di-place pada dokumen InDesign sebagai gambar bitmap RGB, sehingga hanya dapat dicetak sebagai gambar komposit bukan pada gambar separasi

PNG (diucapkan 'ping') namun biasanya dieja apa adanya - untuk menghindari kerancuan dengan istilah "ping" pada jaringan komputer. PNG adalah kependekan dari Portabel Network Graphics dan merupakan standar terbuka format image raster yang didukung oleh W3C dan IETF.[5] Pada dasarnya, format PNG bukan merupakan format baru karena telah dikembangkan pada tahun1995 untuk mengganti format GIF dan format TIFF. Format ini tidak digunakan lagi secara luas oleh browser dan perangkat lunak aplikasi pengolah gambar, sehingga dukungan terhadap format tidak begitu besar hingga tahun 2003, di mana format PNG semakin dikenal dan dipergunakan untuk aplikasi manipulasi gambar.
Secara garis besar, format PNG mempunyai fitur sebagai berikut:
• Sebagai pengganti format GIF dan TIFF.
• Format terbuka atau open, efisien, gratis, dan kompresi jenis lossless.
• Tiga mode warna], yaiut : paletted (8 bit), greyscale (16 bit), truecolour (hinga 48 bit)
• Dukungan terhadap profile colour, gamma, dan metadata.
• Mempunyai fitur transparansi serta dukungan penuh terhadap alpha channel.
• Dukungan luas bagi software menipulasi grafis dan web browser.


Terakhir diubah oleh 12006124 tanggal Thu Dec 12, 2013 6:23 pm, total 1 kali diubah

12006124

Jumlah posting : 1
Join date : 12.12.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Format File Grafis/ Citra

Post  Chaerunnisa on Thu Dec 12, 2013 6:22 pm

Nama: Chaerunnisa
NIM : 12006080


Format File Grafis/ Citra:
1. TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.
2. PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.
3. TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.
4. IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.
5. PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.
Format PNG (Portable Network Graphic), Adapun beberapa kelebihan dari format tersebut adalah,
• punya semua kelebihan GIF, kecuali animasi
o fitur Interlacing 2 dimensi yang terbukti lebih baik jika dibandingkan dengan interlacing milik GIF
o tersedianya 2 format file yaitu PNG8 (256 warna) dan PNG24 yang membuat desainer dapat lebih leluasa memilih kualitas gambar dan
• teknik kompresi lossless yang digunakan akan menghasilkan ukuran file yang kecil dengan tidak mengalami penurunan kualitas gambar, bandingkan dengan JPEG yang menggunakan teknik kompresi lossy yang dipastikan akan membuat kualitas gambar menurun.
6. PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color
7. PDF (Portable Document Format)
Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.

8. PXR (Pixar)
Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.
9. RAW
Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.
10. BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitastingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.
11. EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.

Chaerunnisa

Jumlah posting : 1
Join date : 12.12.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Format File Graphics dan Image

Post  Ismawanti on Thu Dec 12, 2013 6:22 pm

1. TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.

2. PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.

3. GIF
GIF dirancang oleh CompuServe pada hari-hari awal komputer 8-bit video, sebelum JPG, untuk menampilkan video pada dial up kecepatan modem. GIF selalu menggunakan kompresi LZW lossless, tetapi selalu file warna diindeks (8-bit, 256 warna maksimum), yang miskin untuk 24-bit warna foto. PNG dan TIF file dapat juga menangani mode warna diindeks sama yang menggunakan GIF, tetapi mereka lebih fleksibel dengan pilihan lain juga. Tapi GIF masih sangat baik untuk grafis web (yaitu, dengan jumlah terbatas warna). Untuk grafis hanya beberapa warna, GIF bisa jauh lebih kecil daripada JPG, dengan warna murni lebih jelas daripada JPG).


4. BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini.

5. EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak.

6. PNG
PNG dapat menggantikan GIF dan PNG juga menawarkan banyak pilihan TIF (diindeks atau RGB, 1 sampai 48-bit, dll). PNG diciptakan lebih baru daripada yang lain, yang dirancang untuk memotong kemungkinan masalah paten kompresi LZW dengan GIF, dan karena itu lebih modern, menawarkan pilihan lain juga (mode warna RGB, 16 bit, dll). Salah satu fitur tambahan dari PNG adalah transparansi untuk 24 bit RGB gambar. Biasanya file PNG adalah sedikit lebih kecil daripada LZW kompresi dalam TIF atau GIF (semua kompresi lossless menggunakan ini, dari berbagai jenis), tetapi PNG mungkin sedikit lebih lambat untuk membaca atau menulis


7. PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.

8. PXR (Pixar)
Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.

9. TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untuk, menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.

10. IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.

11. SCT (Scitex Continous Tone)
Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.


Nama : Ismawanti
NIM : 12006081
Kelas : B



Ismawanti

Jumlah posting : 1
Join date : 14.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

10 Format dalam Penyimpanan Grapics

Post  Zulfi Jalal Muhsin on Thu Dec 12, 2013 6:25 pm

Nama : Zulfi jalal Muhsin
NIM : 12006122
Kls : B

10 Format dalam Penyimpanan Graphic :
1. GIF
Format ini menyimpan dalam 8 bit, artinya di dalamnya hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color. Merupakan format standar dalam pblikasi elektronik atau internet. Dimana kelebihan dari tipe file ini, mpy ukuran file yang relative kecil, mampu menggabungkan beberapa gambar mejd satu kesatuan secara bergantian (animasi), transparaan, dan teknologi interlacing.

2. PCX
Merupakan format yang flexibel karena hamper semua program dalam PC dapat membacanya, mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1-24 bit. Mampu menyimpan file dg mode warna RGB, Grayscale, Bitmap dan Indexed Color.

3. PDF (Portable Document Format)
Digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor, selanjutnya format file ini mampu menyimpan gambar dg mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, lab Color, Grayscale dan Bitmap.
4. PNG (Portable Network Graphic)
Format ini berfungsi untuk menampilkan objek dalam halam web, kelebihannya mampu menyimpan file dalam bith dept hingga 24 bit serta mampu menghasilkan background yang transparan dg pinggiran yang halus.

5. PIC

Format ini merupakan standar dari aplikasi grafis. Mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap yang menyediakan pilihan bit antara 1632 bit dalam mode warna RGB.
6. SCT (Scitex Continous Tone)
Format ini digunakan untuk menyimpan doc dengan kualiotas tinggi. Mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale.
7. DCS (Dekstop Color Separation)
Merupakan format standar .eps yang mampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK. Format ini mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses perccetakan. Ketika menyimpan dalam format ini, akan tersimpan 4 channel dari gambar trsbt dan 1 channel preview.
8. TGA (Targa)
Format ini di desain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board yang mampu menyimpan gambar dg mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha atauRGB dalam 16-24 bittanpa alpha channel.
9. IFF (Interchange File Format)
Mempunyai kegunaan untuk bekerja dengan video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dank e Comodore Amiga System. Format ini hamper dikenal dio semua program grafis dan mampu menyimpan dengan mode warna bitmap.
10. PXR (Pixar)
Merupakan format yang khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format iini mampu menyimpan gambar dg mode warna RGB dan Grayscale dgg 1 alpha channel.




Zulfi Jalal Muhsin

Jumlah posting : 2
Join date : 19.09.13
Age : 22
Lokasi : PANGGANG, GUNUNGKIDUL, DIY

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Riska tri pratiwi 12006123

Post  12006123 on Thu Dec 12, 2013 6:28 pm

1. GIF adalah kepanjangan dari Graphics Interchange Format dan sama-sama memiliki kompresi seperti format gambar TIFF. Teknologi ini pernah kontroversial karena isu pemaksaan hak paten tapi akhirnya beres juga karena semua paten yang didaftarkan sudah habis masa aktifnya.
GIF secara alami adalah gambar dengan 8-bit warna, berarti mereka dibatasi oleh palet sebanyak 256 jenis warna, yang dapat dipilih dari model RGB dan disimpan ke Color Look Up Tablet (CLUT), atau sederhananya “Color Table“. Mereka itu sejatinya adalah palet warna standar, seperti palet “Web Safe“.
Selain bisa transparansi, GIF juga mendukung animasi gambar yang membatasi tiap form nya pada 256 warna standar. Dan karena sifatnya yang tidak pecah-pecah, GIF bisa digunakan untuk menjaga baris dalam tipografi tetap rapi, dan juga bentuk-bentuk geometri, tapi sebaiknya menggunakan format yang memang diperuntukkan untuk vektor grafis seperti SVG atau AI (Adobe Illustrator).
GIF tidak cocok untuk digunakan dalam fotografi modern, atau untuk penyimpanan data gambar yang terbatas. Pada ukuran kecil dengan tabel warna yang sangat terbatas, gambar GIF dapat berukuran lebih kecil daripada JPG. Tapi dalam ukuran yang umum, gambar dengan format JPG dapat berukuran lebih kecil dibanding GIF
Type file GIF memungkinkan penambahan warna transparan dan dapat digunakan untuk membuat animasi sederhana, tetapi sekarang ini standar GIF hanya maksimal 256 warna saja.
• Kelebihan :
- Mendukung animasi gambar
- Bersifat tidak pecah-pecah
- Menggunakan kompresi tidak menghilangkan data
• Kekurangan :
- Tidak cocok digunakan dalam fotografi modern
- Penyimpanan data gambar terbatas
- Gambar GIF berukuran lebih kecil dari pada JPG


2. BMP
Bitmap adalah representasi dari citra grafis yang terdiri dari susunan titik (pixel) yang tersimpan di memori komputer. Nilai setiap titik diawali oleh satu bit data (untuk gambar hitam putih) atau lebih (untuk gambar berwarna). Kerapatan titik-titik tersebut dinamakan resolusi, yang menunjukkan seberapa tajam gambar ini ditampilkan, ditunjukkan dengan jumlah baris dan kolom (contoh 1024×768).
Untuk menampilkan citra bitmap pada monitor atau mencetaknya pada printer, komputer menterjemahkan bitmap ini menjadi pixel (pada layar) atau titik tinta (pada printer). Beberapa format file bitmap yang populer adalah BMP, PCX dan TIFF.
Gambar bitmap sangat bergantung pada resolusi. Jika gambar diperbesar maka gambar akan tampak kurang halus atau pecah, sehingga mengurangi detailnya. Selain itu gambar bitmap akan mempunyai ukuran file yang lebih besar. Semakin besar resolusi gambar akan semakin besar pula ukuran filenya.
Gambar dengan tampilan 100% Gambar dengan tampilan 500% akan mempunyai perbedaan yakni biasanya kalau pada gambar yang berukuran 100%, maka gambar masih terlihat jernih. Namun pada gambar yang dizoom sampai dengan 500% maka gambar akan tampk tidak tajam lagi dan terkesan membentuk kotak-kotak yang itu merupakan pixel. Contoh software yang berbasis bitmap adalah Adobe Photoshop, Paint, CorelPhotoPaint, dan lain-lain.
Type file ini umum digunakan pada system operasi Windows dan OS/2.
• Kelebihan :
- Dapat dibuka oleh hamper semua program pengolah gambar, baik file BMP yang terkopresi maupun yang tidak terkompresi.
- File BMP memiliki ukuran yang jauh lebih besar daripada type-type yang lain.
- Dapat ditambahkan efek khusus tertentu sehingga dapat membuat objek tampil sesuai keinginan.
- Dapat menghasilkan objek gambar bitmap dari objek gambar vektor dengan cara mudah dan cepat, mutu hasilnya pun dapat ditentukan.

• Kekurangan :
- Efek yang diidapat dari objek berbasis bitmap yakni akan terlihat pecah atau berkurang detailnya saat dicetak pada resolusi yang lebih rendah
- Objek gambar tersebut memiliki permasalahan ketika diubah ukurannya, khususnya ketika objek gambar diperbesar.

3. PNG (Portable Network Graphics)
PNG adalah kepanjangan dari Portable Network Graphics atau bisa diplesetkan menjadi “PNG-Nοt-GIF“. Dikembangkan sebagai alternatif lain untuk GIF, yang menggunakan paten dari LZW–algoritma kompresi. PNG adalah format gambar yang sangat baik untuk grafis internet, karena mendukung transparansi didalam perambah (browser) dan memiliki keindahan tersendiri yang tidak bisa diberikan GIF atau bahkan JPG. Bisa disebut sebagai salah satu format yang merupakan gabungan dari format JPG dan GIF. Untuk tipe ini mampu untuk gradiasi warna.
Karena sifat transparannya yang tidak pecah-pecah, PNG yang masuk kelas 24-bit inicocok untuk membuat screenshoot. Ia bisa mereproduksi gambar desktop dari tiap piksel ke piksel secara detil. PNG juga mendukung kelas 8-bit seperti GIF, sekaligus 24-bit seperti JPG. Ia juga tidak pecah-pecah, bisa mengkompresi gambar dari proses fotografi tanpa banyak mengurangi kualitas gambarnya. Namun PNG cukup besar ukurannya diantara JPG dan GIF, serta tidak didukung oleh perambah / browser yang lama.
PNG digunakan untuk Operating System
Menggunakan teknik lossles dan mendukung :
- Kedalaman warna 48 bit
- Tingkat ketelitian sampling: 1,2,4,8, dan 16 bit
- Teknik pencocokan warna yang lebih canggih dan akurat
• Kelebihan :
- Adanya warna transparan dan alpha yang memungkinkan sebuah gambar transparan tapi gambar tersebut masih dapat dilihat mata seperti samar-samar atau bening.
- File dapat diatur jumlah warnanya, sehingga kompresi file PNG lebih baik dari pada GIF
- Kompresi tidak menghilangkan data
- Solusi kompresi yang powerfull dengan warna yang lebih banyak
- Penayangan citra secara progresif (progressive display)
- Gamma (pengaturan terang gelapnya citra en:”brightness”)
• Kekurangan :
- PNG belum populer sehingga sebagian browser tidak mendukungnya

4. TIFF (Tagged Image Format File)
TIFF merupakan format gambar terbaik dengan pengertian bahwa semua data dan informasi (data RGB, data CMYK, dan lainnya) yang berkaitan dengan koreksi atau manipulasi terhadap gambar tersebut tidak hilang. Format TIFF biasa digunakan untuk kebutuhan pencetakan dengan kualitas gambar yang sangat tinggi sehingga ukuran berkas untuk format ini biasanya sangat besar, karena dalam file ini gambar tidak dikompresi. Format ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format berkas TIFF juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Macintosh, dan Silicom Graphic). Format ini juga mudah digunakan untuk transfer antar program.
TIFF (Tagged Interchange File Format)
Merupakan format file terkompresi yang biasa digunakan dipaket desktop publishing dan juga merupakan format file bagi percetakan yang diindikasikan dengan ekstensi.
• Kelebihan :
- Formatnya lebih fleksibel dari format gambar bitmap yang didukung secara ritual oleh seluruh point, image editing dan aplikasi kedalam layout

5. PDF (Portable Document Format)
Format file ini umumnya digunakan oleh Adobe Acrobat
Kelebihan :
- Mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap
- Dapat digunakan digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor
Kekurangan :
- Tidak mampu menyimpan alpha channel

6. EPS (Encapsuled Postcript)
Merupakan program yang digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis juga digunakan saat mencetak gambar.
Kelebihan :
- Isi dari berkas EPS dituliskan dalam format teks polos sehingga merupakan suatu format yang nyaman untuk dihasilkan oleh suatu program aplikasi buatan sendiri
- Menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenal oleh semua program persiapan cetak
- Mamu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab Duotone, Indexed Color, Grayscale dan Bitmap
- Mampu menyimpan clipping path
Kekurangan :
- Tidak mampu menyimpan alpha channel

7. PCX
Format ini merupakan format yang fleksibel karena hamper semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini yang dikembangkan oleh perusahaan Zoft Coorperation.
Kelebihan :
- Mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit
- Mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmap dan Indexed Color
Kekurangan :
- Tidak mampu menyimpan alpha channel

8. PSD (Photoshop document)
Format file ini merupakan format file asli dokumen Adobe photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.
9. PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah
teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu
menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color,
Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara
16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.
10. TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board.
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha
channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel.
Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi
dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.




12006123

Jumlah posting : 2
Join date : 19.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Format File Graphics dan Image

Post  Ardina Dwi Ervinawati on Thu Dec 12, 2013 6:33 pm

1. PXR (Pixar)
Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.

2. PNG dapat menggantikan GIF hari ini (web browser menunjukkan keduanya), dan PNG juga menawarkan banyak pilihan TIF terlalu (diindeks atau RGB, 1 sampai 48-bit, dll). PNG diciptakan lebih baru daripada yang lain, yang dirancang untuk memotong kemungkinan masalah paten kompresi LZW dengan GIF, dan karena itu lebih modern, menawarkan pilihan lain juga (mode warna RGB, 16 bit, dll). Salah satu fitur tambahan dari PNG adalah transparansi untuk 24 bit RGB gambar. Biasanya file PNG adalah sedikit lebih kecil daripada LZW kompresi dalam TIF atau GIF (semua kompresi lossless menggunakan ini, dari berbagai jenis), tetapi PNG mungkin sedikit lebih lambat untuk membaca atau menulis. Bahwa situasi paten telah pergi sekarang, tapi PNG tetap bagus.

3. TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak).

4. BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE.

5. EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak.

6. PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.

7. GIF dirancang oleh CompuServe pada hari-hari awal komputer 8-bit video, sebelum JPG, untuk menampilkan video pada dial up kecepatan modem. GIF selalu menggunakan kompresi LZW lossless, tetapi selalu file warna diindeks (8-bit, 256 warna maksimum), yang miskin untuk 24-bit warna foto. Jangan menggunakan warna diindeks untuk foto warna hari ini, warna terlalu terbatas. PNG dan TIF file dapat juga menangani mode warna diindeks sama yang menggunakan GIF, tetapi mereka lebih fleksibel dengan pilihan lain juga. Tapi GIF masih sangat baik untuk grafis web (yaitu, dengan jumlah terbatas warna). Untuk grafis hanya beberapa warna, GIF bisa jauh lebih kecil daripada JPG, dengan warna murni lebih jelas daripada JPG). Indexed Color dijelaskan di Palet Warna (halaman kedua dari GIF link di bawah).

8. PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.

9. TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel.

10. IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap.

11. SCT (Scitex Continous Tone)
Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.



Nama : Ardina Dwi Ervinawati
NIM : 12006091
Kelas : B

Ardina Dwi Ervinawati

Jumlah posting : 1
Join date : 17.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Untuk aktivitas 12 Desember 2013

Post  Rizka Elviany on Thu Dec 12, 2013 6:41 pm

Nama : Istiqomah
NIM : 12006099
File Format Gambar :
1. GIF (Graphic Interchange Format)
Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk
publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.
2. PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.
3. PSD (Photoshop Document)
Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.
4. BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.
5. EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.
6. TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.
7. PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.
8. RAW
Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.
9. DCS (Dekstop Color Separation)
Format file ini dikembangkan oleh Quark dan merupakan format standar untuk .eps. Format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK dengan 1 alpha channel dan banyak spot channel. Format file ini mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses percetakan (publishing). Ketika menyimpan file dalam format ini maka yang akan tersimpan adalah 4 channel dari gambar tersebut dan 1 channel preview.
10. PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.
11. TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.
12. IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.
13. SCT (Scitex Continous Tone)
Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.
14. PXR (Pixar)
Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha
channel.

Rizka Elviany

Jumlah posting : 2
Join date : 14.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

TUGAS PIK 12 DES 2013

Post  Yuliani Damayanti on Thu Dec 12, 2013 6:48 pm

Nama : Ifa Nur Cahyaningsih
Kelas : B
NIM : 12006094
Format File Grafis/ Citra
1. BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitastingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.
2. EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.
3. PSD (Photoshop Document)
Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.
4. GIF (Graphic Interchange Format)
Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.
Format GIF (Graphic Interchange Format) merupakan format file yang paling banyak disarankan dan digunakan. Kelebihan Format ini antara lain adalah :
• ukuran file yang dihasilkan relatif kecil
• mampu menggabungkan beberapa gambar menjadi satu kesatuan dan menampilkannya secara bergantian (animasi)
• warna latar belakang dapat dibuat transparan dan
• adanya teknologi interlacing yang akan membuat sebuah file di load secara utuh dengan kualitas yang ditampilkan secara bertahap.
5. TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.
6. PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.
7. TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.
8. IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.
9. PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.
Format PNG (Portable Network Graphic), Adapun beberapa kelebihan dari format tersebut adalah,
• punya semua kelebihan GIF, kecuali animasi
o fitur Interlacing 2 dimensi yang terbukti lebih baik jika dibandingkan dengan interlacing milik GIF
o tersedianya 2 format file yaitu PNG8 (256 warna) dan PNG24 yang membuat desainer dapat lebih leluasa memilih kualitas gambar dan
• teknik kompresi lossless yang digunakan akan menghasilkan ukuran file yang kecil dengan tidak mengalami penurunan kualitas gambar, bandingkan dengan JPEG yang menggunakan teknik kompresi lossy yang dipastikan akan membuat kualitas gambar menurun.
10. PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color
11. PDF (Portable Document Format)
Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.

12. PXR (Pixar)
Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.
13. RAW
Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.

Yuliani Damayanti

Jumlah posting : 2
Join date : 18.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Untuk aktivitas 12 Desember 2013

Post  Rima Nur'Afifah on Thu Dec 12, 2013 6:58 pm

1. PSD (Photoshop Document)

Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.

2. BMP (Bitmap Image)

Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas

tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha

channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai

desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres

format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.

3. EPS (Encapsuled Postcript)

Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen

antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak

gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini

dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file ini adalah tidak

mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan

format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan

gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.

4. GIF (Graphic Interchange Format)

Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.

Format GIF (Graphic Interchange Format) merupakan format file yang paling banyak disarankan dan digunakan. Kelebihan Format ini antara lain adalah :
ukuran file yang dihasilkan relatif kecil
mampu menggabungkan beberapa gambar menjadi satu kesatuan dan menampilkannya secara bergantian (animasi)
warna latar belakang dapat dibuat transparan dan
adanya teknologi interlacing yang akan membuat sebuah file di load secara utuh dengan kualitas yang ditampilkan secara bertahap.

5. TIF (Tagged Image Format File)

Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga

dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon

Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para

pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua

program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.

6. PCX

Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color

7. PNG (Portable Network Graphic)

Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan

untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan

dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu

menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.

Format PNG (Portable Network Graphic), Adapun beberapa kelebihan dari format tersebut adalah,
punya semua kelebihan GIF, kecuali animasi
fitur Interlacing 2 dimensi yang terbukti lebih baik jika dibandingkan dengan interlacing milik GIF
tersedianya 2 format file yaitu PNG8 (256 warna) dan PNG24 yang membuat desainer dapat lebih leluasa memilih kualitas gambar dan
teknik kompresi lossless yang digunakan akan menghasilkan ukuran file yang kecil dengan tidak mengalami penurunan kualitas gambar, bandingkan dengan JPEG yang menggunakan teknik kompresi lossy yang dipastikan akan membuat kualitas gambar menurun

8. PIC (Pict)

Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah

teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu

menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color,

Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara

16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.

9. TGA (Targa)

Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board.

Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha

channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel.

Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi

dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.

10. IFF (Interchange File Format)

Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran

dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua

program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna

Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.

Rima Nur'Afifah

Jumlah posting : 1
Join date : 20.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Untuk aktivitas 12 Desember 2013

Post  Sponsored content Today at 9:57 am


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik