Aktivitas keempat & kelima

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Aktivitas keempat & kelima

Post  Admin on Mon Dec 30, 2013 11:42 am

AWW

Aktivitas keempat dan kelima SPK adalah berikut ini. Silakan dicermati baik-baik.

Bagian pertama (aktivitas keempat):
Dalam inti setiap SPK terdapat metode pengolahan data agar data yang dimasukkan dapat diproses bersama kriteria sehingga dapat dihasilkan alternatif keputusan yang dapat menjadi pilihan untuk ditetapkan pengambil keputusan sebenarnya. Sebutkan setidaknya 8 buah metode tersebut, disertai dengan:
  • Karakteristik/ciri tiap metode
  • Persyaratan untuk memilih metode tersebut
  • Kelebihan dan kekurangan metode tersebut
  • Perhitungan yang dilakukan dalam metode tersebut
  • Contoh kasus yang tepat untuk menggunakan metode tersebut


Jawaban dibuat dengan tulisan tangan di kertas HVS, kumpulkan maks jam 14.00 hari ini (Senin 30/12). Pastikan jawaban anda berisi semua hal di atas. Bagian kedua (aktivitas kelima/terakhir) insyaAllah akan diposting siang ini.

Selamat bekerja.
WWW
by TTx

Admin
Admin

Jumlah posting : 954
Join date : 20.09.12
Lokasi : Yogyakartun

Lihat profil user http://blog.uad.ac.id/ttx

Kembali Ke Atas Go down

Tidak sesuai ketentuan: diskon besar-besaran

Post  Admin on Mon Dec 30, 2013 3:48 pm

AWW

Sekalipun pada setiap posting aktivitas selalu saya sebut "tulisan tangan di kertas HVS", tapi ternyata masih ada yang tidak peduli ketentuan ini. Perhatikan bahwa kepatuhan terhadap ketentuan akan menambah poin anda. Tetapi bila tidak anda pedulikan maka konsekuensinya adalah diskon nilai, dan bisa besar-besaran tergantung ketentuan yang anda langgar.

Anda masih punya 1x kesempatan di aktivitas terakhir. Pastikan anda tidak melakukan hal yang menunjukkan bahwa anda tidak serius.

WWW
by TTx

Admin
Admin

Jumlah posting : 954
Join date : 20.09.12
Lokasi : Yogyakartun

Lihat profil user http://blog.uad.ac.id/ttx

Kembali Ke Atas Go down

Aktivitas penutup

Post  Admin on Mon Dec 30, 2013 5:16 pm

AWW

Berikut ini adalah aktivitas kelima yang menjadi penutup PPN SPK akhir tahun 2013 ini. Sebuah studi kasus, anda diminta membuat ringkasan tentang hasil penelitian di bawah ini. Ringkasan harus jelas menyebutkan apa permasalahan yang ada, langkah penyelesaian, dan hasilnya. Anda juga harus membuat kesimpulan sendiri yang menyebutkan bagaimana bentuk akhir SPK yang dibuat sebagai solusi secara garis besar.

Sumber yang harus anda ringkas ada disini: LINK KE DOKUMEN YANG MENJADI SAMPEL STUDI KASUS.

Tuliskan sebagai sebuah posting di thread ini, selambat-lambatnya jam 20.00 hari ini (Senin 30/12).
Selamat bekerja, semoga sukses PPN anda.
WWW
by TTx

Admin
Admin

Jumlah posting : 954
Join date : 20.09.12
Lokasi : Yogyakartun

Lihat profil user http://blog.uad.ac.id/ttx

Kembali Ke Atas Go down

Tugas 05-PPN-SPK-2013

Post  Mochamad Rilo on Mon Dec 30, 2013 8:24 pm

Nama : Muhammad Rilo Pambudi
NIM : 09016007

Analisis Permasalahan

Keluaran energi listrik saat ini sangat rendah , dengan kapasitas terpasang saat ini untuk energi generasi diletakkan di 6.200 MW ( megawatt ), sementara output aktual melayang antara 2.500 MW dan 3.200 MW . Ukuran populasi Nigeria adalah 140 juta , dan untuk menempatkan pembangkit energi listrik Krisis dalam perspektif , Swedia ( populasi 9 juta ) menghasilkan 32.000 MW , Afrika Selatan ( populasi 42 juta ) menghasilkan 36.000 MW dan Lithuania ( populasi 3 juta ) menghasilkan 3.000 MW Pemerintah yang berkuasa telah selama hampir satu dekade menganjurkan dan menekankan harus segera memperbaiki keluaran pembangkit energi dan efisiensi penggunaan .

Oleh itu dapat dikatakan bahwa sistem DSS harus dimodelkan dan diterapkan untuk seluruh pertanyaan energi, mencakup generasi , transmisi, distribusi, pemasaran , harga dan dampak lingkungan penilaian. Nigeria , permintaan energi belum ditangani dengan perencanaan yang diperlukan
yang akan menjamin pertumbuhan kapasitas bersamaan . Memang , telah terjadi terus berlangsung lama shortfall terutama dalam output energi listrik dibandingkan dengan permintaan dalam perekonomian.

Dampak atau nilai suatu AMPL model DSS telah pada efisiensi penggunaan
sumber daya investasi untuk pembangkit energy


Penyelesaian

Penyelesaian masalah ini menggunakan methode AHP karena AHP merupakan suatu model pendukung keputusan yang akan menguraikan masalah multi faktor atau multi kriteria yang kompleks menjadi suatu hirarki, serta AHP didefinisikan sebagai suatu representasi dari sebuah permasalahan yang kompleks dalam suatu struktur multi level dimana level pertama adalah tujuan, yang diikuti level faktor, kriteria, sub kriteria, dan seterusnya ke bawah hingga level terakhir dari alternatif. Dengan hirarki, suatu masalah yang kompleks dapat diuraikan ke dalam kelompok-kelompoknya yang kemudian diatur menjadi suatu bentuk hirarki sehingga permasalahan akan tampak lebih terstruktur dan sistematis.


Pendapat


Pengambilan keputusan di golongkan dari bebrapa aspek.
- Aspek sumber daya energy
- Pemanfaatan sumberdaya yang telah ada dan akan di kembangkan.
- Factor penurunan daya energy yang tidak stabil mengakibatkan pasokan semakin menurun

Mochamad Rilo

Jumlah posting : 3
Join date : 19.12.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

TUGAS 5-PPN-SPK

Post  samsudin on Mon Dec 30, 2013 8:37 pm

NAMA :SAMSUDIN
NIM : 09016002

__________________________________

Analisis Permasalahan
Keluaran energi listrik saat ini sangat rendah , dengan kapasitas terpasang saat ini untuk energi
generasi diletakkan di 6.200 MW ( megawatt ) , sementara output aktual melayang antara 2.500 MW dan 3.200 MW . Ukuran populasi Nigeria adalah 140 juta , dan untuk menempatkan pembangkit energi listrik Krisis dalam perspektif , Swedia ( populasi 9 juta ) menghasilkan 32.000 MW , Afrika Selatan ( populasi 42 juta ) menghasilkan 36.000 MW dan Lithuania ( populasi 3 juta ) menghasilkan 3.000 MW Pemerintah yang berkuasa telah selama hampir satu dekade menganjurkan dan menekankan harus segera memperbaiki keluaran pembangkit energi dan efisiensi penggunaan .
Oleh itu dapat dikatakan bahwa sistem DSS harus dimodelkan dan diterapkan untuk seluruh pertanyaan energi, mencakup generasi , transmisi, distribusi , pemasaran , harga dan dampak lingkungan penilaian.
Nigeria , permintaan energi belum ditangani dengan perencanaan yang diperlukan
yang akan menjamin pertumbuhan kapasitas bersamaan . Memang , telah terjadi terus berlangsung lama shortfall terutama dalam output energi listrik dibandingkan dengan permintaan dalam perekonomian.
dampak atau nilai suatu AMPL model DSS telah pada efisiensi penggunaan
sumber daya investasi untuk pembangkit energy

Penyelesaian
Penyelesaian masalah ini menggunakan methode AHP karena AHP merupakan suatu model pendukung keputusan yang akan menguraikan masalah multi faktor atau multi kriteria yang kompleks menjadi suatu hirarki, serta AHP didefinisikan sebagai suatu representasi dari sebuah permasalahan yang kompleks dalam suatu struktur multi level dimana level pertama adalah tujuan, yang diikuti level faktor, kriteria, sub kriteria, dan seterusnya ke bawah hingga level terakhir dari alternatif. Dengan hirarki, suatu masalah yang kompleks dapat diuraikan ke dalam kelompok-kelompoknya yang kemudian diatur menjadi suatu bentuk hirarki sehingga permasalahan akan tampak lebih terstruktur dan sistematis.

Pendapat

Pengambilan keputusan dapat di ambil dengan sudut pandang.
- kurangnya energi untuk mencapai kemakmuran
- membentuk suatu keputusan yang menumbulkan aspek jangka panjang.
- Factor banyaknya penggunaan energi yang melebihi kapasitas.

suatu masalah dapat di selesaikan dengan SPK dengan melakukan analisis yang cukup dan menentukan masalah dan apa tujuan /langkah untuk penganbilan spk, sehingga masalah yang di tentukan menjadi pencapayan yang bisa disesaikan dengan pengurangan resiko.

samsudin

Jumlah posting : 5
Join date : 20.12.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Tugas 05 - PPN - SPK

Post  Fahrurozi on Mon Dec 30, 2013 9:35 pm

Nama : Fahrurozi
Nim : 09016034

Analisa Masalah

Saat ini kebutuhan energi sangat meningkat, hal ini di pengaruhi adanya peningkatan pertambahan penduduk dan aktivitas manusia.
Ketidakseimbangan permintaan dan penawaran energi yang didorong pesatnya laju pertambahan penduduk dan pesatnya industrialisasi dunia, mengakibatkan tersedotnya cadangan energi, khususnya energi listrik yang merupakan sumber energi utama dunia. Pengeluaran energi listrik saat ini sangat besar, dengan kapasitas terpasang saat ini untuk energi generasi diletakkan di 6.200 MW ( megawatt ), sementara output aktual melayang antara 2.500 MW dan 3.200 MW. Ukuran populasi Nigeria adalah 140 juta , dan untuk menempatkan pembangkit energi listrik Krisis dalam perspektif , Swedia ( populasi 9 juta ) menghasilkan 32.000 MW , Afrika Selatan ( populasi 42 juta ) menghasilkan 36.000 MW dan Lithuania ( populasi 3 juta ) menghasilkan 3.000 MW Pemerintah yang berkuasa telah selama hampir satu dekade menganjurkan dan menekankan harus segera memperbaiki keluaran pembangkit energi dan efisiensi penggunaan.
Hasil dari keputusan yang dibuat tidak memberikan jaminan akan sesuai dengan harapan atau keinginan dari pengambil keputusan.
Keputusan yang dihadapi manajer dan pengambil keputusan bervariasi dari situasi ke situasi, mungkin tidak ada struktur yang konsisten.
Oleh karena itu peran DSS adalah untuk menawarkan pendekatan stemic untuk mencapai keputusan, dan dengan umpan balik positif untuk menawarkan metodologi replikasi pendekatan.


Penyelesaian

Penyelesaian masalah ini menggunakan hirarki(methode AHP), suatu masalah yang kompleks dapat diuraikan ke dalam kelompok-kelompoknya yang kemudian diatur menjadi suatu bentuk hirarki sehingga permasalahan akan tampak lebih terstruktur dan sistematis.
methode AHP merupakan suatu model pendukung keputusan yang akan menguraikan masalah multi faktor atau multi kriteria yang kompleks menjadi suatu hirarki.


Hasil

DSS memiliki peran yang relevan dalam pengambilan keputusan. alasan utama bahwa masalah pembangkit energi dari negara seperti Nigeria sejauh ini menantang semua usaha dan investasi. Sebuah Hasil tujuan penelitian ini karena adalah upaya untuk menerapkan sistem pendukung keputusan untuk memberikan struktur dan bentuk pengambilan keputusan pembangkit energi. Hal ini bertujuan agar menghasilkan hasil yang lebih baik efisien berkaitan dengan bagaimana sumber daya dialokasikan dan dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur energi di negara berkembang.


Kesimpulan

Bentuk akhir SPK yang dibuat sebagai solusi secara garis besar adalah upaya mengevaluasi terhadap kebijakan energi internasional yang ada saat ini. berkaitan dengan tujuan yang ingin dicapai, sasaran yang spesifik dan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut untuk mendorong kesejahteraan rakyat. Sehingga dari evaluasi tersebut bisa menjelaskan seberapa jauh kebijakan mendekati tujuannya, mengingat persoalan energi kedepan akan sangat berpengaruh terhadap kondisi pertumbuhan perekonomian.

Fahrurozi

Jumlah posting : 23
Join date : 28.09.12

Lihat profil user http://fahruroziweb.site11.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Aktivitas keempat & kelima

Post  Sponsored content Today at 9:57 am


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik