Thread untuk DVB dan konco2-nya

Go down

Thread untuk DVB dan konco2-nya

Post  Admin on Tue Nov 27, 2012 3:37 pm

AWW

Maaf terlambat, tepatnya terlewatkan. Ini adalah thread untuk topik tugas DVB-T, DVB-H, dan T-DMB. Tuliskan seperti telah disampaikan di kelas. Sepertinya untuk memastikan pengerjaan, maka kali ini menjadi tugas individual. Silakan dikumpul tugasnya dengan memposting menjadi reply tulisan dalam thread/topik ini, maks besok Rabu jam 17.00 ya (cek di tanggal posting anda, jangan sampai tanggal yang ada melewati 28 Nov 2012 jam 17.00).

WWW
by TTx
avatar
Admin
Admin

Jumlah posting : 971
Join date : 20.09.12
Lokasi : Yogyakartun

Lihat profil user http://blog.uad.ac.id/ttx

Kembali Ke Atas Go down

DVB-T, DVB-H, dan T-DMB

Post  ari kurniawan on Wed Nov 28, 2012 5:09 am

DVB-T

Lebih dikenal dengan siaran televisi digital menjadi standar yang banyak dipakai di dunia dan juga tengah diadaptasi di Indonesia karena beberapa kelebihannya, terutama karena kehandalan DVB-T yang mampu mengirimkan sejumlah besar data pada kecepatan tinggi secara point-to-multipoint. Sistem DVB-T, merupakan sistem penyiaran langsung dari pemancar bumi (terrestrial) ke pemirsa di rumah. Fungsi pemancar bumi adalah untuk mentransmisikan data digital MPEG-2 yang telah dimodulasi menjadi gelombang VHF/UHF untuk dipancarkan menggunakan antena pemancar. Sistem modulasi digital yang dipakai dalam sistem DVB-T adalah modulasi OFDM (orthogonal frequency division multiplex) dengan pilihan tipe modulasi QPSK, 16QAM atau 64QAM. Dengan menggunakan sistem ini, bandwidth yang digunakan (sekitar 6 hingga 8 MHz) dapat menjadi efisien sehingga memungkinkan pemakaian satu kanal untuk beberapa konten. Pada unit penerima, dibutuhkan sistem penerima digital yang berupa set-top-box (STB) yang fungsinya menerima sinyal modulasi DVB-T dan mengolahnya sehingga siarannya dapat ditonton melalui televisi biasa.

Perangkat STB ini bentuk dan fungsinya mirip seperti penerima satelit/dekoder (semacam milik Indovision atau Astro), hanya saja alat ini cukup dihubungkan ke antena biasa. Nantinya, rangkaian penerima pada televisi masa depan akan dapat langsung mengolah sinyal modulasi DVB-T sehingga tidak lagi dibutuhkan penerima STB terpisah. Sebagai catatan, meski sistem DVB-T tidak ditujukan untuk sistem penerima bergerak, namun kemampuan penerimaan DVB-T dalam kendaraan yang bergerak juga dimungkinkan meski memiliki keterbatasan.

Sample

Salah satu bentuk implementasi hardware dari teknologi DVB-T adalah chip receiver baseband. Implementasi dalam bentuk chip akan melalui tahap pembuatan yaitu pemodelan dengan matlab, perancangan rangkaian dengan HDL, dan back end design. Backend design meliputi proses code rule check, sintesis, formality, ATPG, floorplanning, placement&routing, dan design rule check.

Dasar-dasar dari DVB-T

Daripada membawa data pada satu frekuensi radio (RF) carrier, OFDM bekerja dengan memisahkan aliran data digital ke sejumlah besar aliran digital lebih lambat, yang masing-masing digital memodulasi set erat spasi frekuensi carrier yang berdekatan. Dalam kasus DVB-T, ada dua pilihan untuk jumlah operator yang dikenal sebagai 2K-mode atau 8K-mode. Ini sebenarnya 1.705 atau 6.817 operator yang sekitar 4 kHz atau 1 kHz terpisah.

DVB-T menawarkan tiga skema modulasi yang berbeda ( QPSK , 16QAM , 64QAM ).
DVB-T telah ditetapkan atau diusulkan untuk penyiaran televisi digital oleh banyak negara terutama menggunakan VHF 7 MHz dan UHF 8 saluran MHz sedangkan Taiwan, Kolombia, Panama, Trinidad dan Tobago dan Filipina menggunakan 6 saluran MHz. Contohnya termasuk Inggris Freeview .

Standar ini diterbitkan sebagai EN 300 744, Framing struktur, channel coding dan modulasi untuk televisi terrestrial digital. Ini tersedia dari ETSI situs, seperti ETSI TS 101 154,Spesifikasi untuk penggunaan Coding Video dan Audio dalam Penyiaran Aplikasi berdasarkan Stream MPEG-2 Transport, yang memberikan rincian penggunaan DVB metode sumber coding untukMPEG- 2 dan, baru-baru ini, H.264/MPEG-4 AVC serta sistem audio encoding.

Banyak negara yang telah mengadopsi DVB-T telah menerbitkan standar untuk pelaksanaannya. Ini termasuk book-d di Inggris, DGTVi Italia, yang ETSI E-Book dan Scandivia Nordig.
DVB-T telah dikembangkan lebih lanjut menjadi standar baru seperti DVB-H (Handheld), sekarang dalam operasi, dan DVB-T2 , yang baru-baru ini selesai.

DVB-T sebagai transmisi digital memberikan data dalam serangkaian blok diskrit pada tingkat simbol.DVB-T adalah COFDM teknik transmisi yang mencakup penggunaan Interval Guard. Hal ini memungkinkan penerima untuk mengatasi situasi multipath yang kuat. Dalam wilayah geografis, DVB-T juga memungkinkan tunggal-frekuensi jaringan (SFN) operasi, di mana dua atau lebih pemancar membawa data yang samaberoperasi pada frekuensi yang sama. Dalam kasus seperti sinyal dari setiap pemancar di SFN perlu akurat waktu-aligned, yang dilakukan oleh informasi sync dalam aliran dan waktu pada setiap pemancar dirujuk ke GPS .
Panjang Interval Penjaga dapat dipilih. Ini adalah trade off antara kecepatan data dan SFN kemampuan. Semakin lama interval penjaga besar adalah wilayah SFN potensial tanpa menciptakan gangguan intersymbol (ISI). Hal ini dimungkinkan untuk mengoperasikan SFNs yang tidak memenuhi kondisi guard interval jika gangguan diri benar direncanakan dan dipantau.

DVB-H

Teknologi DVB-H memungkinkan pelayanan TV yang biasanyadidapatkan di rumah untuk disiarkan ke piranti mobile. DVB-H memberikan layanan pelanggan terbaik dalam lingkungan mobile dengan memberikan kualitas gambar yang sangat bagus dan hemat baterai. Dengan proyek permulaan penyiaran yang ekstensif di seluruh dunia saat ini, yang melibatkan perusahaan penyiaran, operator mobile, operator jaringan siaran dan pabrikan handset yang terkemuka, pasar untuk pelayanan siaran komersial diharapkana akan tumbuh di sepanjang tahun 2008.

Bila ditelaah lebih lanjut, penyiaran mobile TV memungkinkan pengguna untuk menonton program TV favorit mereka seperti drama, berita, musik, olahraga, dan dokumenter langsung ke alat mobile mereka. Cara bekerja pelayanan ini adalah dengan menerima sinyal siaran TV digital yang dioptimisasi untuk alat mobile sehingga sama seperti cara bekerja televisi di rumah. Melalui teknologi ini, program acara juga dapat disiarkan dan memungkinkan pengguna untuk mengetahui program terkini yang akan disiarkan.

Siaran mobile TV ini tidak sama dengan pelayanan streaming video melalui pelayanan packet-based di mana setiap penerima men-download bagian berbeda dari stream program. Dalam siaran mobile TV yang menggunakan teknologi DVB-H, satu stream program TV dapat diterima bersamaan oleh semua pengguna dan memiliki gambar yang berkualitas tinggi dan hemat baterai.

Beberapa vendor besar sudah menyelipkan teknologi dvb-h pada Handphone mereka. Hal ini di harapkan akan menjadi cikal bakal teknologi mobile tv bergerak.
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Handphone sudah tidak dapat di lepaskan dari masyarakat handphone sudah seakan menjadi bagian dari tubuh kita, oleh Karena itu teknologi di handphonepun semakin canggih, handphone dengan teknologi dvb-h di harapkan bisa menjadi inovasi baru bagi masyarakat alam hal mobile tv. Memang ada sebagian perangkat yang menggunakan teknologi dvb-h di luar handphone tapi kalau melihat antusias masyarakat terhadap hp, hal ini akan menjadi sebuah pintu besar kemajuan bangsa Indonesia dalam teknologi digital.
Teknologi ini sudah dicoba di Malaysia, Singapura, Helsinki, Berlin, Cambridge, Pittsburgh, Paris, Madrid, Sydney, South Africa, Hague, Brussels, Bern, Vienna, Filipina, Copenhagen, Budapest dan Erlangen.

Perangkat yang sudah menggunakan teknologi DVB-H antara lain:
• Gigabyte – Gsmart t600, GSmart q60
• LG – U900, KU950
• Nokia – Nokia 7710 (percobaan), Nokia N92 dan Nokia N77
• Samsung – SGH-P910, SGH-920, SGH-P930, SGH-P940, SGH-F510
• Philips – HotMAN2
• Sagem – My Mobile TV
• ZTE – N7100

Sample

Sebagai contoh adalah konfigurasi sharing multiplexer. Konfigurasi ini umumnya digunakan oleh operator yang telah memiliki infrastruktur DVB-T. Pada skenario konfigurasi ini, kanal Mobile TV DVB-H yang sudah melewati perangkat IP encapsulator dikirimkan ke perangkat multiplexer DVB-T. Perangkat multiplexer ini selanjutnya akan mengkombinasikan kanal TV terestrial yang dikodekan dalam format MPEG-2 dan kanal mobile TV yang dikodekan dalam format MPEG-4. Keluaran multiplexer berupa paket data tunggal selanjutnya akan melalui perangkat modulator COFDM untuk ditansmisikan dalam single stream.

T-DMB

T-DMB dibuat untuk transmisi terestrial pada band III ( VHF ) dan L ( UHF ) frekuensi. DMB tidak tersedia di Amerika Serikat karena orang-frekuensi yang dialokasikan untuk penyiaran televisi (VHF channel 7 sampai 13) dan aplikasi militer. USA mengadopsi ATSC-M / H untuk siaran gratis untuk ponsel, dan Qualcomm 's proprietary MediaFLO sistem yang digunakan di sana. Di Jepang, 1segadalah standar, menggunakan ISDB .
T-DMB menggunakan MPEG-4 Part 10 ( H.264 ) untuk video dan Bagian MPEG-4 3 BSAC atau HE-AAC v2 untuk audio. Audio dan video dirumuskan dalam suatu arus transportasi MPEG (MPEG-TS).Aliran ini maju kesalahan dikoreksi oleh Reed Solomon encoding dan kata paritas adalah 16 byte panjang. Ada convolutional interleaving dibuat di sungai ini, maka sungai disiarkan dalam mode data stream pada DAB . Dalam rangka untuk mengurangi efek saluran seperti memudar dan bayangan, modem DMB menggunakan OFDM - DQPSK modulasi. Sebuah single- chip yang T-DMB receiver juga disediakan oleh transport stream MPEG demultiplexer . DMB memiliki perangkat yang berlaku antara lain ponsel, TV portabel, PDA dan telematika perangkat untuk mobil.
T-DMB adalah ETSI standar (TS 102 dan TS 427 102 428). Pada tanggal 14 Desember 2007, ITU secara resmi disetujui T-DMB sebagai standar global, bersama dengan tiga standar lainnya, seperti DVB-H, OneSeg, dan MediaFLO.

T-DMB ( Terrestrial DMB )

T-DMB Adalah jaringan berbasis terrestrial dimana ponsel menerima siaran melalui sistem terestrial yang dipancarkan melalui antena pemancar dengan menara yang cukup tinggi. Layanan ini menggunakan frekuensi VHF ( Very High Frequency ), teknologi ini memang memiliki kesamaan pita frekuensi sebagaimana yang diterima oleh televisi-televisi di rumah., maka T-DMB memerlukan banyak stasiun transmisi di masing-masing kota untuk memperluas jangkauan siarannya, sehingga menjadi siaran nasional.
T-DMB bekerja sempurna dalam kendaraan bepergian hingga 120 km / jam. Di terowongan bawah tanah atau daerah, baik TV dan siaran Radio masih tersedia, meskipun DMB dapat mengabaikan sesekali. Untungnya, siaran pulih dengan cepat. Di Korea Selatan, beberapa bus jarak jauh diadopsi T-DMB bukan TV satelit seperti TV Sky. Ia bekerja cukup baik meskipun resolusi kurang dari TV satelit.

Sample

Pemancar T-DMB biasanya menggunakan daya transmisi antena pemancar sebesar 2000 Watt. Cakupan layanan yang dapat dilingkupi dengan baik adalah dengan radius sekitar 70 km dari titik antena pemancar. Ini dapat diartikan sama dengan menempatkan titik pemancar televisi di pusat 0 km Jakarta dan siaran televisi masih dapat dinikmati dengan baik di gerbang tol Cikampek – Padalarang. Pemancaran sinyal DMB dapat dimungkinkan dengan perancangan jaringan frekuensi tunggal.

ari kurniawan

Jumlah posting : 4
Join date : 05.10.12

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Perbandingan DVB-T, DVB-H, T-DMB

Post  Jafar Arifin on Wed Nov 28, 2012 12:19 pm

1. DVB-T ( Digital Video Broadcasting-Terrestrial)

Teknologi penyiaran DVB-T (Digital Video Broadcasting) merupakan teknologi penyiaran yang baru dimana format yang dipancarkan sudah dalam bentuk digital. Berbeda dengan siaran yang sebelumnya, teknik ini akan memancarkan format digital sehingga diterima di penerima juga harus dalam bentuk digital. Kelebihannya adalah teknik transmisinya sudah dikembangkan sedemikan rupa salah satunya menggunakan teknologi OFDM. Dengan teknologi ini, frekuensi dapat dihemat menjadi 6x lebih banyak. Selain itu penerima juga akan menerima siaran dalam kualitas digital.
Teknologi ini mampu memultipleks beberapa program sekaligus, di mana enam program siaran dapat ”dimasukkan” ke dalam satu kanal TV berlebar pita 8 MHz, dengan kualitas jauh lebih baik. Ibarat satu lahan, yang semula hanya dapat dimanfaatkan untuk satu rumah, dengan teknologi ini mampu dibangun enam rumah dengan kualitas bangunan jauh lebih baik dan kapasitas ruangan lebih banyak
Siaran DVB-T pun diklaim mempunyai banyak keunggulan dibandingkan dengan siaran TV analog. Teknologi ini punya ketahanan terhadap efek interferensi, derau dan fading, serta kemudahannya untuk dilakukan proses perbaikan (recovery) terhadap sinyal yang rusak akibat proses pengiriman/transmisi sinyal. Perbaikan akan dilakukan di bagian penerima dengan suatu kode koreksi error (error correction code) tertentu. Kelebihan lainnya adalah efisiensi di banyak hal, antara lain pada spektrum frekuensi (efisiensi bandwidth), efisiensi dalam network transmission, transmission power, maupun consumption power.
Sample :
- Lembaga penyiaran publik TVRI
- Konsorsium TV Digital Indonesia (KTDI) ; SCTV, ANTV, TransTV, Trans7, TV One, Metro TV

2. DVB-H ( Digital Video Broadcasting-Handheld)

DVB-H merupakan pengembangan dari DVB-T yang dikhususkan kepada penerima bergerak (mobile). Format baru ini kompatibel dengan DVB-T, namun lebih ditujukan kepada pengguna telepon seluler atau PDA agar dapat menerima siaran televisi digital pada perangkat mereka. Sistem DVB-H ini pada dasarnya bertujuan meningkatkan kemampuan penerimaan sinyal sehingga kondisi penerima yang sedang bergerak tidak mengalami gangguan. Penerima yang sedang bergerak akan mengalami efek Doppler terhadap posisi pemancar, oleh karena itu dibutuhkan sistem penerima yang memilikigain lebih baik. Dalam pengujian pada penerima yang sedang bergerak, kekuatan sinyal penerimaan sistem DVB-H lebih baik daripada DVB-T.
Namun perangkat mobile pada umumnya menggunakan baterai sehingga perlu dikembangkan teknologi yang dapat mengantisipasi masalah daya baterai. Untuk itu pada standar DVB-H diperkenalkan teknologi time-slicing, dengan cara mengatur setiap konten layanan ditransmisikan sesuai kebutuhan sehingga perangkat penerima hanya aktif pada saat konten tersebut dipancarkan. Hal ini ditujukan untuk penghematan baterai pada perangkat mobile penerima akibat beban kerja yang terus-menerus.
Sample:
- Telkom Tbk (Telkomsel dan TELKOMVision)
- Mobile-8 Telecom (didukung oleh TV group MNC; RCTI, Global, TPI )

3. T-DMB ( Terrestrial-Digital Multimedia Broadcasting )

Sistem T-DMB yang dikembangkan di Korea Selatan merupakan modifikasi aplikasi sistem radio DAB (Digital Audio Broadcasting) pada band VHF (Very High Frequency) 6 MHz. DAB dipilih karena telah teruji keandalannya, disamping karena efisien dalam penggunaan frekuensi dan besaran bit-rate yang cukup untuk siaran TV digital. satu kanal VHF (6 MHz – di Korea Selatan) dibagi dalam tiga blok (A, B dan C). masing-masing blok dapat digunakan untuk satu program siaran TV bergerak DMB. Semula pada DAB di Eropa, satu kanal VHF (7 MHz) dibagi dalam empat blok (A, B, C dan D). sekarang sarana itu juga akan digunakan masing-masing untuk satu program TV bergerak DMB.
Standar yang dirilis paling akhir adalah DMB-T yang dikembangkan oleh Tsinghua University China yang merupakan modifikasi DVB-T. Keunggulan DMB-T terletak pada sistem OFDM yang dilengkapi sinkronisasi pada ranah waktu (TDS[Time Domain Synchronous] - OFDM). sinyal sinkronisasi tersebut dikirimkan secara terpisah dari sinyal TV dengan menggunakan teknologi spread spectrum sehingga memberikan ketahanan lebih tinggi bagi sinyal sinkronisasi terhadap derau dan interferensi sehingga proses deteksi OFDM yang membawa sinyal TV menjadi lebih baik pula.
avatar
Jafar Arifin

Jumlah posting : 5
Join date : 04.10.12
Lokasi : Yogyakarta

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

.....

Post  Admin on Wed Nov 28, 2012 4:20 pm

AWW

Mana yang lain? Hampir jam 17 nih

WWW
by TTx
avatar
Admin
Admin

Jumlah posting : 971
Join date : 20.09.12
Lokasi : Yogyakartun

Lihat profil user http://blog.uad.ac.id/ttx

Kembali Ke Atas Go down

Answer revisi

Post  Tri Susanta on Thu Nov 29, 2012 3:34 pm

DVB-T
DVB-T lebih dikenal dengan siaran televisi digital standar yang banyak dipakai di dunia dan juga tengah diadaptasi di Indonesia karena beberapa kelebihan yan ditawarkan. Kehandalan DVB-T yang mampu mengirimkan data pada kecepatan tinggi secara point-to-multipoint. Sistem DVB-T, merupakan sistem penyiaran langsung dari pemancar bumi (terrestrial) ke pemirsa di rumah.
Sebagai sistem yang open-source, DVB telah mengalami banyak proses penyempurnaan dan selanjutnya terbagi atas beberapa katagori disesuaikan akan kebutuhan. Saat ini salah satu pengembangan DVB yang menarik adalah penggunaan standar DVB dalam penyiaran televisi digital terrestrial (DVB-T) dan hand-held (DVB-H).

DVB-H

Teknologi DVB-H mampu memberikan sebuah layanan TV yang bisa kita dapatkan melalaui piranti mobile. DVB-H memberikan layanan pelanggan terbaik dalam lingkungan mobile dengan memberikan kualitas gambar yang sangat bagus dan hemat baterai.
Siaran mobile TV ini berbeda dengan pelayanan streaming video melalui pelayanan packet-based, di mana setiap penerima men-download bagian berbeda dari stream program. Dalam siaran mobile TV yang menggunakan teknologi DVB-H, satu stream program TV dapat diterima bersamaan oleh semua pengguna dan memiliki gambar yang berkualitas tinggi dan hemat baterai.
Perangkat yang sudah menggunakan teknologi DVB-H antara lain:
• Gigabyte – Gsmart t600, GSmart q60
• Nokia – Nokia 7710 (percobaan), Nokia N92 dan Nokia N77
• Samsung – SGH-P910, SGH-920, SGH-P930
• LG – U900, KU950

Terrestrial-Digital Media Broadcasting.
Teknologi ini bertujuan untuk mengirimkan konten multimedia seperti TV, radio dan datacasting ke dalam perangkat mobile seperti ponsel. Teknologi ini sering disebut sebagai tv ponsel karena teknologi ini mendukung munculnya siaran tv di telepon seluler. DMB dapat beroperasi melalui satelit (SDMB) dan melalui terestrial transmitter (TDMB).
Sistem konten digital untuk perangkat mobile. Sistem bebasis Eureka 147 ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2002. Eureka 147 adalah standar yang digunakan oleh Digital Audio Broadcasting, yang sering juga digunakan sebagai broadcast channel untuk menyiarkan TV, audio, video, dan data ke perangkat mobile, PDA, atau perangkat digital dalam mobil. Digital Audio Broadcasting telah mencapai kesuksesan dan digunakan di Eropa, seperti Inggris, Jerman, Belgia, Itali, Spanyol, Swiss, Belanda, dan negara-negara Skandinavia.





Terakhir diubah oleh Tri Susanta tanggal Fri Nov 30, 2012 11:25 am, total 2 kali diubah

Tri Susanta

Jumlah posting : 3
Join date : 29.11.12

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Thread untuk DVB dan konco2-nya

Post  Aulia Sofiansyah on Thu Nov 29, 2012 10:53 pm

DVB-T
Sistem DVB-T, merupakan sistem penyiaran langsung dari pemancar bumi (terrestrial) ke pemirsa di rumah. Fungsi pemancar bumi adalah untuk mentransmisikan data digital MPEG-2 yang telah dimodulasi menjadi gelombang VHF/UHF untuk dipancarkan menggunakan antena pemancar. Sistem modulasi digital yang dipakai dalam sistem DVB-T adalah modulasi OFDM (orthogonal frequency division multiplex) dengan pilihan tipe modulasi QPSK, 16QAM atau 64QAM. Dengan menggunakan sistem ini, bandwidth yang digunakan (sekitar 6 hingga 8 MHz) dapat menjadi efisien sehingga memungkinkan pemakaian satu kanal untuk beberapa konten. Pada unit penerima, dibutuhkan sistem penerima digital yang berupa set-top-box (STB) yang fungsinya menerima sinyal modulasi DVB-T dan mengolahnya sehingga siarannya dapat ditonton melalui televisi biasa.

DVB-H
kepanjangan dari digital video broadcast for handheld. DVB-H lebih merupakan fungsi video streaming yang khususkan untuk perangkat kecil yg muda dibawa bawa seperti halnya smartphone atau perangkat selular.
DVB-H dapat menghantarkan antara 20 hingga 40 kanal televisi. Jumlah kanal yang dapat disiarkan tergantung pada kemampuan bit rate yang dapat dikirimkan. Umumnya bit rate maksimum dalam satu perangkat multiplex adalah 11 MBps. Sedangkan jumlah pelanggan yang dapat dilayani hingga jutaan karena menggunakan mode siaran. Sistem DVB-H merupakan kombinasi dari dua elemen yaitu phsycal layer dan link layer.

rangkuman
Dalam implementasi sistem DVB-H di lapangan, sinyal mobile TV ditransmisikan dengan daya pancar yang lebih besar dibandingkan sinyal DVB-T, karena terminal pelanggan pada sistem DVB-T dilengkapi dengan antena outdoor. Berbeda dengan sistem DVB-H, sinyal mobile TV harus mampu mencapai coverage indoor untuk dapat menjangkau terminal mobile TV. Untuk mengantisipasi loss pada penetrasi area indoor, maka sinyal mobile TV dikirimkan dengan daya pancar yang tinggi.

DVB-H berjalan di frekuensi VHF-III (170-230 MHz), UHF-IV/V (470-862 MHz) dan LF (1.452-1.49 2 GHz).

T-DMB Adalah jaringan berbasis terrestrial, ponsel menerima siaran melalui sistem terestrial melalui antena pemancar yang tinggi. teknologi ini memiliki kesamaan pita frekuensi sebagaimana yang diterima oleh televisi-televisi di rumah. T-DMB memerlukan banyak stasiun transmisi untuk memperluas jangkauan siarannya di kota-kota.
cheers
avatar
Aulia Sofiansyah

Jumlah posting : 7
Join date : 29.11.12
Age : 24
Lokasi : Palembang Yogyakarta Indonesia

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Thread untuk DVB dan konco2-nya

Post  ranggaprima on Fri Nov 30, 2012 12:31 am

DVB

Pada saat ini dapat dikatakan bahwa seluruh mata rantai broadcasting mulai dari proses produksi hingga ke distribusi televisi telah dilakukan secara digital, namun mata rantai terakhir proses transmisi ke end-user umumnya masih dilakukan secara analog. DVB (Digital Video Broadcast) adalah salah satu sistem yang digunakan untuk mentransmisikan siaran TV digital hingga ke end-user.
Data digital yang digunakan dalam standar DVB merupakan data terkompresi dalam format MPEG-2. Pemilihan format kompresi ini dilandasi pertimbangan karena kualitas kompresi yang baik dan dari sudut pandang komersial juga menguntungkan. Disamping itu format MPEG-2 juga telah menjadi standar dalam sistem video digital di dunia seperti dalam format DVD.


DVB – T
DVB-T lebih dikenal dengan siaran televisi digital. kehandalan DVB-T yang mampu mengirimkan sejumlah besar data pada kecepatan tinggi secara point-to-multipoint, dengan sistem penyiaran langsung dari pemancar bumi (terrestrial) ke pemirsa di rumah.
  • Fungsi terrestrial : mentransmisikan data digital MPEG-2 yang telah dimodulasi menjadi gelombang VHF/UHF untuk dipancarkan
    menggunakan antena pemancar.

  • Dalam DVB – T menggunakan system modulasi dgital OFDM(orthogonal frequency division multiplex) >> Dengan pilihan tipe modulasi : QPSK, 16QAM atau 64QAM. Bandwidth yang digunakan (sekitar 6 hingga 8 MHz) dapat menjadi efisien sehingga memungkinkan pemakaian satu kanal untuk beberapa konten

  • Pada Penerima dibutuhkan STB(Set-Top-Box) : fungsinya menerima sinyal modulasi DVB-T dan mengolahnya sehingga siarannya dapat ditonton melalui televisi biasa


DVB – H
Sebagai sistem yang open-source, DVB telah mengalami banyak proses penyempurnaan dan selanjutnya terbagi atas beberapa kategori disesuaikan akan kebutuhan. Saat ini salah satu pengembangan DVB yang menarik adalah penggunaan standar DVB dalam penyiaran televisi digital terrestrial (DVB-T) dan hand-held (DVB-H) perkembangan dari DVB -T, ditujukan pada kepada pengguna telepon seluler atau PDA
  • Sistem DVB – H pada dasarnya meningkatkan kemampuan penerimaan sinyal, sehingga kondisi penerima yang sedang bergerak mengalami efek Doppler terhadap posisi pemancar agar tidak mengalami gangguan



T – DMB
T-DMB Adalah jaringan berbasis terrestrial dimana ponsel menerima siaran melalui sistem terestrial yang dipancarkan melalui antena pemancar dengan menara yang cukup tinggi. Layanan ini menggunakan frekuensi VHF ( Very High Frequency ), teknologi ini memang memiliki kesamaan pita frekuensi sebagaimana yang diterima oleh televisi-televisi di rumah., maka T-DMB memerlukan banyak stasiun transmisi di masing-masing kota untuk memperluas jangkauan siarannya, sehingga menjadi siaran nasional.

ranggaprima

Jumlah posting : 3
Join date : 03.10.12

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Thread untuk DVB dan konco2-nya

Post  Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik