Thread tugas

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Thread tugas

Post  Admin on Tue Jun 03, 2014 1:29 pm

Assalaamu'alaykum wr wb

Berikut ini adalah tugas yang harus dikerjakan secara berkelompok. Anda diminta untuk melakukan perbandingan antara perekayasaan konvensional dan perekayasaan berorientasi obyek. Tuliskan persamaan dan perbedaan dari perekayasaan berorientasi obyek, meliputi semua hal yang terkait dengan perekayasaan. Ketikkan sebagai dokumen MS Word, lengkapi dengan gambar/skema/diagram yang diperlukan. Pada bagian perbedaan, tuliskan poin2 yang dijadikan subyek perbandingan sebelum menyebut karakteristik masing-masing. Cetak hasil akhir, jangan lupa nama & NIM anggota. Kumpulkan besok Rabu (4/6) maks jam 15.00 sambil membubuhkan tanda tangan

Demikian tugas kali ini, silakan dikerjakan dengan sebaik-baiknya

Wassalaamu'alaykum wr wb
by TTx

Admin
Admin

Jumlah posting : 899
Join date : 20.09.12
Lokasi : Yogyakartun

Lihat profil user http://blog.uad.ac.id/ttx

Kembali Ke Atas Go down

Tugas 10/6

Post  Admin on Tue Jun 10, 2014 3:33 pm

AWW

Berikut ini adalah thread untuk anda menuliskan perbandingan antara analisis konvensional dan analisis OO. Sifatnya individual, ditunggu sampai jam 21.00 hari ini (10/6/2014). Tuliskan secukupnya saja, seperti yang telah disampaikan di kelas.
Selamat bekerja

WWW
by TTx

Admin
Admin

Jumlah posting : 899
Join date : 20.09.12
Lokasi : Yogyakartun

Lihat profil user http://blog.uad.ac.id/ttx

Kembali Ke Atas Go down

Perbandingan Analisis orientasi objek dan Konvensional

Post  Annisa Hikmawati on Tue Jun 10, 2014 4:10 pm

Annisa Hikmawati
12016028

Perbandingan analisis berbasis orientasi objek dan konvensional

Pemrograman aplikasi berbasis konvensional akan sangat cocok dikembangkan pada situasi pembuatan program yang skalanya tidak besar/luas dan tidak memperhatikan evolusi kemampuan dari aplikasinya.  Misalkan aplikasi penjualan toko/minimarket, aplikasi billing warnet dan lain sebagainya. Pemrograman konvensional menggunakan pendekatan ERD dan DFD.
Sedangkan untuk aplikasi berbasis OO akan sangat cocok untuk dikembangkan pada situasi pembuatan program yang memiliki skala besar/luas dan sangat memperhatikan evolusi/pengembangan dari kemampuan aplikasinya. Misalnya Sistem Pembayaran Online Bank (PPOB), Sistem Informasi Sekolah, dan lain sebagainya. Pemrograman berbasis OOl menggunakan pendekatan UML.

Konvensional
• Fokus pada Proses (Input-Proses-Output);
• Data terpisah dari Prosedur;
• Dekomposisi Fungsional. Sistem diurai menjadi sejumlah fungsi(prosedur, logika) dengan sistem tersentral isasi (struktur terhirarki)dimana data dapat dibagi dan digunakan secara bersama.

Berorientasi Objek
• Fokus pada Domain Objek, tidak pada prosedur;
• Data dan Prosedur disimpan dalam Objek;
• Dekomposisi Data. Sistem diurai kedalam sejumlah obyek (konsep,abstrak, benda) dalam dunia nyata yang saling berkomunikasi dan melaksanakan sejumlah pelayanan secara desentral isasi. Setiap obyek membungkus (encapsulate) sejumlah prosedur dan data yang berinteraksidengan  obyek lainnya melalui suatu pesan (message).

Pembangunan system
- Orientasi Objek :  Lebih mudah
- Konvensional : Lebih rumit
Waktu pengembangan, level organisasi, ketangguhan, penggunaan kembali kode program
- Orientasi Objek : Lebih Tinggi
- Konvensional :  Dibawah orientas objek
Fase desain dan analisis
- Orientasi Objek : Adanya pemisahan, sehingga meningkatkan komunikasi antar   user dan developer
- Konvensional : Tidak ada pemisahan
Batasan implementasi system
- Orientasi Objek : Tidak dibatasi, desain dapat diformulasikan dengan berbagai lingkungan eksekusi
- Konvensional : Dibatasi
Analisis
- Orientasi Objek : Terlalu sering menganalisis terhadap fungsionalitas system
- Konvensional : Tidak berbasis pada fungsionalitas sistem
Desain
- Orientasi Objek : Kemudahan dalam desain
- Konvensional : Rumit
Kinerja team
- Orientasi Objek : Kurang ditentukan kinerja team
- Konvensional : Sangat ditekankan pada kinerja team
Perubahan
- Orientasi objek : Memungkinkan adanya perubahan
- Konvensional : Susah dilakukan perubahan
Data dan method
- Orientasi Objek : Adanya enkapsulasi  antara data dan method
- Konvensional : Tidak adanya enkapsulasi
Adaptasi
- Orientasi objek : Mudah beradaptasi
- Konvensional : Sulit beradaptasi, karena sering memakai metode terstruktur

Annisa Hikmawati

Jumlah posting : 17
Join date : 14.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Perbandingan antara analisis orientasi objek dan analisis konvensional

Post  Gigien Rahma on Tue Jun 10, 2014 4:14 pm

Nama: Gigien Rahmawati
NIM: 12016017


Orientasi Objek:
- Pembangunan system: Lebih mudah
- Waktu pengembangan: Lebih tinggi
- Fase desain dan analisis: Adanya pemisahan, sehingga meningkatkan komunikasi antar user dan developer
- Batasan implementasi system: Tidak dibatasi, desain dapat diformulasikan dengan berbagai lingkungan eksekusi
- Analisis: Tidak dibatasi, desain dapat diformulasikan dengan berbagai lingkungan eksekusi
- Desain: Kemudahan dalam desain
- Kinerja: Kurang ditekankan pada kinerja team
- Perubahan: Memungkinkan adanya perubahan
- Data dan method : Adanya enkapsulasi  antara data dan metode
- Adaptasi: Sulit beradaptasi, karena sering memakai metode terstruktur

Konvensional:
- Pembangunan system: Lebih rumit
- Waktu pengembangan: Dibawah orientas objek
- Fase desain dan analisis: Tidak ada pemisahan
- Batasan implementasi system: Dibatasi
- Analisis: Tidak berbasis pada fungsionalitas sistem
- Desain: Rumit
- Kinerja: Sangat ditekankan pada kinerja team
- Perubahan: Susah dilakukan perubahan
- Data dan method : Tidak adanya enkapsulasi
- Adaptasi: Mudah beradaptasi

Gigien Rahma

Jumlah posting : 33
Join date : 11.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

tugas RPL

Post  rovic on Tue Jun 10, 2014 4:24 pm

Object Oriented
- rekayasa software yang didasarkan obyek dan kelas

-Teknik object oriented dilihat dari software bagian per bagian dan menjelakskan dalam satu obyek

-Teknologi obyek mengumpamakan sistem aplikasi seperti kehidupan nyata yang didominasi obyek
-Teknologi objek oriented menggunakan konsep Enkapsulasi berarti semua informasi dikemas di bawah satu nama dan dapat digunakan lagi sebagai satu spesifikasi atau komponen program
-Data dan Prosedur disimpan dalam Objek
Pemrograman konvensional
-bersifat struktural, di mana struktur data dan perilaku terpisah. Artinya, untuk mengelolanya dibutuhkan prosedur dan data yang disusun terpisah.
-Tertuju pada Proses (Input-Proses-Output);
-Sistem diurai menjadi sejumlah fungsi(prosedur, logika) dengan sistem tersentral isasi (struktur terhirarki)dimana data dapat dibagi dan digunakan secara bersama.


rovic

Jumlah posting : 52
Join date : 11.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

tugas 10 Juni 2014

Post  Rifa on Tue Jun 10, 2014 4:28 pm

Nama : Musrifah
NIM : 12016032

Perbedaan analysis Object Oriented dan Konvensional :

1.Object Oriented
- pembangunan sistemnya lebih mudah
- waktu pengembangan, level organisasi, ketangguhan, penggunaan kembali kode program lebih tinggi
- pada fase design dan analisisnya terdapat pemisahan,
- tidak ada batasan implementasi sistem, design dapat diformulasikan dengan berbagai lingkungan eksekusi
- banyak menganalisis fungsionalitas sistem
- mudah dalam mendesign
- kinerja team kurang ditekankan
- memungkinkan adanya perubahan
- adanya enkapsulasi antara data dan metod
- sulit beradaptasi karena sering memakai metode terstruktur


2.Pemrograman konvensional
- pembangunan sistem lebih rumit
- waktu pengembangan, level organisasi, ketangguhan, penggunaan kembali kode program di bawah orientas object.
- pada fase design dan analisisnya tidak terdapat pemisahan,
- adanya batasan implementasi sistem, design dapat diformulasikan dengan berbagai lingkungan eksekusi
- analisinya tidak berbasis pada fungsionalitas sistem
- desainnya sangat rumit
-sangat di tekankan pada kerja tim
- susah untuk dilakukan perubahan.
- pada data dan mathod tidak ada enkapsulation
- mudah beradaptasi karena sering memakai metode terstruktur

Rifa

Jumlah posting : 34
Join date : 11.09.13
Lokasi : yogyakarta

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

perbandingan object oriented vs Pemrograman Konfensional

Post  Reza Fadhlil Aziz on Tue Jun 10, 2014 4:33 pm

Nama : Reza Fadhlil Aziz
NIM : 12016002

• Object Oriented
       - Model proses evolusioner yang di rangkai dengan suatu pendekatan yang mendorong pemasangan komponen
       - semua informasi dikemas di bawah satu nama dan dapat digunakan lagi sebagai satu spesifikasi atau komponen program
       - Objek yang ada pada suatu kelas mewarisi atribut dan operasi nya yang dapat diperoleh untuk memanipulasi atribut tersebut
       - Teknik object oriented memandang software bagian per bagian dan menggambarkannya dalam satu obyek

• Analisis Konfensional
       - Sangat ditekankan pada kinerja team
       - Tidak berbasis pada fungsionalitas sistem pada proses analisis
       - Sistem diurai menjadi sejumlah fungsi(prosedur, logika) dengan sistem tersentral isasi (struktur terhirarki)dimana data dapat dibagi dan digunakan secara bersama.


Terakhir diubah oleh 12016002 tanggal Tue Jun 10, 2014 4:35 pm, total 1 kali diubah (Reason for editing : lupa identitas)

Reza Fadhlil Aziz

Jumlah posting : 28
Join date : 23.10.13
Age : 22

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Tugas Perebandingan analisis OO dan konvensional

Post  Tindy Annesa Migunani on Tue Jun 10, 2014 4:41 pm

Tindy Annesa Migunani
12016026
Sistem Informasi


OBJECT ORIENTED VS KONVENSIONAL
Perbandingan Orientasi Objek Konvensional
Pembangunan sistem Lebih mudah Lebih rumit
Waktu pengembangan, level organisasi, ketangguhan, penggunaan kembali kode program Lebih tinggi Dibawah orientas objek
Fase desain dan analisis Adanya pemisahan, sehingga meningkatkan komunikasi antar user dan developer Tidak ada pemisahan
Batasan implementasi sistem Tidak dibatasi, desain dapat diformulasikan dengan berbagai lingkungan eksekusi Dibatasi
Analisis Terlalu sering menganalisis terhadap fungsionalitas sistem Tidak berbasis pada fungsionalitas sistem
Desain Kemudahan dalam desain Rumit
Kinerja team Kurang ditekankan pada kinerja team Sangta ditekankan pada kinerja team
Perubahan Memungkinkan adanya perubahan Susah dilakukan perubahan
Data dan method Adanya enkapsulasi antara data dan methode Tidak adanya enkapsulasi
Adaptasi Sulit beradaptasi, karena sering memakai metode terstruktur Mudah beradaptasi

Perbandingan antara analisis konvensional dan analisis orientasi objek
Orientasi Objek
- Pembangunan system: Lebih mudah
- Waktu pengembangan: Lebih tinggi
- Fase desain dan analisis: Adanya pemisahan, sehingga meningkatkan komunikasi antar user dan developer
- Batasan implementasi system: Tidak dibatasi, desain dapat diformulasikan dengan berbagai lingkungan eksekusi
- Analisis: Tidak dibatasi, desain dapat diformulasikan dengan berbagai lingkungan eksekusi
- Desain: Kemudahan dalam desain
- Kinerja: Kurang ditekankan pada kinerja team
- Perubahan: Memungkinkan adanya perubahan
- Data dan method : Adanya enkapsulasi antara data dan metode
- Adaptasi: Sulit beradaptasi, karena sering memakai metode terstruktur

Konvensional
> Pembangunan system: Lebih rumit
> Waktu pengembangan: Dibawah orientas objek
> Fase desain dan analisis: Tidak ada pemisahan
> Batasan implementasi system: Dibatasi
> Analisis: Tidak berbasis pada fungsionalitas sistem
> Desain: Rumit
> Kinerja: Sangat ditekankan pada kinerja team
> Perubahan: Susah dilakukan perubahan
> Data dan method : Tidak adanya enkapsulasi
> Adaptasi: Mudah beradaptasi


Tindy Annesa Migunani

Jumlah posting : 21
Join date : 19.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Orientasi Object VS Pemograman Konvensional

Post  Maryadi on Tue Jun 10, 2014 5:36 pm

MARYADI
12016025


Orientasi Object
1. Terdapat beberapa cara untuk menentukan karakteristik dalam pendekatan berorientasi objek, tetapi secara umum mencakup empat hal, yaitu: a.identifikasi, b.klasifikasi, c.polymorphism(polimorfisme), d.inheritance(pewarisan).
2. Metode analisis yang memeriksa requirements(syarat/keperluan yang harus di penuhi sistem) dari sudut pandang kelas-kelas dan objek-objek yang ditemukan dalam ruang lingkup permasalahan
3. semua paket data di muat pada 1 komponen utama yang mengacu pada pernyataan di bagian pertama.

Pemograman Konvensional
1. Struktur program yang di bangun di bentuk secara terpisah, sesuai klasifikasi tiap bagian.
2. Bagian yang dari tiap program nantinya akan di bentuk bersamaan antara analisis dan desain.


Maryadi

Jumlah posting : 57
Join date : 17.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

perbandingan antara analisis konvensional dan analisis OO

Post  nicola berti on Tue Jun 10, 2014 5:52 pm

Nama : Nicola Berti
Nim : 12016020
Sistem Informasi

1.analisis konvensional

-Pembangunan sistem : Lebih rumit
-Waktu pengembangan, level organisasi, ketangguhan, penggunaan kembali kode program : Dibawah orientas objek
-Fase desain dan analisis : Tidak ada pemisahan
-Batasan implementasi sistem : Dibatasi
-Analisis : Tidak berbasis pada fungsionalitas sistem
-Desain : Rumit
-Kinerja team : Sangta ditekankan pada kinerja team
-Perubahan : Susah dilakukan perubahan
-Data dan method : Tidak adanya enkapsulasi
-Adaptasi : Mudah beradaptasi


2.analisis OO
-Pembangunan sistem : Lebih mudah
-Waktu pengembangan, level organisasi, ketangguhan, penggunaan kembali kode program : Lebih tinggi
-Fase desain dan analisis : Adanya pemisahan, sehingga meningkatkan komunikasi antar user dan developer
-Batasan implementasi sistem : Tidak dibatasi, desain dapat diformulasikan dengan berbagai lingkungan eksekusi
-Analisis : Terlalu sering menganalisis terhadap fungsionalitas sistem
-Desain : Kemudahan dalam desain
-Kinerja team : Kurang ditekankan pada kinerja team
-Perubahan : Memungkinkan adanya perubahan
-Data dan method : Adanya enkapsulasi  antara data dan methode
-Adaptasi : Sulit beradaptasi, karena sering memakai metode terstruktur

nicola berti

Jumlah posting : 40
Join date : 25.09.13
Age : 21
Lokasi : yogyakarta

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Perbandingan antara analisis Konvensional dan analisis OO

Post  Deli Putri Ratnasari .E. on Tue Jun 10, 2014 6:02 pm

Nama : Deli Putri Ratnasari Effendy
NIM : 12016011

Assalamu'alaikum Wr Wb..

Perbandingan antara analisis Konvensional dan analisis OO adalah sebagi berikut :

1. Konvensional
- Fokus pada Proses (Input-Proses-Output);
- Data terpisah dari Prosedur;
- Dekomposisi Fungsional
Sistem diurai menjadi sejumlah fungsi (prosedur, logika) dengan sistem
tersentralisasi (struktur terhirarki) dimana data dapat dibagi dan
digunakan secara bersama.

2. Berorientasi Objek
- Fokus pada Domain Objek, tidak pada prosedur;
- Data dan Prosedur disimpan dalam Objek;
- Dekomposisi Data

Sistem diurai kedalam sejumlah obyek (konsep, abstrak, benda) dalam dunia nyata yang saling berkomunikasi dan melaksanakan sejumlah pelayanan secara desentralisasi.

Setiap obyek membungkus (encapsulate) sejumlah prosedur dan data yang berinteraksi dengan obyek lainnya melalui suatu pesan (message).

Wassalamu'alaikum Wr Wb..

Deli Putri Ratnasari .E.

Jumlah posting : 33
Join date : 11.09.13
Age : 21

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Thread tugas

Post  Mamlu lulu on Tue Jun 10, 2014 6:04 pm

Nama : Mamlu'atu Rahmah
Nim : 12E16034

Perbandingan Perekayasaan Perangkat Lunak Konvensional dan Perekayasaan Perangkat Lunak Berorientasi Obyek
1. Cara Kerja :
a) Konvensional :
Menerapkan notasi yang berbeda dan set heuristik untuk memetakan model analisis menjadi model desain
Bekerja dengan aliran control antar komponen dari sistem
Elemen model analisis konvensional dipetakan ke dalam satu atau lebih lapisan dari model desain
Memadukan proses, metode, dan perangkat

b) Berorientasi Obyek :
Dengan menyediakan arsitektur, antarmuka, dan komponen tingkat yang rinci
Menggunakan bahasa berorientasi obyek dengan mengubah desain ke kode
Kemudian melakukan pengujian arsitektur, interface, dan komponennya
Proses Orientasi obyek bergerak melalui spiral evolusi yang dimulai dengan komunikasi
Hal pertama yang dilakukan adalah mendefinisikan kelas
Setelah kelas telah didefinisikan, atribut dapat digunakan kembali ketika kasus baru
kelas diciptakan
Melakukan Enkapsulasi yaitu proses mengemas semua informasi  sebagai salahsatu komponen dasar sistem


2. Hasil Perekayasaan
a) Konvensional :
Menghasilkan model desain

b) Berorientasi Obyek :
Menghasilkan gambaran desain, kode, dan proses uji untuk suatu sistem
Menciptakan kelas dan objek yang berasal dari kelas.
Menciptakan attribute pada kelas yang telah dibuat
Semua karakteristik desain menyebabkan highquality software.

3. Penggunaan
a) Konvensional digunakan saat sistem membutuhkan analisis kasus secara menyeluruh dalam kebutuhannya sesuai kebutuhan pengguna

b) Berorientasi obyek sangat sulit digunakan ketika melakukan rekayasa perangkat lunak pada produk atau sistem besar sehingga Perekayasaan perangkat lunak Orientasi obyek dilakukan ketika menangani proyek atau sistem ringan/ berskala kecil karena kebutuhan define kelas yang harus jelas.

Mamlu lulu

Jumlah posting : 9
Join date : 13.11.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

perbandingan antara analisis konvensional dan analisis OO.

Post  Sri_Rohidayati on Tue Jun 10, 2014 6:07 pm

Nama : Sri Rohidayati
NIM : 12016003

Assalamu'alaikum wr.wb.... Smile 
Perbandingan antara analisis konvensional dan analisis OO adalah sebagai berikut :

1. Konvensional
- Fokus pada Proses (Input-Proses-Output);
- Data terpisah dari Prosedur
- Dekomposisi Fungsional.
- Sistem diurai menjadi sejumlah fungsi(prosedur, logika) dengan sistem tersentral isasi (struktur terhirarki)dimana data dapat dibagi dan digunakan secara bersama.

2. Berorientasi Objek
- Fokus pada Domain Objek, tidak pada prosedur;
- Data dan Prosedur disimpan dalam Objek;
- Dekomposisi Data. Sistem diurai kedalam sejumlah obyek (konsep,abstrak, benda) dalam dunia nyata yang saling berkomunikasi dan melaksanakan sejumlah pelayanan secara desentral isasi. Setiap obyek membungkus (encapsulate) sejumlah prosedur  dan data yang berinteraksidengan  obyek lainnya melalui suatu pesan (message).

Wassalamu'alaikum wr.wb... Smile

Sri_Rohidayati

Jumlah posting : 55
Join date : 11.09.13
Lokasi : Yogyakarta

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Perbandingan antara anaisis object oriented dengan analsis konvensional

Post  t salam on Tue Jun 10, 2014 7:07 pm

Nama : Tarmidi Salam
NIM : 12016005

Orientasi Objek
Pembangunan sistem : Lebih mudah
Fase desain dan analisis : adanya pemisahan, sehingga meningkatkan komunikasi antar user dan developer
Batasan implementasi sistem : Tidak dibatasi, desain dapat diformulasikan dengan berbagai lingkungan eksekusi
Analisis :Terlalu sering menganalisis terhadap fungsionalitas sistem
Desain : Kemudahan dalam desain
Kinerja team : Kurang ditekankan pada kinerja team
Perubahan : Memungkinkan adanya perubahan
Data dan method : Adanya enkapsulasi antara data dan methode
Adaptasi : Sulit beradaptasi, karena sering memakai metode terstruktur


Konvensional
Pembangunan sistem : Lebih rumit
Fase desain dan analisis :Tidak ada pemisahan
Batasan implementasi sistem : Dibatasi
Analisis : Tidak berbasis pada fungsionalitas sistem
Desain : Rumit
Kinerja team : Sangat ditekankan pada kinerja team
Perubahan: Susah dilakukan perubahan
Data dan method : Tidak adanya enkapsulasi
Adaptasi: Mudah beradaptasi

t salam

Jumlah posting : 39
Join date : 11.09.13
Lokasi : Yogyakarta

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Thread tugas

Post  zuharisa on Tue Jun 10, 2014 7:14 pm

Assalamualaikum Wr.Wb

Nama :Zuharisa
Nim : 12016001

Perbandingan antara perekayasaan perangkat lunak berorientasi objek dengan perekayasaan perangkat lunak konvensianal :
1. Cara kerja
a. berorientasi objek
Bila atribut diwakili, desain antarmuka ketika model messaging dikembangkan dan komponen-tingkat (prosedural) desain untuk desain operasi.
Dengan kolaborasi antara objek-objek dibandingkan dengan aliran kontrol antar komponen dari sistem.
b. Konvensional
Konvensional untuk desain perangkat lunaknya menerapkan notasi yang berbeda.
Memetakan model analisis menjadi model desain yang berbeda.

2. Hasil Rekayasa
a. berorientasi objek
Desain terstuktur.
karakteristik desain menyebabkan highquality software.
Menggambarkan persyaratan,desain,kode dan proses uji untuk sistem atai produk.
b. konvensianal
menghasilkan sebuah desain.

3. Penggunaan
a. berorientasi objek
Fokus pada Domain Objek, tidak pada prosedur
b. konvensianal
Fokus pada sistem input,proses,output

zuharisa

Jumlah posting : 37
Join date : 11.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Tugas

Post  dicka on Tue Jun 10, 2014 7:20 pm

Nama : Hendika Andra Winata
NIM : 12016021


Orientasi Objek adalah kombinasi antara struktur data dan perilaku dalam satu entitas dan mempunyai nilai tertentu yang membedakan entitas tersebut. Pengertian berorientasi objek berarti pengorganisasian perangkat lunak sebagai kumpulan dari objek tertentu yang memiliki struktur data dan perilakunya. Konsep fundamental dalam analisis sistem berorientasi objek adalah objek itu sendiri.

Orientasi Objek
- Pembangunan system: Lebih mudah
- Waktu pengembangan: Lebih tinggi
- Fase desain dan analisis: Adanya pemisahan, sehingga meningkatkan komunikasi antar user dan developer
- Batasan implementasi system: Tidak dibatasi, desain dapat diformulasikan dengan berbagai lingkungan eksekusi
- Analisis: Tidak dibatasi, desain dapat diformulasikan dengan berbagai lingkungan eksekusi
- Desain: Kemudahan dalam desain
- Kinerja: Kurang ditekankan pada kinerja team
- Perubahan: Memungkinkan adanya perubahan
- Data dan method : Adanya enkapsulasi antara data dan metode
- Adaptasi: Sulit beradaptasi, karena sering memakai metode terstruktur

Pemograman Konvensional:
- Pembangunan system: Lebih rumit
- Waktu pengembangan: Dibawah orientas objek
- Fase desain dan analisis: Tidak ada pemisahan
- Batasan implementasi system: Dibatasi
- Analisis: Tidak berbasis pada fungsionalitas sistem
- Desain: Rumit
- Kinerja: Sangat ditekankan pada kinerja team
- Perubahan: Susah dilakukan perubahan
- Data dan method : Tidak adanya enkapsulasi
- Adaptasi: Mudah beradaptasi

dicka

Jumlah posting : 65
Join date : 21.09.13
Age : 22
Lokasi : yogyakarta

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Perbandingan analisis Konvensional dan analisis Orientasi Objek

Post  10016026 on Tue Jun 10, 2014 8:02 pm

Nama : Anavia Kurniawati
Nim : 10016026

Perbandingan analisis Konvensional dan analisis Orientasi Objek

A. analisis Orientasi Objek
mempelajari permasalahan dengan menspesifikasikannya atau mengobservasi permasalahn tersebut dengan menggunakan metode berorientasi objek. Biasanya analisa sistem dimulai dengan adanya dokumen permintaan (requirement) yang diperoleh dari semua pihak yang berkepentingan, Misal: klien,developer, pakar,

Orientasi Objek
- Pada analisis Orintasi Objek Pembangunan sistemnya lebih mudah
- Waktu pengembangan, level organisasi, ketangguhan, penggunaan kembali kode program lebih tinggi
- Pada fase design dan analisisnya terdapat pemisahan, sehingga meningkatkan komunikasi antar user dan developer
- Tidak ada batasan implementasi sistem, design dapat diformulasikan dengan berbagai lingkungan eksekusi
- Banyak menganalisis fungsionalitas sistem
- Mudah dalam mendesign


B. Analisis Konvensional
Menjabarkan kebutuhan pemakai dan mendefinisikannya sesuai dengan lingkup kontrak yang disepakati kedua belah pihak

Konvensional
- Pada analisis Konvensinal Pembangunan sistemnya lebih rumit
- Waktu pengembangan, level organisasi, ketangguhan, penggunaan kembali kode program di bawah orientas objact.
- Pada fase design dan analisisnya tidak terdapat pemisahan,
- adanya batasan implementasi sistem, design dapat diformulasikan dengan berbagai lingkungan eksekusi
- analisinya tidak berbasis pada fungsionalitas sistem
- desainnya sangat rumit


10016026

Jumlah posting : 1
Join date : 10.06.14

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Tugas 10/6 (perbandingan antara analisis konvensional dan analisis Orientasi Objek)

Post  sriayu1994 on Tue Jun 10, 2014 8:10 pm

Assalamu'alaikum wr bw...

Nama : Sri Ayu Windarti
NIM : 12E16033

Analisis Konvensional
Analisis Konvensional merupakan salah satu proses yang berorientasi teknik yang digunakan untuk memilah-milah program besar ke dalam hirarki modul-modul yang menghasilkan program komputer yang lebih kecil agar mudah untuk diimplementasikan teknik yang dipelihara (diubah). Analisis Konvensional sederhana dalam konsep.
Analisis Konvensional adalah metode pemodelan klasik. Dimana analisis konvensional ini merupakan aktifitas pembangunan model.
Apa tujuan analisis: Memodelkan masalah agar lebih mudah dipahami dan siap di-design solusinya .
Yang dimodelkan pada tahap analisis:
-Pemodelan data: ERD
-Pemodelan behaviour: STD
-Pemodelan fungsional: DFD

Ciri utama yang mendukung Analisis Konvensional :
- Memanfaatkan alat-alat pemodelan
Menggunakan model untuk menjelaskan berbagai sistem, sub sistem untuk ditelaah dan dievaluasi oleh pelanggan dan pengembang (sebagai alat komunikasi, eksperimentasi atau prediksi).
- Merancang berdasar modul
Modularisasi adalah proses yang membagi suatu sistem menjadi beberapa modul yang dapat beroperasi secara independent.
- Bekerja dengan pendekatan Top Down
Dimulai dari level atas (secara global) kemudian diuraikan sampai ke tingkat modul (rinci).
- Dilakukan secara iterasi
Dengan iterasi akan didapat hasil yang lebih baik, terlalu banyak iterasi juga akan menurunkan hasilnya dan menunjukkan bahwa tahap sebelumnya tidak dilakukan dengan baik.
- Kegiatan dilakukan secara paralel
Pengembangan subsistem-subsistem dapat dilakukan secara paralel, sehingga akan memperpendek waktu pengembangan sistem.
 

  • pemodelan fungsional; kita memodelkan fungsional P/L dalam terminologi proses dan aliran data antar proses; kita membuat DFD (data flow diagram)


 

  • pemodelan data; kita memodelkan kebutuhan data yang yang harus dikelola P/L dalam terminologi entitas data dan relasi antar-entitas; kita membuat ERD (entity-relationship diagram)


 

  • pemodelan kelakuan (behaviour); kita memodelkan aspek dinamis P/L dalam terminologi state, event, dan action; kita amembuat STD (state transition diagram)


Analisis berorientasi Objek
Analisis berorientasi objek (OOA) adalah metode analisis yang memberikan requirement (syarat/keperluan) yang harus dipenuhi sebuah sistem) dari sudut pandang kelas-kelas dan objek-objek yang ditemui dalam ruang lingkup perusahaan.

Analisis sistem berorientasi objek mempunyai tiga karakteristik utama, yaitu:
1. Encapsulation
  Encapsulation merupakan dasar untuk pembatasan ruang lingkup program terhadap data yang diproses.
  Data dan prosedur atau fungsi dikemas bersama-sama dalam suatu objek, sehingga prosedur atau fungsi lain dari luar tidak dapat mengaksesnya.
  Data terlindung dari prosedur atau objek lain, kecuali prosedur yang berada dalam objek itu sendiri.
2. Inheritance
  Inheritance adalah teknik yang menyatakan bahwa anak dari objek akan mewarisi data/atribut dan metode dari induknya langsung. Atribut dan metode dari objek dari objek induk diturunkan kepada anak objek,
  demikian seterusnya.
  Inheritance mempunyai arti bahwa atribut dan operasi yang dimiliki bersama di anatara kelas yang mempunyai hubungan secara hirarki.
  Inheritance menggambarkan generalisasi sebuah kelas.
3. Polymorphism
  Polimorfisme yaitu konsep yang menyatakan bahwa sesuatu yang sama dapat mempunyai bentuk dan perilaku berbeda.
  Kemampuan objek-objek yang berbeda untuk melakukan metode yang pantas dalam merespon message yang sama.
  Seleksi dari metode yang sesuai bergantung pada kelas yang seharusnya menciptakan objek.

Perbedaan Pengembangan Sistem dengan Analisis Terstruktur dan Object Oriented
Analisis Konvensional menggunakan Pendekatan Fungsional, sedangkan Analisis  Berorientasi Objek menggunakan Pendekatan Berbasis Objek Oriented.
Analisis Konvensional mendekomposisi permasalahan dilakukan berdasarkan fungsi atau proses secarahirarki, mulai dan konteks sampai proses-proses yang paling kecil, sedangkan Analisis  Berorientasi mendekomposisi permasalahan dilakukan berdasarkan objek-objek yang ada dalam sistem.
Analisis Konvensional lebih sulit digunakan dalam pembangunan sistem, sedangkan Analisis  Berorientasi Objek lebih mudah digunakan dalam pembangunan sistem.
Analisis Konvensional tidak fokus pada coding, sedangkan Analisis  Berorientasi Objek lebih fokus pada coding.
Analisis Konvensional menekankan pada kinerja team, sedangkan Analisis  Berorientasi Objek tidak menekankan pada kinerja team.

Wasalamualaikum wr wb...


Terakhir diubah oleh sriayu1994 tanggal Tue Jun 10, 2014 8:56 pm, total 1 kali diubah

sriayu1994

Jumlah posting : 44
Join date : 11.09.13
Age : 22
Lokasi : Yogyakarta

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

re : perbandingan antara analisis konvensional dan analisis OO

Post  Nur Sabrina Ambarwati on Tue Jun 10, 2014 8:13 pm

Nama : Nur Sabrina Ambarwati
Nim   : 12016016

Assalamu'alaikum Wr.Wb....

perbandingan antara analisis konvensional dan analisis OO adalah sebagai berikut :
1. Konvensional
-Fokus pada Proses (Input-Process-Output)
-Data terpisah dari Prosedur
-Dekomposisi Fungsional. Sistem diurai menjadi sejumlah fungsi(prosedur, logika) dengan sistem tersentral isasi (struktur terhirarki)dimana data dapat dibagi dan digunakan secara bersama.
-Fase desain dan analisis : Tidak ada pemisahan
-Tidak berbasis pada fungsionalitas sistem


2. Berorientasi Objek
-Fokus pada Domain Objek, tidak pada prosedur
-Data dan Prosedur disimpan dalam Objek
-Dekomposisi Data. Sistem diurai kedalam sejumlah obyek (konsep,abstrak, benda) dalam dunia nyata yang saling berkomunikasi dan melaksanakan sejumlah pelayanan secara desentral isasi. Setiap obyek membungkus (encapsulate) sejumlah prosedur dan data yang berinteraksidengan  obyek lainnya melalui suatu pesan (message).
-Fase desain dan analisis : Adanya pemisahan, sehingga meningkatkan komunikasi antar user dan developer
-Terlalu sering menganalisis terhadap fungsionalitas sistem

Wassalamu'alaikum wr.wb...


Terakhir diubah oleh Nur Sabrina Ambarwati tanggal Tue Jun 10, 2014 8:42 pm, total 1 kali diubah

Nur Sabrina Ambarwati

Jumlah posting : 34
Join date : 14.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

re: Thread Tugas

Post  Nur Wulan Maulida on Tue Jun 10, 2014 8:28 pm

Assalamu'alaikum Wr. Wb  bounce 

Nama: Nur Wulan Maulida
NIM : 12016013

Analisis Object Oriented:
1. Konsep dan Prinsip:
• mencerminkan pandangan alam dunia. benda dikategorikan ke dalam kelas dan hirarchies kelas. masing-masing kelas berisi kumpulan atribut yang menggambarkan hal itu dan satu set operasi yang menentukan perilakunya.
• 3 konsep penting:
- Enkapsulasi  paket data dan operasi  yang dimanipulasi menjadi data tunggal dinamakan objek
- Warisan memungkinkan atribut dan kelas operasi yang akan diwariskan dari semua subclass dan warisannya.
- Polimorfisme memungkinkan sejumlah operasi yang berbeda untuk nama yang sama.
• Produk dan system Object Oriented  direkayasa menggunakan model evolusioner yang dinamakan rekursif/ model parallel.

2. Tahapan:
• Mendefinisikan use-case (skenario sistem AOO digunakan)
• Klasifikasikan objek dan hirarki class yang dapat dienkapsulasikan.

Analisis Konvensional:
1. Konsep dan Prinsip:
• Informasi berkaitan dengan masalah harus diwujudkan dan dimengerti
• Fungsi software yang dijalankan harus didefinisikan
• Kebiasaan software  harus direpresentasikan
• Model yang memuat informasi, desain, dan kebiasaan harus dipisahkan sehingga menutupi detail pada hirarki.
• Proses analisis harus berpindah dari informasi yang penting ke detail implementasi.

2. Tahapan:
• Analisis kebutuhan
• Fokuskan pada informasi, fungsi, dan kebiasaan dalam masalah
• Membuat model
• Memisahkan masalah dan merepresentasikannya
• Membuat detail implementasinya.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb  bounce


Terakhir diubah oleh Nur Wulan Maulida tanggal Tue Jun 10, 2014 8:31 pm, total 1 kali diubah (Reason for editing : menambah nama dan nim)

Nur Wulan Maulida

Jumlah posting : 38
Join date : 14.09.13
Age : 22
Lokasi : Indonesia

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

perbandingan konvensional dan analisis orientaso obyek

Post  rio sochibul muttakim on Tue Jun 10, 2014 8:57 pm

rio sochibul muttakim
12016009


1. oientasi obyek
    a. dalam pembangunan system lebih mudah
    b. waktu pengembangan lebih tinggi
    c. desain dan analisis di pisahkan dg berbagai lingkungan exsekusi
    d. analisis sering di analisis
    e. mudah di desain 
    f.  kurang ditekankan pada kinerja team.
    f.  memungkinkan adanya perubahan.
    g. adanya enkapsulasi  antara data dan methode.
    h. dalam beradaptasi sulit, karena sering memakai metode terstruktur.

2. konvensional
    a. dalam pembangunan system lebih rumit
    b. waktu pengembangan lebih bawah daripada orientasi obyek
    c. tidak ada pemisahan
    d. analisis tidak berbasis pada fungsionalitas sistem
    e. dalam desain rimit
    f. ditekankan pada kinerja team.
    f. susah dilakukan perubahan
    g. data dan method tidak ada
    h. mudah beradaptasi

rio sochibul muttakim

Jumlah posting : 20
Join date : 10.06.14

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Tugas Ringkas Perbedaan OOP dgn Cara Konvensional

Post  Oby Rahmandani on Tue Jun 10, 2014 9:24 pm

Oby Rahmandani /12016031

Perbedaan OOP dan pemrograman konvensional adalah:
1.Pemrograman konvensional bersifat struktural, di mana struktur data dan perilaku terpisah. Artinya, untuk mengelolanya dibutuhkan prosedur dan data yang disusun terpisah.
2.Teknik pemrograman pada OOP adalah bersifat modular, di mana sebuah modul program dipandang sebagai sebuah objek. OOP mengorganisasi perangkat lunak sebagai kumpulan dari objek tertentu yang memiliki struktur data dan perilakunya. Object dapat ditulis dan di-maintain terpisah (independen) dari object lain.
Kesimpulannya, untuk membuat program dengan menggunakan pemrograman konvensional, prosedur dan data disusun terpisah. Artinya, terjadi pemisahan antara prosedur dan data. Sedangkan teknik pemrograman Object Oriented, memandang struktur data dan perilakunya sebagai satu kesatuan, karena keduanya dianggap sebagai bagian dari suatu obyek, seperti layaknya suatu individu yang memiliki struktur tubuh dan perilakunya merupakan suatu yang tak terpisahkan


Oby Rahmandani

Jumlah posting : 32
Join date : 11.09.13
Age : 21
Lokasi : Yogyakarta

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

tugas perbandingan analisis konvensional vs berorientasi object

Post  Bahrudin on Wed Jun 11, 2014 7:55 am


Bahrudin
12B16023

Analisis Konvensional
• Fokus pada Proses (Input-Proses-Output);
• Data terpisah dari Prosedur;
• Dekomposisi Fungsional
Sistem diurai menjadi sejumlah fungsi (prosedur, logika) dengan sistem
tersentralisasi (struktur terhirarki) dimana data dapat dibagi dan
digunakan secara bersama.
Berorientasi Objek
• Fokus pada Domain Objek, tidak pada prosedur;
• Data dan Prosedur disimpan dalam Objek;
• Dekomposisi Data
Sistem diurai kedalam sejumlah obyek (konsep, abstrak, benda) dalam
dunia nyata yang saling berkomunikasi dan melaksanakan sejumlah
pelayanan secara desentralisasi.
Setiap obyek membungkus (encapsulate) sejumlah prosedur dan data
yang berinteraksi dengan obyek lainnya melalui suatu pesan (message).

Bahrudin

Jumlah posting : 46
Join date : 11.09.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Thread tugas

Post  Sponsored content Today at 10:22 am


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik