Tugas Multimedia Dalam Jaringan IPTV (21 - 11 - 2013)

Go down

Tugas Multimedia Dalam Jaringan IPTV (21 - 11 - 2013)

Post  fendra mudanta on Thu Nov 21, 2013 5:23 pm

Nama : Fendra Mudanta
Nim : 11016018


Pengertian IPTV

Pertama IPTV disebut juga sebagai Protocol Television atau Telco TV, atau Broadband TV, dimana secara aman dapat mengirimkan siaran dengan kualitas yang baik atau video on demand dan konten audio melawati suatu jaringan pita lebar.
IPTV secara umum adalah pengiriman siaran dari TV tradisonal, film, dan konten video on demand melawati suatu jaringan privat.
Dari sisi pelanggan, IPTV hanya seperti televisi langganan berbayar intermet .
Standar definisi yang digunakan sampai sekarang adalah berdasarkan International Telecommunication Union focus group on IPTV (ITU-T FG IPTV) dimana pengertian IPTV adalah layanan multimedia seperti televisi/video/audio/teks/data yang dikirmkan melalui jaringan berbasis IP(internet Protocol) untuk menyediakan kualitas layanan dan pengalamatan, keamanan, interaktif, dan kepercayaan.

Beberapa feature yang dimiliki oleh IPTV ini adalah :

   - IPTV dapat menyiarkan secara live atau prerecorded digital video program-program pendidikan, komersial,dsb, serta dapat melakukan capturing dan   transmisi program dari berbagai source.
   - IPTV dapat melakukan scheduling /penjadwalan program sesuai dengan kebutuhan antara pemilik informasi dan audience. Viewer dapat memilih program dari suatu listing yang akan dilihatnya.
   - IPTV dapat memberikan layanan yang ekonomis namun dengan tidak mengorbankan kualitas layanan. Ini karena teknologi bandwidth transmisi yang efisien, yaitu IP multicasting.
   - IPTV mendukung format standard MPEG (Motion Picturre Experts Group) untuk memberikan high quality, full motion video. Feature ini merupakan tambahan terhadap standard CODEC (compression/decompression) untuk menjamin kualitas gambar yang optimal sesuai dengan spesifikasi aplikasi dan bandwidth yang tersedia.
   - Bila dibandingkan dengan metode tutorial yang konvensional, IPTV lebih efisien karena tidak perlu membayar instruktur, biaya print materi relatif lebih sedikit, tidak perlu menyewa ruang seminar khusus (karena IPTV dapat diakses oleh setiap meja selama terkoneksi dalam satu LAN/WAN).

Cara kerja IPTV

Pertama tama kita ketahui dulu kepanjangan dari IPTV. IPTV merupakan
kepanjangan dari Internet Protocol Television. Dari kepanjangannya
tersebut kita tentunya sudah bisa mendapatkan gambaran bahwa IPTV
tersebut merupakan layanan TV yang berbasiskan koneksi jaringan
internet. Intinya, IPTV tersebut menggunakan metode jaringan dari
Internet Protocol Suite melalui berbagai paket infrastruktur jaringan,
misalnya yang telah dijelaskan sebelumnya yaitu internet dan broadband
akses jaringan internet. Jadi bisa dibilang IPTV itu merupakan versi
modernnya, bukan versi tradisional yang misalnya masih menggunakan
televisi kabel.

Akan tetapi, sebenarnya IPTV tidak terbatas hanya pada layanan TV. IPTV
juga mencakup semua layanan berbasis multimedia, yaitu tentu saja
televisi dan yang lainnya yakni video, audio, text, grafik, serta
berbagai jenis data lainnya yang disampaikan melalui jaringan berbasis
IP tertentu yang dikelola.

Cara kerja IPTV sebenarnya tidaklah rumit. Hal tersebut dapat kita lihat
pada gambar di bawah ini:



Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa cara kerja IPTV hanya terdiri
dari 3 komponen utama secara sederhana, yaitu sumber data, pengolah
data, dan tujuan akhirnya. Pada bagian pertama, dapat kita lihat
terdapat dua contoh sumber data yaitu data yang berbentuk televisi dan
video. Kemudian data tersebut dikonversikan oleh Encoder menjadi sebuah
bentuk data yang berbeda yang bisa disalurkan melalui jalur IP.

Pada bagian kedua, dapat dilihat terdapat 2 jenis streaming yang berbeda
sesuai dengan jenis data yang disalurkan. Padan streaming ini data
dihantarkan atau disalurkan melalui jaringan IP untuk kemudian
disampaikan pada tujuannya.

Pada bagian ketiga atau yang terakhir terdapat set-top-box. Pengertian
set-top-box itu sendiri merupakan suatu peralatan yang dapat
memungkinkan televisi untuk dapat berhubungan dengan internet dan
mengatur televisi untuk dapat menerima siaran televisi yang berbentuk
digital (DTV). Sehingga dapat dikatakan set-top-box ini juga berfungsi
sebagai decoder, mengkonversi data yang disalurkan melalui jaringan IP
untuk dapat diterima oleh televisi.

IPTV Client
IPTV Client memiliki fungsi sebagai perhentian dari suatu proses pengiriman layanan IPTV. IPTV client merupakan suatu alat seperti set-top-box, didalam set-top-box akan dilakukan proses-proses fungsional seperti pengaturan koneksi dan pengaturan QoS dengan service nodes, pengkodean video stream, dan pergantian channel, pengontrolan display dan koneksi ke monitor yang digunakan konsumen.

Arsitektur IPTV
Sistem layanan IPTV terdiri dari 5 kelompok fungsi, yaitu :
1. Content Operation
2. Service Operation & Management
3. Media Distribution & Delivery
4. Customer
5. System Management & Security

Kekurangan dari IPTV

Meskipun teknologi ini tergolong baru dan masih belum banyak orang mengetauhi teknologi ini. Ternyata teknologi ini masih mempunyai kekurangan. Kekuranggan nya seperti yang saya posting di bawah ini:

Karena bergantung dengan jaringan internet kualitas siaran bisa menurun, seperti gambar siaran yang terutus-putus karena kualitas jaringan yang kurang baik. berikut ini salah satu gambar dari kekurangan dari IPTV karena jaringan yang buruk.



meskipun televisi ini mempunyai kekurangan tidak menutup kemungkinan dimasa mendatang IPTV menggantikan Siaran Televisi yang ada sekarang ini. karena teknologi ini akan semakin diperbarui dan semakin di perbarui.


Kelebihan internet protocol television (IPTV)


Salah satu kelebihannya adalah penyatuan system transmisi televisi dan IP sekaligus yang menggunakan infrastruktur IP tanpa harus investasi tambahan untuk area dan tower/hub transmisi, ijin frequency, engineer, perangkat transmisi dan lain sebagainya. Berikutnya jaringan IP memungkinkan untuk broadcast lebih banyak fungsi dan content (siaran). ini jelas berbeda dengan jenis-jenis TV yang laen, karena tanpa harus ada tower/ hub tranmisi, ijin frequency.

Technology IPTV ini memungkinkan pemirsa televisi lewat jaringan internet mendapatkan pengalaman menonton yang lebih interactive dan personal. Operator misalnya dapat mengintegrasikan dalam proses transmisi semacam program guide yang memungkinkan pemirsa untuk mencari content berdasarkan nama actor atau judul siaran menggunakan system “picture-in-picture” atau layar didalam layar tanpa harus menutup content apa yang sedang disaksikan pada saat itu. Bagi permirsa olah raga dapat melakukan pencarian informasi penting lain (pemain, status game dll) yang berhubungan dengan pertandingan yang sedang berlangsung lewat system diatas.

Juga dapat mengakses file-file di komputer pengguna, menggunakan telephone IP wireless atau sampai kelebihan pada pengawasan orangtua terhadap dokumentasi laporan dari sekolah anak-anak mereka, saat mereka tidak berada dirumah.

jadi untuk orang tua yang jarang berada di rumah anda sangat cocok untuk menggunakan jenis TV ini. karena memungkinkan anda untuk mengawasi anak anda di manapun mereka berada tanpa perlu merasa khawatir.

Daftar Pustakam:
1. [You must be registered and logged in to see this link.]
2. [You must be registered and logged in to see this link.]
3. [You must be registered and logged in to see this link.]
4. [You must be registered and logged in to see this link.]

fendra mudanta

Jumlah posting : 17
Join date : 26.09.12
Age : 26
Lokasi : BANTUL,YOGYAKARTA

Lihat profil user http://fendramudanta.byethost11.com

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik